Sukses

Cara Penularan HIV
06 May 2019, 10:43 WIB
Wanita, 17 tahun.

Jadi begini dok, saya sedang mengalami pembengkakan kelenjar getah bening di bagian kedua sisi leher, sudah satu minggu, tapi tidak di sertai demam atau keluhan lainnya, apakah ada kemungkinan saya terkena hiv? Karena saya sudah pernah berbubungan seksual dengan tiga orang berbeda, tapi ketiganya yakin bersih dari hiv dan tidak pernah berhubungan dengan siapapun dengan saya. Apakah ada kemungkinan saya terkena hiv? Apakah hiv bisa muncul tanpa penularan dari lawan jenisnya? Atau ada kemungkinan hiv bisa muncul karena saya berganti ganti pasangan? Tetapi mereka bersih. Terimakasih

dr. Atika

Dijawab Oleh:

dr. Atika

Terima kasih telah bertanya seputar cara menularkan HIV melalui layanan e-konsultasi Tanya Dokter klikdokter.com

Halo, kami memahami kekhawatiran Anda.

Apakah ketiga orang yang Anda sebutkan benar-benar sudah pernah rapid test HIV, sehingga Anda meyakini ketiganya benar-benar tidak mengidap HIV? Jika Anda pernah melakukan hubungan seksual dengan seseorang yang beresiko bisa saja Anda memiliki risiko penularan HIV karena belum tentu Anda mengetahui kondisi kesehatan pasangan Anda.

Untuk terinfeksi HIV tentunya ada penularan.

 

Lewat cairan darah:

Melalui transfusi darah / produk darah yg sudah tercemar HIV

Lewat pemakaian jarum suntik yang sudah tercemar HIV, yang dipakai bergantian tanpa disterilkan, misalnya pemakaian jarum suntik dikalangan pengguna Narkotika Suntikan

Melalui pemakaian jarum suntik yang berulangkali dalam kegiatan lain, misalnya : peyuntikan obat, imunisasi, pemakaian alat tusuk yang menembus kulit, misalnya alat tindik, tato, dan alat facial wajah

Lewat cairan sperma dan cairan vagina :

Melalui hubungan seks penetratif (penis masuk kedalam Vagina/Anus), tanpa menggunakan kondom, sehingga memungkinkan tercampurnya cairan sperma dengan cairan vagina (untuk hubungan seks lewat vagina) ; atau tercampurnya cairan sperma dengan darah, yang mungkin terjadi dalam hubungan seks lewat anus.

Lewat Air Susu Ibu : Penularan ini dimungkinkan dari seorang ibu hamil yang HIV positif, dan melahirkan lewat vagina; kemudian menyusui bayinya dengan ASI.

Kemungkinan penularan dari ibu ke bayi (Mother-to-Child Transmission) ini berkisar hingga 30%, artinya dari setiap 10 kehamilan dari ibu HIV positif kemungkinan ada 3 bayi yang lahir dengan HIV positif.

Bila tidak ada kontak dengan darah (misalnya pertemuan luka dengan luka) dan tidak ada pertukaran cairan vagina/mani maka risiko untuk tertularnya HIV tidak ada.

 

Gejala Awal dari infeksi HIV-AIDS adalah:

- Nyeri kepala

- Diare

- Mual dan Muntah

- Lelah

- Nyeri otot

- Nyeri menelan

- Lesi merah pada tubuh yang biasanya tidak gatal dan biasanya muncul di bagian dada

- Demam

 

Jika Anda memiliki faktor resiko, Anda dapat melakukan pemeriksaan laboratorium HIV dengan melakukan konseling sebelumnya. Puskesmas juga sudah dapat melakukan pemeriksaan rapid test untuk HIV.

Namun sesungguhnya, penyebab pembesaran kelenjar getah bening masih banyak kemungkinannya. Misalnya penyakit infeksi, dan fokus infeksinya juga bisa terjadi dimanapun seluruh tubuh. Selain itu, pemeriksaan langsung terhadap kelenjar getah bening, misalnya menentukannya lembek atau keras, juga cukup penting untuk menentukan penyebabnya. Untuk itu kami sarankan agar Anda memeriksakan diri ke dokter agar dilakukan pemeriksaan yang lebih mendetil.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan seputar cara menularkan HIV, semoga Bermanfaat

Salam Sehat

0 Komentar

Belum ada komentar