Sukses

HBV DNA dan SGPT/OT
06 May 2019, 15:22 WIB
Wanita, 25 tahun.

Assalamualaikum dok, saya mau tanya, suami sudah hampir 2tahun rutin kontrol hepatitis, hasil lab terakhir HBV dna kuantitatif not detected, maksudnya apa ya dok? Lalu tes SGPT 78.50 mohon penjelasannya, terimakasih dok

Terima kasih karena Anda telah menggunakan fasilitas e-Konsultasi Tanya Dokter dari KlikDokter.com.

Kami mengerti kekhawatiran anda. HBV DNA merupakan suatu pemeriksaan untuk menentukan jumlah virus Hepatitis B di dalam tubuh Anda. HBV DNA kuantitatif  merupakan pemeriksaan yang sering dilakukan. Pemeriksaan ini dilakukan untuk menghitung berapa jumlah virus hepatitis B di tubuh Anda, dan lebih sering digunakan. Teknik kuantitatif juga bisa digunakan untuk melihat respon dari pengobatan ataupun respon imunitas. HBV DNA kualitatif digunakan untuk menditeksi ada atau tidaknya virus Hepatitis B di tubuh Anda. 

HBV DNA tidak terdeteksi berarti obat yang dikonsumsi itu efektif dan menunjukkan adanya penekanan virus sampai batas dibawah yang bisa dideteksi oleh mesin. Namun ini bukan berarti virus menghilang, hanya saja jumlah virus dalam tubuh Anda tidak bisa dideteksi oleh alat karena jumlahnya yang berada di bawah ambang batas mesin. 

Nilai SGPT dan SGOT

SGPT dan SGOT merupakan enzim-enzim pada hati yang akan meningkat jumlahnya di dalam tubuh jika hati mengalami kerusakan baik kerusakan fungsi hati secara akut maupun kronis.  Lebih lanjut kami akan mencoba menjelaskannya satu persatu: 

  • SGPT (Serum Glutamic Pyruvate Transaminase): merupakan  suatu enzim yang terdapat di dalam sel hati. Ketika sel hati mengalami kerusakan, akan terjadi pengeluaran enzim SGPT dari dalam sel hati ke sirkulasi darah dan akan terukur melalui pemeriksaan laboratorium.
  • SGOT (Serum Glutamic Oxaloacetic Transaminase) : seperti halnya SGPT, SGOT merupakan enzim hati yang terdapat di dalam sel parenkim hati. SGOT akan meningkat kadanya di dalam darah jika terdapat kerusakan sel hati. Namun SGOT tidak spesifik hanya terdapat di dalam hati. SGOT juga dapat ditemukan di sel darah, sel jantung dan sel otot, karena itu peningkatan SGOT tidak selalu menunjukkan adanya kelainan di sel hati.

Nilai normal SGOT adalah 3-45 u/L, sedangkan nilai normal SGPT adalah 0-35 u/L (terdapat sedikit variasi dari nilai normal dan sangat tergantung dari laboratorium tempat pemeriksaan). SGOT dan SGPT merupakan enzim yang dapat ditemukan pada sel-sel hati. Karena itu jika terjadi kerusakan (nekrosis) sel-sel hati, seperti yang terjadi pada infeksi akut virus hepatitis, enzim-enzim tersebut keluar dari sel hati dan masuk ke dalam darah. Semakin banyak sel-sel hati yang rusak, semakin tinggi pula kadar SGOT/SGPT yang terukur di dalam darah. Secara laboratoris pemeriksaan enzim hati pada hepatitis akut didapati adanya peninggian SGOT dan SGPT sampai 20-50 kali normal dengan SGPT lebih tinggi SGOT daripada SGPT (SGOT/SGPT < 0,7). Untuk menurunkan SGOT dan SGPT, maka hal yang paling utama adalah mengetahui penyebab kerusakan sel hati yang menyebabkan munculnya nilai SGOT dan SGPT yang tinggi. Karena begitu beragamnya penyebab kerusakan sel hati (mulai dari infeksi, imunitas, kebiasaan minum alkohol, makan yang tidak bersih, meminum obat-obatan yang bersifat racun pada hati secara kronik), maka sulit untuk mengetahui penyebabnya tanpa pemeriksaan langsung.

Peningkatan kadar SGPT dan SGOT biasanya memang biasanya tidak menimbulkan gejala. Terkait dengan keluhan Anda untuk sementara perbanyak waktu istirahat Anda, namun alangkah lebih baiknya jika Anda melakukan pemeriksaan langsung dengan dokter agar dapat dilakukan pemeriksaan fisik secara menyeluruh, serta pemeriksaan laboratorium yang dibutuhkan. Pemeriksaan darah hanya merupakan pemeriksaan penunjang, untuk menegakkan diagnosa suatu penyakit dibutuhkan adanya wawancara medis secara detail dan pemeriksaan fisik menyeluruh. Adapun olahraga yang begitu berat tidak berhubungan dengan kerusakan hati secara langsung, sehingga menyebabkan nilai SGOT dan SGPT naik. Bila hanya merujuk pada kelainan SGOT dan SGPT Anda (Anda tidak memiliki gangguan kesehatan lain apapun), maka aman bagi Anda untuk melakukan olahraga renang, jalan kaki, dan gym. 

Mengenai hasil laboratorium ini, Anda dapat berkonsultasi kembali dengan dokter spesialis penyakit dalam untuk evaluasi lebih lanjut.

Demikian yang dapat disampaikan mengenai HBV DNA dan SGPT/OT, semoga bermanfaat. Salam sehat. 

0 Komentar

Belum ada komentar