Sukses

Benjolan dan Nyeri di Kelopak Mata

28 Apr 2019, 12:05 WIB
Wanita, 23 tahun.

Dokter, kelopak mata saya terdapat benjolan. Ini sudah delapan hari. Di awal rasanya sakit, bengkak dan saya kira bintitan. Ternyata bukan. Saat sudah kempes di hari ke 3, saya raba2 dengan jari telunjuk. Esok, bengkak lagi dan beberapat hari sudah kempes. Ini hari ke8 dan tidak merasakan sakit. Namun saat bangun pagi, kadang mata kanan ini, mengeluarkan kotoran mata sedikit lebih banyak dari mata kiri. Saya sudah mencoba melihat dikaca, warna kelopak mata saya merah di bagian yang terasa benjol itu. Apakah yang saya alami dokter? Kira-kira sudah cukupkah pergi ke dokter umum dengan gejala ini? Atau hanya beli salep/tetes mata? Terimakasih atas konsultasi dan waktu yang diberikan.

Terima kasih telah bertanya tentangnyeri di kelopak mata melalui fitur Tanya Dokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda.

Kemungkinan yang anda alami adalah hordeolum atau bintitan di mata.Hordeolum atau bintitan merupakan infeksi ringan pada kelenjar yang terletak di kelopak mata. Ciri infeksi adalah benjolan merah pada kelopak mata (mirip) jerawat yang biasanya menimbulkan rasa sakit. Ada dua jenis hordeolum:

Internal (interna) - infeksi terjadi di dalam garis bulu mataEksternal (eksterna) - infeksi terjadi di luar garis bulu mata.Hordeolum seringkali sembuh tanpa pengobatan dalam waktu 1-2 minggu. Namun kompres hangat akan membantu drainase sehingga mempercepat penyembuhan. Kompres hangat dapat diterapkan 4-6 kali sehari selama beberapa menit setiap sesinya. Jika drainase kelenjar mata tetap tidak lancar atau dengan kata lain hordeolum tidak kunjung sembuh, maka pengobatan dari dokter biasanya akan efektif.

Kondisi hordeolum yang berlarut-larut memang perlu mendapatkan pengobatan dokter karena dapat menyebabkan infeksi semakin parah dan menyebabkan gangguan lain, seperti selulitis. Selulitis terjadi ketika infeksi sudah menyebar ke jaringan mata atau lebih jauh, yang merupakan suatu kondisi darurat medis.

Pada beberapa kasus hordeolum, diberikan antibiotik untuk menghilangkan infeksi. Antibiotik untuk hordeolum ini dapat diberikan dalam bentuk topikal (salep atau tetes mata) dan bentuk oral (mulut). Namun pada sebagian kasus, antibiotik saja tidak efektif untuk mengatasi hordeolum.

Contoh antibiotik topikal dan oral untuk mengatasi hordeolum:

Antibiotik topikal: Gentamycin, Neomycin, Chloramphenicol, dan Polimyxin B.Antibiotik oral: Amoksisilin, Ampisilin, Eritromisin, Doksisiklin. Insisi (sayatan)Jika hordeolum tidak kunjung sembuh, dokter biasanya melakukan insisi (sayatan) pada hordeolum agar drainasenya lancar. Dengan insisi, nanah atau isi dari hordeolum dapat dikuras, sehingga mempercepat proses penyembuhan. Jangan pernah mencoba menusuk sendiri hordeolum tanpa bantuan dokter, karena risiko kerusakan pada mata atau kelopak mata.

Demikianlah jawaban yang dapat kami berikan mengenai hordeolum eksterna. Semoga bermanfaat. Salam sehat. 

    0 Komentar

    Belum ada komentar