Sukses

Batuk Lebih 2 Minggu

08 Apr 2019, 01:29 WIB
Wanita, 18 tahun.

Selamat pagi dok, saya ingin bertanya mengenai adik saya. Sudah hampir 2 minggu dia sakit, hari ke 4 dia sakit sudah dibawa ke puskesmas dan dikasih obat Alpara, Domperidone dan Bioron. Hari ke 5, kami periksa darah ke suatu RS dan hasilnya ialah leukositnya turun (3,1). Lalu dikasih obat lameson oleh dokternya karena adik saya berkata dia batuk kering. Namun bbrp hari kemudian, batuknya berubah jadi batuk berdahak. Lalu kami membeli obat obh untuk batuk berdahak dan FG Troches. Dan sudah hampir 2 mingguan demamnya naik turun, seperti hanya sehari saja demamnya turun lalu naik lagi. Dia juga mengalami lemas dan sakit kepala. Dan masih berdahak. Kira2 harus dibawa ke dokter lagi atau tidak dok? Apakah ini gejala dbd atau tipes? Dan apakah ada yg harus dihindari dan saran konsumsi untuk makanannya sehari-hari? Terima kasih.

dr. Reza Fahlevi

Dijawab Oleh:

dr. Reza Fahlevi

Terima kasih telah menggunakan fitur Tanya Dokter untuk menanyakan mengenai Batuk Lebih Dari 2 Minggu.

Apakah batuk terus menerus? Atau hanya di malam atau pagi hari? Apakah ada sesak, demam, penurunan berat badan, keringat malam, batuk darah, nyeri dada? Apakah ada riwayat asma/alergi/ maag? Sudahkah melakukan pemeriksaan dahak?

Batuk merupakan mekanisme pertahanan tubuh di saluran pernapasan dan merupakan gejala suatu penyakit atau reaksi tubuh terhadap iritasi di tenggorokan karena adanya lendir, makanan, debu, asap, dan sebagainya. Batuk terjadi karena rangsangan tertentu, misalnya debu di reseptor batuk (hidung, saluran pernafasan, telinga). Batuk yang anda alami termasuk di dalam batuk kronis. Penyebab batuk kronis bermacam-macam, diantaranya adalah:

Alergi (dapat disertai keluhan bersin dipagi hari, gatal-gatal pada tubuh, sesak)

Asma

Infeksi : Tuberkulosis (TBC) ataupun infkesi micoplasma, infkesi sinus

Bronkitis (radang pada bronkus-saluran udara ke paru-paru)

GERD (Gastro Esophageal Reflux Disease) : Penyakit reflux biasanya disertai keluhan ada rasa panas atau terbakar di daerah ulu hati, mual, muntah ataupun kembung.

Penggunaan obat tertentu (ACE inhibitor)

Post Nasal Drip (ada cairan di belakang hidung)

Jika belum melakukan pemeriksaan dahak, coba lakukan pemeriksaan sputum BTA. Kami menganjurkan agar sebaiknya Anda konsultasi ke dokter spesialis penyakit dalam. Setelah diketahui pasti penyebabnya, Anda baru akan diberikan pengobatan yang sesuai dengan kondisi Anda.

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan mengenai Batuk Lebih Dari 2 Minggu. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar