Sukses

Sering Bersin di Pagi Hari
07 May 2019, 09:08 WIB
Wanita, 22 tahun.

Dok saya seorang mahasiswi. Selama beberapa hari ini saya sering bersin di pagi dan malam hari. Tapi beberapa hari ini saya sering mengeluarkan cairan dri hidung saya dalam hidung saya juga terasa sakit krna luka.

Terima kasih telah bertanya seputar bersin di pagi hari menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter.

Sering bersin-bersin, terutama pada pagi hari yang berkepanjangan dapat disebabkan oleh alergi dan sinusitis. Alergi dapat disebabkan oleh banyak hal, dimana untuk mengetahuinya diperlukan pemeriksaan khusus. Pada pilek akibat alergi (rhinitis alergi) pilek terutama dipicu oleh hal-hal yang membuat kita alergi, pengobatan adalah dengan mencari jenis alergi serta mengobati alergi dengan anti-histamine. Namun, pilek akibat alergi merupakan suatu penyakit yang sangat sulit sembuh sebab kita sebenarnya tidak bisa mengeliminasi penyabab alergi hanya dapat menghindarinya. 

Terapi yang dapat dilakukan antara lain :

* Dengan menghindari kontak dengan allergen penyebab, dalam kasus anda berarti udara dingin di pagi hari dan debu sebagai pencetus terjadinya alergi. Anda dapat menggunakan baju hangat ketika tidur, jangan menggunakan kipas angin/AC, memakai selimut untuk tidur, hindari paparan debu.* Pengobatan, dengan menggunakan obat anti alergi golongan antihistamin H-1, yaitu obat yang sering dipakai sebagai lini pertama dalam pengobatan rhinitis alergi atau dengan kombinasi dekongestan oral. Obat golongan kortikosteroid dipilih jika tidak berhasil diatasi oleh obat lain.

Penyebab lainnya adalah sinusitis, pada kondisi sinusitis terjadi pilek yang berwarna hijau yang tidak sembuh-sembuh, disertai nyeri kepala, terkadang bau mulut, serta nyeri pada daerah-daerah sinus bila ditekan. Pilek akibat sinusitis memerlukan beberapa pemeriksaan seperti foto tongga sinus. Pengobatannya adalah dengan pemberian antibiotik yang cukup lama, mengencerkan dahak serta terkadang dilakukan uap dan pemanasan pada wajah. Kami sarankan agar Anda memeriksakan diri ke dokter spesialis THT untuk evaluasi dan tatalaksana lebih lanjut.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar