Sukses

Bayi Belum Bisa Telungkup

02 Apr 2019, 09:51 WIB
Wanita, 28 tahun.

Selamat sore dok. Dok, anak saya tgl 12 april ini berusia 6 bulan. lahir di usia kandungan 7 bulan secara caesar dgn bb 2 kg dan pb 48 cm. Skrg bb kurang lbih 5 kg dan pb 70 cm. Anak saya sufor dok, karna saya positif sakit tiroid. Bentuk kepala belakang anak saya memang tidak bulat dok tapi agak rata, sampai saat ini kepalanya sudah bisa tegak, tapi belum mau telungkup sendiri, harus dibantu sedikit utk telungkup. Kalau sudah telungkup anak saya bisa mengangkat kepalanya. Kenapa seperti itu ya dok? Sejauh ini sufor diminum 110 ml, kadang 90 ml sekali minum dok. seminggu kurang lebih 750 - 800 gr sufor habis dok. Apakah ukuran itu kurang atau cukup ya dok? rencana akan diberi mpasi pertama bubur nasi dok dengan sedikit sekali garam dan ditambah pelengkap sayuran dll (nasi tim) pakah bisa dok saat ajan diberikan saya campurkan nasi tim dengan sufor yg sudah dilarutkan? kalau bisa, ukuran sufor sebanyak apa ya dok? Terima kasih dok

Terima kasih telah menggunakan fitur Tanya Dokter untuk menanyakan mengenai Bayi Belum Bisa Telungkup.

 Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan.

 Pada rentang usia 3-6 bulan, seorang anak pada umumnya sudah mampu melakukan:

Berbalik dari telungkup ke telentangMengangkat kepala setinggi 90ºMempertahankan posisi kepala tetap tegak dan stabilMenggenggam pensilMeraih benda yang ada di dalam jangkauannyaMemegang tangannya sendiriBerusaha memperluas pandanganMengarahkan matanya pada benda-benda kecilMengeluarkan suara gembira bernada tinggi atau memekikTersenyum ketika melihat mainan / gambar yang menarik saat bermain sendiri.

Secara garis besar, poin-poin diatas merupakan perkembangan yang seharusnya bayi anda capai. Namun perkembangan ini sangat bervariasi dan berbeda-beda pada setiap anak, tergantung dari stimulasi yang didapatkan oleh anak dari lingkungan disekitarnya. Anda tidak perlu khawatir jika anak Anda sedikit lebih lambat perkembangannya, selama masih berada dalam batas wajar. Anda dapat mengejar ketertinggalannya dengan meningkatkan stimulasi yang diberikan ke pada bayi Anda seperti memberikan stimulasi benda dari arah yang berbeda sehingga dia akan berusaha untuk meraihnya.

Berikut merupakan stimulasi-stimulasi yang bisa anda lakukan untuk melatih kemampuan motoriknya:

1. Tengkurap

Sering posisikan bayi dalam keadaan tengkurap (tummy time). Hal ini bertujuan untuk memperkuat otot-otot tubuhnya. Jangan terlalu sering menggendong bayi. Semakin sering tummy time maka bayi akan belajar untuk tengkurap.

2. Menyangga beratAngkat badan bayi melalui bawah ketiaknya ke posisi berdiri. Perlahan-lahan turunkan badan bayi hingga kedua kaki menyentuh meja, tempat tidur atau pangkuan anda. Coba agar bayi mau mengayunkan badannya dengan gerakan naik turun serta menyangga sebagian berat badannya dengan kedua kaki bayi.

3. Mengembangkan fungsi kontrol terhadap kepalaLatih bayi agar otot-otot lehernya kuat. Letakkan bayi pada posisi telentang. Pegang kedua pergelangan tangan bayi, tarik bayi perlahan-lahan ke arah anda, hingga badan bayi terangkat ke posisi setengah duduk. Jika bayi belum dapat mengontrol kepalanya (kepala bayi tidak ikut terangkat), jangan lakukan latihan ini. Tunggu sampai otot-otot leher bayi lebih kuat.

4. DudukBantu bayi agar bisa duduk sendiri. Mula-mula bayi didudukkan di kursi dengan sandaran agar tidak jatuh kebelakang. Ketika bayi dalam posisi duduk, beri mainan kecil ditangannya. Jika bayi belum bisa duduk tegak, pegang badan bayi. Jika bayi bisa duduk tegak, dudukkan bayi di lantai yang beralaskan selimut, tanpa sandaran atau penyangga

Bila stimulasi sudah dilakukan dan bayi belum mengalami peningkatan dengan kemampuan lainnya, kami sarankan anda untuk memeriksakan buah hati ke dokter spesialis anak atau klinik tumbuh kembang.

Untuk menambah wawasan Anda, kami sertakan artikel berikut:

Pedoman Tahap Perkembangan Bayi Setiap Bulan

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan mengenai Bayi Belum Bisa Telungkup. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar