Sukses

Diare dan Mual
07 May 2019, 21:16 WIB
Wanita, 26 tahun.

dok saya mau bertanya, tidak lama ini saya mengalami diare yang disertai dengan mual. namun sekarang saya sudah sembuh dari diare, namun mengapa mual tetap saya alami yah dok? dan bagaimana untuk menghilangkan rasa mual yang ada?

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Tanya Dokter di KlikDokter.com.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Gejala demam, mual muntah, dan mencret dapat merupakan gejala infeksi. Dapat berupa infeksi oleh virus, bakteri, maupun parasit. Sudah berapa lama keluhan Anda rasakan? Apakah terdapat darah dalam diare Anda?

Ada beberapa mikroorganisme patogen yang biasa menyebabkan kasus diare atau muntaber. Diantaranya :

Vibrio cholerae, bakteri berbentuk batang bengkok yang dapat bergerak dan tidak membentuk spora. Bakteri ini penyebab angka kematian tertinggi. Diare yang disertai muntah dan kejang perut, dapat datang secara tiba-tiba (nausea). Penularannya melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi oleh bakteri yang terdapat dalam muntahan maupun feses penderita.

Shigella sp. penyebab utama disentri basiler, yakni suatu penyakit dengan gejala disentri yaitu nyeri perut hebat, berak yang sering, dan sakit dengan volume tinja sedikit disertai lendir dan darah.

Escherichia coli, bakteri ini berbentuk batang, gram negatif, fakultatif anaerob, dan tak mampu membentuk spora. Seperti kita ketahui bakteri E. coli merupakan organisme yang normal terdapat dalam usus manusia sehingga keberadaannya bukan merupakan masalah. Namun, beberapa strain tertentu dari bakteri ini dapat menimbulkan penyakit seperti diare atau muntaber.

Salmonella typhi. Bakteri ini menyebabkan penyakit demam tifoid (tifus) yang memberikan gejala demam, nyeri perut, mual muntah, diare, atau konstipasi. Demam yang ditimbulkan penyakit ini umumnya timbul saat sore-malam hari, dan turun pada pagi-siang hari.

Amuba. Beberapa dari jenis organisme bersel satu ini kemungkinan dapat berperan dalam terjadinya wabah diare atau bahkan muntaber. Manusia dapat terinfeksi karena memakan kista yang terdapat dari makanan atau minuman. Kista bahkan dapat terbawa oleh lalat maupun kecoa dan mengontaminasi makanan maupun minuman. Gejala klasik yang terjadi adalah sering buang air besar, tinja sedikit yang dengan darah dan lendir dan disertai demam dan sakit perut. Dalam keadaan akut bisa disertai sakit kepala, nausea, kram perut, dan kadang muntah.

Virus, mikroorganisme penyebab infeksi terkecil ini, di antaranya dapat menyerang saluran pencernaan, terutama bayi. Gejala khas yang dapat ditemukan adalah diare, demam, nyeri perut, muntah-muntah sehingga terjadi dehidrasi. Virus demam berdarah juga bisa menyebabkan gejala demam, nyeri perut, dan mual muntah.

Kami menyarankan Anda agar memeriksakan diri ke dokter, untuk dilakukan pemeriksaan fisik dan laboratorium lebih lanjut, agar diketahui penyebab mual pada Anda dan mendapatkan terapi yang sesuai.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar