Sukses

Kenali Gejala GERD
06 May 2019, 11:53 WIB
Wanita, 25 tahun.

Halo dok, dok apakah penyakit asam lambung itu pasti merasakan di bagian perut sakit? Saya kan sakit tenggorokan dan setelah dicek dokter mengatakan sy sakit asam lambung tp selama ini sy tidak pernah merasakan atau mengeluhkan sakit diarea perut(lambung) saya tp kok hanya tenggorokan sy yg sakit saat menelan, apakah asam lambung seperti begitu dok tak ada sakit di bagian lambung?

dr. Reza Fahlevi

Dijawab Oleh:

dr. Reza Fahlevi

Terima kasih telah bertanya di fitur Tanya Dokter KlikDokter.com

Kami mengerti kekhawatiran Anda. GERD merupakan suatu kondisi kesehatan yang dapat terjadi apabila asam lambung sering kali naik kembali ke pipa yang menghubungkan mulut dengan lambung, yang dikenal sebagai esofagus. Refluks atau kembalinya asam lambung tersebut dapat menyebabkan iritasi pada lapisan esofagus.

Tanda dan gejala yang sering timbul pada kondisi ini di antaranya adalah sensasi terbakar pada dada, terutama setelah makan yang dapat menjadi lebih buruk pada malam hari. Selain itu, gejala lainnya adalah nyeri dada, kesulitan menelan, regurgitasi makanan atau cairan yang asam di kerongkongan, dan sensasi adanya sesuatu yang mengganjal di tenggorok. Pada individu yang mengalami refluks asam lambung pada malam hari, beberapa tanda dan gejala lain yang dapat dirasakan adalah batuk dan gangguan tidur.

Terjadinya GERD disebabkan oleh refluks asam lambung yang sering. Saat menelan, umumnya cincin otot atau sfingter di pangkal esofagus mengalami relaksasi untuk membantu masuknya makanan dan minuman ke lambung, lalu kemudian sfingter tersebut menutup kembali. Apabila sfingter mengalami relaksasi yang abnormal, asam lambung dapat naik kembali ke esofagus.

Beberapa kondisi yang dapat meningkatkan risiko seseorang untuk mengalami GERD adalah obesitas, kehamilan, adanya kelainan jaringan konektif tubuh, serta lambatnya pengosongan lambung.

Sedangkan faktor yang dapat memperburuk refluks asam lambung adalah merokok, mengonsumsi makanan dalam porsi yang besar, telat makan pada malam hari, dan mengonsumsi makanan pemicu keluhan seperti makanan berlemak dan gorengan. Selain itu, pemicu lainnya adalah mengonsumsi alkohol atau kopi, dan mengonsumsi obat-obatan jenis tertentu.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar