Sukses

Anak Demam Sedang Tumbuh Gigi Dan Batuk Berdahak
23 Apr 2019, 07:28 WIB
Pria, 1 tahun.

dok saya mau tanya, anak saya nangis terus menerus, kmren mengeluarkan air liur terus dan gmau makan apapun disertai demam, saya bawa k dokter trus dikasihlah obat pereda sakit gigi krna ktanya mau tumbuh gigi, demam turun tpi trnyata bsoknya anak saya mlah batuk setiap malam, batuknya sering dan berdahak, tiap malam rewel, kirakira kenapa yah dok? apa bisa jadi dia menelan benda asing?

Terimakasih telah bertanya tentang anak demam sedang tumbuh gigi dan batuk berdahak melalui fitur Tanya Dokter.

Sebelum menjawab pertanyaan anda, ada beberapa hal yang perlu ditanyakan. Usia berapakah anak anda? Usia 5 - 8 bulan biasanya si kecil akan mengalami tumbuh gigi pertamanya. Meskipun demikian, terdapat variasi dari umur tersebut. Bayi bisa saja sudah mendapatkan gigi pertamanya saat ia lahir – ataupun terlambat hingga usia 1 tahun.

Sementara itu, gigi susu yang terakhir muncul – yaitu gigi geraham kedua – akan tumbuh sekitar usia dua hingga tiga tahun. Setelah itu, lengkap sudah gigi susu Si Kecil sebanyak 20 buah.

Sebagian anak dan orangtuanya sukses melalui proses tumbuh gigi ini tanpa masalah yang berarti, namun sebagian lagi akan merasakan gejala dan tanda yang membuat tidak nyaman dan meresahkan, baik bagi Si Kecil maupun orangtuanya. Rasa tidak nyaman dan nyeri akibat proses tumbuh gigi ini dapat mulai dirasakan sejak satu hingga dua bulan sebelum gigi tersebut muncul. Gejala dan tanda tersebut adalah:

- Si Kecil menjadi lebih mudah rewel dan mudah menangis karena hal sepele.

- Banyak meneteskan air liur. Air liur yang terlalu banyak atau terlalu lama berkontak dengan kulit sekitar mulut dapat menimbulkan ruam kemerahan di kulit Si Kecil. Oleh karena itu, jangan biarkan air liur berlama-lama menempel di kulit, segeralah keringkan.

- Gusi menjadi bengkak dan lebih sensitif.

- Si Kecil menjadi gemar mengunyah atau menggigit segala sesuatu – terutama benda-benda yang keras.

- Si Kecil menjadi sulit makan. Hal ini terjadi kemungkinan disebabkan oleh rasa tidak nyaman pada gusinya.

- Si Kecil menjadi sering terbangun di tengah tidurnya. Kemungkinan disebabkan oleh rasa tidak nyaman atau nyeri karena proses tumbuh gigi ini.

- Pipi anak dapat menjadi lebih merah dan terasa lebih hangat.

- Si Kecil menjadi lebih sering menarik-narik telinganya – kemungkinan untuk mengurangi rasa nyeri.

- Jika dipegang, gusi tempat calon gigi akan tumbuh terasa keras ketika diraba.

Gejala tumbuh gigi di atas dapat berpotensi mengganggu hari-hari Si Kecil. Oleh karena itu, berikut kami berikan kiat-kiat untuk meredakan ketidaknyamanan yang disebabkan oleh proses tumbuh gigi. 

- Berikan mainan gigit yang sudah didinginkan (masukkan ke dalam kulkas terlebih dahulu).

- Berikan biskuit yang memiliki tekstur keras sebagai camilan sekaligus objek untuk digigit.

- Oleskan gel khusus untuk meredakan rasa nyeri pada gusi anak (gel ini baru bisa digunakan pada bayi di atas usia 4 bulan).

- Jika Si Kecil sudah mulai makan MPASI, berikan makanan padat dengan suhu yang dingin, seperti yoghurt, pure buah dingin, puding, dan lain-lain.

- Jika gejalanya sangat mengganggu, Bunda dapat memberikan sirup asetaminofen (parasetamol) atau ibuprofen.

- Jika Si Kecil mengeluarkan banyak air liur, sediakan kain tatakan liur yang dikalungkan di lehernya untuk mengeringkan air liurnya, agar kulitnya tidak iritasi.

- Anda dapat mengoleskan vaselin atau krim yang mengandung zinc oxide untuk mengobati ruam merah akibat iritasi air liur.

Guna memastikan kondisi anak Anda, kami sarankan untuk melakukan pemeriksaan secara langsung ke dokter anak atau dokter gigi umum.

Berdasarkan keterangan yang anda sampaikan, bisa jadi anak sedang mengalami 2 kondisi yang berbeda yaitu gejala tumbuh gigi dan juga sedang mengalami infeksi virus batuk.

Demam hanya merupakan suatu gejala dari sebuah penyakit, bukan merupakan penyakit. Demam timbul sebagai respon tubuh akibat rangsangan pada pusat demam di otak, paling sering akibat adanya infeksi. Pada Anak Anda, batuk dan pilek mengindikasikan adanya infeksi pada saluran nafas bagian atas.

Karena demam hanya merupakan suatu gejala, pada saat diberi obat demam maka suhu tubuh akan turun, namun selama penyebab demam belum teratasi, maka demam akan kembali muncul.

Kami sarankan Anda membawa anak Anda ke dokter jika dalam waktu 2-3 hari, demam (terutama demam tinggi) tidak juga dapat teratasi dengan pemberian obat penurun panas biasa seperti paracetamol atau ibuprofen. Untuk mengatasi demam pada anak, Anda juga dapat mengompres dengan air hangat, karena pusat suhu tubuh akan menerima informasi bahwa suhu di sekitar tubuh sedang hangat atau meningkat sehingga tubuh pun akan memberikan respon untuk menurunkan suhunya secara otomatis. Selain itu, gantikan baju anak bila sudah mulai basah dan perhatikan asupan cairan anak untuk mencegah terjadinya dehidrasi.

Flu atau batuk dan pilek pada anak, pada umumnya disebabkan oleh infeksi virus. Infeksi virus akan sembuh sendiri (self limiting disease) dan umumnya akan berlangsung antara 3-14 hari tergantung daya tahan tubuh anak dan memang tergantung ada tidaknya penderita flu di rumah atau orang yang sering berkontak dengan anak. Jika memang ada penderita flu di sekelilingnya, maka anak akan sangat potensial untuk sering mengalami batuk-pilek. Kemungkinan kedua penyebab batuk pilek pada bayi adalah alergi. Saat ini sudah berapa lama buah hati Anda terkena flu?

Menghirup uap panas banyak membantu saat mengalami batuk dan pilek. Jagalah lingkungan agar tetap lembab dan jangan sering menggunakan ruangan ber-AC (kering).

Untuk mencegah agar anak tidak sering batuk-pilek maka seringlah cuci tangan sebelum menggendong anak, hindari anak berkontak dengan penderita flu, dan jaga kebersihan di rumah. Apabila anak mengalami sesak nafas, kebiruan, luar biasa rewel, dan demam lebih dari 72 jam, segeralah menghubungi dokter.

Baca artikel berikut terkait pertanyaan anda :

Kiat Mengatasi Anak Rewel Saat Tumbuh Gigi

5 Cara Cepat Singkirkan Demam

Anak Demam Batuk Pilek

Demikian jawaban yang dapat kami berikan mengenai anak demam sedang tumbuh gigi dan batuk berdahak, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar