Sukses

Cara Mengatasi Jerawat Membandel

14 Apr 2019, 13:07 WIB
Pria, 25 tahun.

Halo dok Udah 5 tahun sejak saya lulus sekolah 2014-sekarang bekerja masih bermasalah dengan jerawat Dulu awal2 suka Gonta ganti sabun muka sampai akhirnya ke dokter kecantikan tapi masih tetap berjerawat akhirnya tahun 2016 saya memutuskan menggunakan sabun bayi, setelah itu mendingan cuma masih ada jerawat yg hampir tiap hari di temui sampai2 saya menghindari makanan(telor,ayam,gorengan,kopi,susu) fokus vegetarian itu pun masih berjerawat dok akhirnya kemarin saya memutuskan untuk kembali ke dokter lagi lalu saya di beri 1 sabun muka 1 pembersih muka dan 1 salep dan tidak boleh makan pedas + minyak .. awal2 setelah memakai nya agak mendingan tapi setelah pemakaian 2 Minggu malah sama saja malah agak parah dikit ya walaupun wajar terlihat agak cerah Trus bagaimana ya dok sarannya? saya sudah hampir menyerah +bingung (sudah ga percaya lagi sama sabun2 wajah seperti itu) Semoga dokter bisa memberi saran yg tepat dan manjur Terimakasih dok

Terima kasih telah menggunakan fitur Tanya Dokter untuk menanyakan mengenai Cara Mengatasi Jerawat Membandel.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan.

Penyebab pasti jerawat memang belum diketahui, namun ada berbagai faktor yang diketahui berkaitan dengan penyakit ini: 

  1. Stres
  2. Faktor hormonal. Salah satu faktor penting yang menyebabkan timbulnya jerawat adalah meningkatnya produksi hormon testosteron, yang dimiliki oleh tubuh pria maupun wanita. Hormon testosteron yang terdapat dalam tubuh pria maupun wanita memicu timbulnya jerawat dengan merangsang kelenjar minyak (sebaceous gland) untuk memproduksi minyak kulit (sebum) secara berlebihan.
  3. Kelenjar minyak yang terlalu aktif
  4. Keturunan dari orangtuabakteri di pori-pori kulit

Sehingga pengobatan jerawat juga perlu memperhatikan faktor-faktor di atas. Jerawat dapat timbul kembali jika faktor-faktor di atas tidak dapat dikontrol dengan baik. Kondisi kulit berminyak merupakan jenis kulit yang sangat berisiko untuk mengalami jerawat. Selain pengobatannya memang membutuhkan kesabaran, juga memerlukan pengendalian dari pola makan, kebiasaan membersihkan wajah, pengendalian stres dan sebagainya.

Pengobatan jerawat didasarkan dengan cara mengurangi produksi minyak, melawan infeksi bakteri, mempercepat pergantian sel kulit dan mengurangi peradangan. Sebagian besar obat-obatan jerawat belum memberikan hasil dalam 4-6 minggu pertama. Pengobatan yang diberikan dapat termasuk pengobatan luar dan juga obat-obatan minum.

Memang pengobatannya membutuhkan jangka waktu lama dan kesabaran. Kami sarankan agar tidak berganti-ganti dokter karena penanganan kulit berjerawat memang membutuhkan waktu yang lama sehingga perlu pemantauan dan kesabaran. Jika berganti-ganti dokter, maka setiap dokter baru biasanya akan memulai pengobatan dari awal lagi.

Selanjutnya, seringkali penyebab munculnya bekas jerawat justru akibat dari diri kita sendiri. Kebiasaan memencet jerawat adalah salah satunya. Bila Anda memaksa memecahkan jerawat dengan memencetnya, justru malah memicu peradangan. Faktor lain yang dapat membuat jerawat berbekas adalah penggunaan kosmetik atau obat jerawat yang mengandung alkohol atau minyak.

Untuk penanganan menghilangkan bekas jerawat, terdapat beberapa cara. Dan setiap teknik dan cara yang ada tergantung pada beberapa faktor, antara lain:

  • Luas area bekas jerawat yang hendak dihilangkan. 
  • Dalamnya luka bekas jerawat.

Ada beberapa cara untuk menghilangkan atau mencegah bekas jerawat yang bisa Anda praktikkan:

1.Exfoliate

Exfoliate atau menggosok wajah dengan scrub (peeling) seringkali membantu menghilangkan bekas jerawat, mengangkat kulit mati dan mengurangi dalamnya lubang bekas jerawat. Tapi hati-hati jangan menggosok terlalu keras karena dapat membuat hilangnya minyak di wajah yang dapat memicu kulit kering.

2. Konsumsi Makanan Berserat

Serat bermanfaat untuk mengusir racun dari tubuh yang menyumbat pori-pori kulit. Bila tersumbat, pori-pori kulit akan membengkak, pecah, dan meninggalkan bekas jerawat.

3. Olahraga

Olahraga membantu meningkatkan asupan oksigen dan nutrisi yang disebar ke seluruh jaringan tubuh, termasuk kulit. Berkeringat hasil dari berolahraga juga berfungsi sebagai detoksifikasi kulit yang membantu mencegah pembentukan jerawat.

4. Menghindari Sinar Matahari

Sering terpapar matahari bisa menyebabkan noda hitam di wajah. Bila beraktivitas luar ruangan gunakan tabir surya atau pelindung kepala seperti topi untuk mengurangi tingkat paparan dari matahari.

5.Jangan Menyentuh Jerawat

Jari Anda mengandung bakteri di sela kuku dan meningkatkan risiko jerawat muncul. Memencet jerawat pun juga dilarang karena dapat menyebabkan peradangan yang menimbulkan risiko bekas jerawat. 

Bekas jerawat juga dapat dihilangkan dengan beberapa cara, misalnya dengan terapi laser, dermabrasi, dll.  Namun, penanganan bekas jerawat ini sangat tergantung dari luas serta kedalaman bekas jerawat. Pada keadaan ringan, bekas jerawat dapat memudar hanya dengan pemberian hidrokuinon 2% (termasuk dalam dosis aman) hanya tepat pada daerah bekas jerawat. Selain itu, bekas jerawat juga dapat disamarkan dengan cara pemberian krim malam yang umumnya mengandung asam retinoat yang diresepkan oleh dokter spesialis kulit dan kelamin. Kemudian cara lain yang dapat memudarkan atau bahkan menghilangkan bekas jerawat yaitu Prosedur Chemical peeling. Kedua prosedur tersebut (krim malam yang mengandung asam retinoat dan chemical peeling) bekerja dengan cara mempercepat proses regenerasi kulit, sehingga sel-sel kulit baru akan lebih cepat timbul. 

Kami sarankan Anda mengunjungi dokter spesialis kulit dan kelamin untuk analisa faktor-faktor yang menyebabkan jerawat pada wajah Anda.

Untuk menambah wawasan Anda, kami sertakan artikel berikut:

3 Cara Sederhana Hilangkan Jerawat Membandel

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan mengenai Cara Mengatasi Jerawat Membandel. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar