Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Nyeri BAK dan Berhubungan Intim

24 Apr 2019, 23:38 WIB
Wanita, 24 tahun.

Dokter, kurang lebih 4 bln yg lalu saya melahirkan dan skrg saya mengalami vagina berdarah jg vagina trsa sakit ketika bak, sehari sebelumnya saya juga berhubungan dg suami saya, setelh berhubungan mmng ada rasa tdk nyaman dan nyeri di bgian vagina, tpi tdk berpengaruh ketika bak, namun sehari setelahnya kluar darah dan sakit ktka bak, dibagian lubang kencing juga sakit jika d sentuh dan bntukny jga sdkit berubah, sebenarnya aoa yg saya alami dan bagaimana cara mengobatinya?

 Terima kasih telah bertanya seputar nyeri saat BAK melalui fitur Tanya Dokter.

Kami mengerti rasa khawatir yang Anda rasakan. Infeksi saluran kencing (ISK) menyebabkan keluhan sering BAK (buang air kecil), nyeri/perih saat BAK,BAKsedikit-sedikit, rasa tidak lampias (rasa ada sisa setelah kencing), bisa disertai dengan perubahan warna kencing menjadi keruh atau kemerahan. Infeksi saluran kencing dapat pula disertai dengan penyakit batu saluran kencing. Faktor risiko terjadi infeksi saluran kencing adalah minum sedikit, sanitasi yang buruk, dan hubungan seksual yang tidak sehat. Secara umum, penyakit ini tidak menular.

Untuk memastikan diagnosis ISK dan penyebabnya, diperlukan pemeriksaan lebih lanjut berupa wawancara medis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang, misalnya urinalisis. Kami menyarankan Anda untuk memeriksakan diri ke dokter umum.

ISK umumnya disebabkan oleh bakteri dan terbagi menjadi dua macam;

ISK atas: gejala berupa demam, menggigil, nyeri perut, nyeri pinggang, terkadang terasa ingin muntah. Radang / infeksi terdapat pada ginjal.ISK bawah: gejala berupa sakit di perut bagian bawah (di atas tulang kemaluan), kencing sakit terutama pada akhir kencing, anyang-anyangan atau kencing tidak tuntas dan rasa masih ingin kencing lagi, walaupun bila dicoba untuk berkemih tidak ada air kemih yang keluar, sering berkemih, dan demam jika sudah berlanjut. Radang terdapat pada kandung kemih atau saluran kemih.ISK atas maupun bawah harus ditangani dengan pemberian antibiotik sesuai dengan bakteri penyebab. Karena jika tidak diobati segera, peradangan akan terus berlanjut dan dapat mengakibatkan komplikasi pada ginjal. Oleh sebab itu kami sarankan Anda segera menemui dokter untuk mendapatkan pengobatan yang sesuai dan dosis yang sesuai

Dispareunia (nyeri saat berhubungan intim) ini dapat disebabkan oleh beberapa hal:

Berkurangnya hormon estrogen yang menyebabkan vagina menjadi keringKurang 'foreplay' atau 'pemanasan' sehingga lubrikasi (pelicin) pada vagina kurangVaginismus atau kontraksi pada otot vagina yang umumnya disebabkan karena trauma atau perasaan takutEndometriosis atau pertumbuhan endometrium (lapisan rahim) di luar rahimInfeksi pada vaginaInfeksi pada serviks (mulut rahim) sehingga ketika terjadi penetrasi dalam maka akan timbul rasa nyeri]Peradangan pada panggul yang dapat diakibatkan oleh infeksi pada saluran reproduksi dan panggul

 

Beberapa cara yang dapat dilakukan mengatasi nyeri saat berhubungan intim:

Lakukan rangsangan seksual (foreplay) yang adekuat sebelum suami melakukan penetrasi penis. Hal ini sedikit banyak juga akan berpengaruh pada ketegangan vagina.Rasa takut atau kekhawatiran dapat membuat vagina menjadi kaku dan kering sehingga mudah terbentuk luka.Lakukanlah hubungan intim dalam suasana yang santai dan nyaman. Kondisi rileks saat berhubungan akan membuat vagina menjadi lemas dan tidak terasa nyeri saat penetrasi. Semakin anda merasa khawatir dan tidak rileks, semakin sulit untuk mengatasi masalah anda saat ini.Gunakanlah lubrikasi tambahan untuk memudahkan penetrasi penis ke dalam vagina.Apabila keluhan nyeri saat berhubungan intim berlanjut setelah melakukan foreplay cukup atau setelah menambahkan lubrikasi tambahan, berkonsultasilah ke dokter kebidanan dan kandungan untuk evaluasi lebih lanjut. Mungkin dispareunia yang ada disebabkan oleh hal-hal lain seperti gangguan hormonal, endometriosis, infeksi, dan lainnya. 

Demikian informasi yang bisa disampaikan, Semoga bermanfaat 

    0 Komentar

    Belum ada komentar