Sukses

Herpes Genitalis

09 Apr 2019, 03:17 WIB
Wanita, 19 tahun.

Permisi dok, pasangan saya terkena penyakit herpes dan menular ke saya tetapi seperti nya lebih parah nya di saya. Gejala yg timbul selama dua malam demam tetapi naik turun, lalu di bagian vagina saya sebelah kiri dan kanan nya ada seperti jerawat tetapi bukan jerawat hanya bulatan kecil yg jika dipegang perih seperti luka, kemudian dibagian tempat buang air besar tepat dibagian mau keluar nya air besar ada luka besar seperti koyakan dan itu sangat perih sekali, kemudian disertai keluar nya darah, darah nya keluar kental seperti gumpalan tetapi bukan darah halangan sudah dua hari ini. Karna di awal bulan saya sudah selesai halangan. Jadi dok saya minta saran agar sakit ini bisa diatasi bagaimana cara nya?

Terimakasih telah bertanya seputar Herpes Genitalis menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter

Virus herpes memiliki masa inkubasi 3-5 hari, setelah itu pada daerah kemaluan akan timbul gerombolan vesikel, di atas kulit kemerahan dan dirasakan nyeri, bila pecah meninggalkan bekas. Sering disertai pembesaran kelenjar yang nyeri. Penyakit sembuh dalam 2-3 minggu. Penyakit ini tidak mengancam nyawa pada orang dewasa namun sering kumat, timbul pada tempat yang sama dan biasanya lebih ringan dari gejala infeksi pertama. Penularannya hampir selalu terjadi melalui hubungan seksual. Penyakit ini disebut dengan Herpes Simpleks.

Herpes simpleks adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus herpes simpleks tipe I atau tipe II yang ditandai oleh adanya vesikel (gelembung) berkelompok di atas kulit yang sembab dan merah, mengenai alat kelamiin dan mukosa mulut. Sedangkan herpes zoster adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus varicella-zooster (virus cacar) yang menyerang kulit dan mukosa. Penyakit herpes simpleks termasuk dalam kategori penyakit infeksi menular seksual karena ditularkan terutama melalui hubungan seksual.

Terdapat 2 tipe HSV yang dapat menyebabkan genital herpes:

HSV tipe 1 - umumnya menyebabkan demam, perih dan lenting-lenting di sekitar bibir dan mulut. Virus ini dapat menyebar ke area kelamin melalui seks oral. Kekambuhannya lebih jarang dibandingkan dengan infeksi HSV tipe 2.HSV tipe 2 - merupakan virus yang paling sering menyebabkan genital herpes. Virus menyebar melalui hubungan seksual dan kontak kulit. Virus ini sangat menular sekalipun Anda tidak memiliki keluhan atau kelainan yang kelihatan.Bila ada gejala awal, dapat seperti gejala flu, yaitu pembengkakan kelenjar getah bening di selangkangan, sakit kepala, nyeri otot (pegal-pegal) dan demam. Sedangkan gejala pada kelamin yang dapat timbul adalah sebagai berikut:

Rasa perih/nyeri maupun gatal yang dimulai sejak 2-10 hari setelah berhubungan seksual dengan pasangan yang terinfeksi HSVMuncul lenting-lenting kecil kemerahan beberapa hari kemudian, yang dapat mengeluarkan cairan beningUlkus (luka dalam) yang terbentuk ketika lenting pecah atau berdarahKoreng yang terbentuk ketika ulkus menyembuhGejala nyeri umumnya akan terus dirasakan hingga infeksi menyembuh. Bila sudah terbentuk ulkus, dapat menimbulkan rasa sakit saat BAK.

Apakah herpes bisa diobati? Setelah infeksi primer, HSV akan menjadi laten (menetap) di sel saraf dan apabila kondisi Anda sedang drop atau kekebalan tubuh menurun, maka HSV dapat kambuh kembali. Dan hingga saat ini belum ada terapi yang dapat memberikan kesembuhan total terhadap infeksi virus herpes simpleks. Akan tetapi pemberian obat antivirus tertentu (seperti asiklovir, valasiklovir, famsiklovir) dapat membantu memendekkan durasi penyakit dan memperpanjang interval kekambuhan.

Yang terpenting adalah menjaga kekebalan tubuh dengan asupan nutrisi cukup, istirahat cukup, dan berolahraga secara teratur. Dan mengingat virus ini dapat ditularkan melalui hubungan seksual, maka sebaiknya pasangan Anda juga menjalani pemeriksaan yang sama, karena keduanya harus diobati jika terbukti positif menderita HSV. Jika infeksi virus sudah tidak aktif tidak akan menular ke orang lain, akan tetapi kami sarankan agar Anda setia melakukan hubungan seksual pada satu pasangan, menggunakan kondom lateks secara konsisten dan benar ketika berhubungan untuk mengurangi risiko penularan herpes, jika gejala herpes muncul kembali segera hentikan aktifitas seksual.

Rasa nyeri yang dirasakan dapat dikurangin dengan obat antinyeri seperti paracetamol, asam mefenamat atau ibuprofen. Bila keluhan tidak membaik, kami menyarankan agar Anda dapat memeriksakan diri ke dokter spesialis kulit dan kelamin untuk mendapatkan pengobatan yang optimal atas keluhan Anda.

Berikut ini beberapa artikel yang dapat menambah informasi Anda:

Herpes genital

Gejala herpes pada wanita yang harus diperhatikan

Ciuman bisa menularkan herpes?

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan tentang Herpes Genitalis. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar