Sukses

Penanganan Oligoasthenoteratozoospermia
15 Apr 2019, 20:57 WIB
Pria, 27 tahun.

Dokter, tentang hernia juga diagnosa Severeoligoasthenoteratozoospermia bagaimana menyembuhkan keduanya bersama sama?

Terima kasih telah bertanya seputar oligoasthenoteratozoospermia melalui fitur Tanya Dokter.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Oligoasthenoteratozoospermia atau OAT adalah kondisi yang mencakup oligozoospermia (jumlah sperma sedikit), asthenozoospermia (pergerakan sperma tidak normal), and teratozoospermia (bentuk sperma abnormal). Kondisi ini merupakan salah satu penyebab gangguan kesuburan pada pria.

Gangguan pada jumlah sperma dan kualitas sperma dapat terjadi akibat:

  • Kelelahan
  • Tidur yang kurangKegemukan
  • Kebiasaan merokok dan minum minuman keras
  • Faktor psikologi : stress berkepanjangan, panik, depresi
  • Faktor lingkungan (radiasi atau bekerja di lingkungan yang tinggi cemarannya, seperti kawasan industri)
  • Suhu di sekitar testis yang terlalu panas, misalnya pada orang yang bekerja terus-menerus di dekat panas seperti supir atau juru masak, atau memakai celana yang terlalu ketat juga bisa mengganggu kesehatan testis
  • Ketidakseimbangan hormon testosteron
  • Varicocele (pembesaran pembuluh darah vena di buah zakar)
  • Infeksi saluran reproduksi
  • Kelainan kromosom

Pada kondisi ini jika menginginkan adanya kehamilan bisa dengan Inseminasi buatan, yaitu peletakan sperma ke saluran reproduksi wanita dengan menggunakan cara buatan dan bukan dengan proses alami. Proses yang dijalani dimulai dengan meletakkan sperma segar atau sperma yang telah dibekukan (sperma normal baik bentuk maupun pergerakannya) ke dalam serviks (leher rahim) atau yang disebut dengan Intracervical Insemination (ICI)) atau di dalam rahim wanita atau disebut Intrauterine Insemination (IUI).

Sperma akan diambil melalui proses masturbasi dan disarankan agar pria tidak ejakulasi selama 2-3 hari sebelum pengumpulan sampel dilakukan. Sedangkan pada wanita, siklus menstruasi akan dipantau ketat guna mengetahui kapan waktu ovulasi yang tepat menggunakan beberapa penanda ovulasi seperti temperatur tubuh basal, perubahan lendir vagina, ultrasonografi, atau pemeriksaan darah.

Apabila inseminasi menggunakan IUI maka sperma akan 'dicuci' terlebih dahulu di laboratorium. 'Pencucian' ini akan meningkatkan proses fertilisasi atau pembuahan dan menyingkirkan lendir yang tidak diperlukan serta sperma dengan motilitas atau pergerakan kurang. Hal ini memang disarankan untuk dilakukan guna mendapatkan sperma yang berkualitas.

Pasangan yang melakukan inseminasi memiliki kemungkinan berhasil sekitar 5-20% setiap siklusnya. Persentase keberhasilan dapat ditingkatkan apabila dikombinasikan dengan terapi hormonal sebelumnya. Inseminasi buatan ini memang tidak selalu berhasil untuk setiap pasangan. Beberapa pasangan mungkin membutuhkan beberapa kali mencoba baru terjadi kehamilan. Umumnya inseminasi buatan dilakukan sebanyak 3 kali sebelum terjadinya kehamilan atau beralih ke terapi lainnya.

Sedangkan hernia, atau sering kita kenal dengan istilah “turun bero”, merupakan penonjolan isi suatu rongga melalui defek atau bagian lemah dari dinding rongga bersangkutan. Hernia inguinalis dibagi menjadi 2, yaitu hernia inguinalis medialis dan hernia inguinalis lateralis. Jika kantong hernia inguinalis lateralis mencapai skrotum (buah zakar), hernia disebut hernia skrotalis. Hernia terdiri atas jaringan lunak, kantong, dan isi hernia. Khususnya hernia skrotalis, dimana skrotum menjadi lebih besar, dapat berpengaruh kepada kesuburan pria.

Jaringan rongga abdomen yang dapat masuk ke skrotum umumnya adalah usus. Jadi melalui suatu lubang di lipat paha, usus turun dari daerah perut menuju ke skrotum (buah zakar). 

Penatalaksanaan hernia dibagi menjadi 2, konservatif dan operatif.

  • Pengobatan konservatif terbatas pada tindakan pengembalian posisi (dengan cara mendorong masuk tonjolan yang ada secara manual) dan pemakaian penyangga atau penunjang untuk mempertahankan isi hernia yang telah direposisi (dikembalikan posisinya). Penggunaan bantalan penyangga hanya bertujuan menahan hernia yang telah direposisi dan tidak pernah menyembuhkan sehingga harus dipakai seumur hidup. Hal ini biasanya dipilih jika kita menolak dilakukan perbaikan secara operasi atau terdapat kondisi yang tidak memungkinkan untuk operasi. Cara ini tidak dianjurkan karena menimbulkan komplikasi, antara lain merusak kulit dan tonus (kekenyalan/tekanan) otot dinding perut di daerah yang tertekan sedangkan strangulasi (terlilit/terpuntir) tetap mengancam. Penggunaan penyangga tidak menyembuhkan hernia.
  • Operasi merupakan penatalaksanaan yang lebih tepat untuk hernia. Indikasi operasi sudah ada begitu diagnosis ditegakkan.  Kami menyarankan Anda untuk  berkonsultasi ke dokter untuk evaluasi dan tatalaksana lebih lanjut.

Gejala akan semakin terlihat apabila terjadi peningkatan tekanan di dalam rongga perut seperti mengedan,batuk, dan mengangkat barang berat sehingga sulit sekali mengurangi gejala apabila memang dalam keadaan apapun hernia sudah semakin terlihat gejalanya. Penatalaksanaan pada Anda dapat dilakukan setelah ditegakkan diagnosis. Penegakan diagnosis pada Anda diperlukan pemeriksaan fisik secara langsung oleh dokter. Sebaiknya Anda menghubungi dokter umum atau dokter spesialis bedah untuk penanganan lebih lanjut.

Kami sarankan Anda berkonsultasi kepada dokter spesialis andrologi, spesialis kandungan, atau spesialis urologi yang berkompeten dalam menangani masalah kelainan sperma ini.

Demikian informasi yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat.

 

Salam sehat.

0 Komentar

Belum ada komentar