Sukses

Nyeri Payudara
23 Apr 2019, 15:07 WIB
Pria, 37 tahun.

Dokter, saya ibu 2 anak. Saya berumur 37 thn. Saat ini saya sedang menyusui anak kedua yang masih berusia 8 bulan (cowok). Setiap hari saya bekerja, jadi sehari saya memerah ASI 5x sehari. Saya memerah menggunakan tangan. Pertanyaan saya : 1. Di Payudara saya yang kanan terlihat seperti memar, padahal tidak sakit. Apa karena saya menekan terlalu keras ya? Apakah perlu diperiksakan? karena bekas seperti memar ini sudah cukup lama tidak hilang. 2. Di Payudara saya yang kiri kalau diraba terasa ada urat/pembuluh darah yang terasa seperti kawat yang melintang. Apakah ini wajar ? 3. Hari jumat 19 April 2019 lalu payudara kanan saya mengalami statis ASI (mastitis) karena 5 jam lebih tidak saya berikan ke anak/pompa. Tetapi tetap saya kompres dan berikan ke anak walau sakit. Sabtunya saya demam 39.5 derajad, kepala terasa nyeri, mual/muntah dan menggigil. Saya minum tempra 2 sendok makan. Minggu sudah membaik, tinggal payudaranya saja yang nyeri. Senin saat saya memompa payudara saya keluar asi beserta seperti selaput/asi yang mengental/menggumpal. Apakah ini wajar? Jika masih ada gumpalan (mastitis) apakah boleh diperas pakai tangan? Mohon pencerahannya. Terima kasih. Tuhan memberkati.

dr. Atika

Dijawab Oleh:

dr. Atika

Terima kasih telah bertanya seputar nyeri payudara menggunakan KlikDokter.com,

Kami memahami kekhawatiran Anda. Kami akan mencoba menjawab pertanyaan Anda satu per satu.

Pertanyaan pertama mengenai gurat pada payudara. Apa warna dari gurat tersebut, apakah kemerahan? Apakah baru muncul ketika akhir kehamilan, atau semakin lama semakin bertambah jumlahnya seiring semakin bertambahnya frekuensi menyusui dan memompa? Agak sulit untuk memastikan gurat yang Anda maksud tanpa memeriksa secara langsung. Namun bila tidak ada rasa nyeri dan tidak kunjung hilang, bisa jadi itu adalah stretch mark. Stretch mark adalah peregangan kulit berlebihan yang terjadi akibat penambahan massa lemak dalam waktu singkat, umumnya terjadi di payudara, perut, paha, dan bokong (tiap orang bisa berbeda-beda tempat timbulnya). Stretch mark sangat sering terjadi pada kehamilan.

Pertanyaan kedua, tidaklah wajar bila terasa seperti ada kawat yang melintang pada payudara. Apakah konsistensinya benar-benar keras? Apakah ada rasa nyeri? Apakah tidak pernah hilang dan selalu ada? Kami sarankan agar Anda memeriksakan kondisi ini pada dokter kebidanan dan kandungan secara langsung, atau bisa juga pada konselor laktasi.

Pertanyaan ketiga, gejala yang Anda rasakan memang khas terjadi pada mastitis. Namun perbaikan kondisi Anda menandakan progres yang sangat baik, meskipun nyeri pada payudara memang sedikit lebih lama hilangnya. Kompres hangat dan mandi air hangat dapat meredakan rasa nyeri, bila perlu Anda masih diperbolehkan meneruskan obat penghilang rasa nyeri (misalnya parasetamol) agar tidak terlalu menyakitkan. Asi yang keluar dari payudara yang mastitis tetap boleh diberikan pada bayi, adanya selaput pada asi yang baru diperah tidak berbahaya bagi bayi.

Berikut informasi yang dapat menambah pengetahuan Anda:

Tips Menyusui bagi Anda yang Baru Menjadi Ibu

Demikian informasi yang dapat kami berikan seputar nyeri payudara, semoga bermanfaat.

Salam.

0 Komentar

Belum ada komentar