Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

Verifikasi UmurStop Disini

Pacaran dan Candu Hubungan Seksual

05 Apr 2019, 10:48 WIB
Pria, 23 tahun.

halo, siang dokter saya pria 23 tahun, sudah kerja tapi lebih fleksibel waktu dan tempatnya. saya sudah punya pacar, dan kami menjalani pacaran yang gak sehat. kami hampir melakukan hubungan intim, atau bisa disebut pemanasan/foreplay. saya sedang berusaha mengurangi kegiatan ini, karna biasanya kita lakukan tiap akhir pekan (sudah 3-4 bulan). tapi pasangan saya sangat kesulitan untuk menahannya, dia sering kali jadi tidak fokus belajar dan enggan bersosialisasi dengan temannya. saya kesulitan untuk membantu dia untuk mengendalikan hawa nafsunya, karna dia juga cukup emosional dan sering sedih kalau saya menolak ajakan. sebenarnya kita sama sama mau berhenti, namun spertinya pacar saya lebih mengalami kesulitan. mohon bantuannya dok. kita gak bisa lebih lama lagi kayak gini, kita mau berubah dok. terimakasih

Terimakasih telah bertanya seputar masalah pacaran dan candu hubungan seksual dengan menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter dari KlikDokter.com

Kami memahami kekhawatiran Anda.

Kecanduan seks sering diartikan sebagai aktivitas seksual, yang dilakukan berlebihan atau di luar kendali. Ini bisa berupa hubungan intim dengan pasangan, maupun aktivitas seperti kecanduan pornografi, masturbasi, mendatangi prostitusi, maupun hal lainnya. Pada orang yang mengalami kecanduan terhadap hal-hal berbau seks, hal-hal tersebut menjadi sebuah obsesi yang pada akhirnya dapat merusak diri sendiri maupun orang lain. Perilaku seksual yang kompulsif ini pada akhirnya akan menghancurkan kepercayaan diri, karir dan hubungan dengan pasangan/orang lain.

Gejala seseorang mengalami kecanduan seks adalah sebagai berikut:

  • Hasrat seksual sangat intens dan sepertinya berada di luar kendali Anda
  • Tidak mendapatkan kepuasan seksual dari perilaku seksual yag dilakukan
  • Perilaku seksual ini digunakan sebagai pelarian dari berbagai masalah seperti kesenderian, depresi, rasa cemas atu stres
  • Tetap melakukan perilaku seksual sekalipun berakibat serius, seperti risiko tertular atau menularkan infeksi menular seksual, kehilangan relasi yang penting, mengalami masalah dalam pekerjaan atau terbelit kasus hukum
  • Kesulitan memulai dan membina kedekatan secara emosional sekalipun telah menikah

Untuk bisa mengatasi kecanduan seks, Anda dan pasangan perlu mengesampingkan dulu rasa malu dan cemas. Fokus untuk mendapatkan penanganan yang terbaik. Ingat bahwa Anda dan pasangan  tidak sendiri, banyak orang yang mengalaminya. Dan bila Anda dan pasangan pada akhirnya perlu menemui psikiater atau psikolog, selalu ingat bahwa semua yang Anda dan pasangan curahkan akan dirahasiakan.

Penanganan kecanduan seks umumnya meliputi psikoterapi bersama psikiater, pemberian obat-obatan seperti antidepresan, mood stabilizer, dan antiandrogen. Selain itu, Anda dan pasangan perlu menemukan support group baik di dunia maya maupun nyata agar Anda dan pasangan dapat saling berdiskusi dan memotivasi untuk terbebas dari perilaku ini.

Hingga saat ini penyebab kecanduan seks belum diketahui dan belum jelas bagaimana cara mencegahnya. Namun, hal-hal berikut dapat mencegah perilaku ini semakin buruk. 

  1. Segera minta pertolongan. Bila tertangani secara dini, perilaku ini dapat dicegah menjadi semakin buruk, yang dapat mengganggu kepercayaan diri bahkan mengancam nyawa.
  2. Segera obati bila terdapat gangguan jiwa depresi, kecemasan, gangguan perilaku obsesif-kompulsif, yang dapat memperburuk perilaku seksual.
  3. Atasi kecanduan alkohol dan narkoba bila ada. Hal-hal ini mengaburkan penilaian seseorang sehingga berisiko melakukan perilaku yang tidak sehat.
  4. Hindari situasi-situasi yang berisiko dengan menghindari situasi yang membuat Anda tergoda melakukan perilaku seksual tersebut, seperti kesendirian.
  5. Alihkan pikiran dengan melakukan hal-hal yang positif, hobi yang disenangi, dan mencari teman/komunitas yang membuat Anda bisa berinteraksi secara positif.

Demikian informasi ini kami sampaikan mengenai pacaran dan candu hubungan seksual, semoga bermanfaat. salam sehat. 

0 Komentar

Belum ada komentar