Sukses

Booster Campak Setelah Vaksin MR
23 Apr 2019, 13:59 WIB
Pria, 2 tahun.

Selamat Siang dok, saya mau menanyakan tentang imunisasi campak. Saat umur 9 bulan anak saya sudah imunisasi campak pertama, lalu pada bulan september 2018 saat usia 17 bulan anak saya imunisasi MR, lalu 27 april ini anak saya berumur 2tahun. apakah masih boleh imunisasi campak lanjutan? karna jadwal imunisasinya 2 tahun itu campak lanjutan. terimakasih sebelumnya dok.

Terima kasih telah bertanya tentang Booster Campak Setelah Vaksin MR melalui fitur Tanya Dokter

Bila anak Anda sudah mendapatkan vaksin MR, maka vaksin kedua campak tidak lagi perlu diberikan. Dengan memberikan vaksin MR, anak sudah mendapat perlindungan yang cukup dari bahaya measles atau campak dan rubella.

Virus campak maupun rubela adalah jenis virus yang berdiam di saluran pernapasan; hidung dan tenggorok manusia. Virus tersebut akan menyebar bersama dengan partikel kecil air (droplet) saat penderita campak atau rubela batuk atau bersin.

Virus campak

Virus campak dapat bertahan di udara hingga dua jam setelah seseorang batuk atau bersin. Bila orang lain menghirup udara yang telah terkontaminasi virus tersebut lalu menyentuh mata, hidung, atau mulut, maka orang itu berisiko untuk terinfeksi juga.

Virus ini sangat menular. Bila seseorang terinfeksi, 90 persen orang lain di sekitarnya akan dengan mudah terinfeksi pula, terutama mereka yang tidak memiliki kekebalan terhadap penyakit campak. Penderita penyakit campak menjadi infeksius (mudah menyebarkan virus) sejak empat hari sebelum hingga empat hari sesudah ruam kemerahan muncul di tubuhnya.

Virus rubela

Penyebaran virus rubela pun serupa dengan virus campak, yaitu melalui droplet. Hanya saja penularan rubela tidak secepat virus campak.

Saat seseorang terinfeksi, virus rubela akan menyebar di seluruh tubuh dalam lima hingga tujuh hari. Penderitanya dapat menularkan ke orang lain mulai satu minggu sebelum hingga seminggu setelah ruam kemerahan muncul.

Komplikasi yang mematikan

Bila menginfeksi orang dewasa biasa, penyakit campak dan rubela (campak Jerman) umumnya tidak menimbulkan gejala yang terlampau berat. Walau demikian, kedua penyakit ini berpotensi menimbulkan berbagai komplikasi, seperti infeksi paru (pneumonia), diare, hingga infeksi otak (ensefalitis). Terjadinya komplikasi tersebut meningkatkan risiko penderita untuk kehilangan nyawa.

Faktanya, vaksin MR adalah langkah yang efektif untuk mencegah penyakit campak dan rubela. Penelitian menyebutkan, mereka yang mendapat vaksin MR akan memiliki perlindungan hingga 97 persen terhadap dua penyakit berbahaya tersebut.

Untuk memperkaya wawasan Anda, baca juga :

Imunisasi Campak di Sekolah, Perlukah?

Campak

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan seputar Booster Campak Setelah Vaksin MR. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar