Sukses

Mata Berkedut

01 Apr 2019, 08:36 WIB
Pria, 32 tahun.

Dok saya mau tanya soal getaran/pergerakan saraf seperti kedutan namun terjadi di sekitaran kantung mata sebelah kiri. Hampir setiap hari kumat dimulai dari sekitar 6 bulan lalu dan selalu terjadi di sekitar kantung mata sebelah kiri . Saat berkaca, saya lihat pergerakan saraf getaran-nya sangat jelas terlihat jika sedang maksimal dan getaran perlahan namun masih dapat dilihat jika sedang kumat minimal. Selama ini saya gaya hidup sehat dengan makan bergizi, minum cukup, olahraga dan tidur 6-7 jam sehari. Jika diharuskan ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut, saya baiknya ke dokter mata atau dokter saraf?

dr. Atika

Dijawab Oleh:

dr. Atika

Terima kasih telah bertanya seputar mata berkedut melalui KlikDokter.com,

Mata kedutan adalah gerakan berkedip, atau kejang saraf yang terjadi pada kelopak mata bagian atas atau bawah. Biasanya, kondisi ini terjadi beberapa kali secara berulang, tak terkendali, dan hanya terjadi pada salah satu mata saja di satu waktu.

Meski mengganggu, kedutan yang terjadi biasanya tidak menimbulkan rasa sakit. Dan berita baiknya, sangat jarang ditemukan bahwa mata kedutan adalah gejala serangan penyakit tertentu. Artinya, kondisi ini tidak melulu disebabkan oleh kondisi medis tertentu.

Penyebab Mata KedutanMengutip mayo clinic, mata kedutan biasanya terjadi karena ada kejang saraf di area mata. Terdapat beberapa faktor non-medis yang menjadi penyebab kondisi ini, di antaranya:

   • Kelelahan

   • Stres

   • Terlalu banyak kafein

   • Iritasi

Selain di atas, mata kedutan juga dapat terjadi akibat mata terlalu sensitif terhadap cahaya, seperti terlalu terang atau terlalu gelap.

Beberapa faktor lain yang dapat menyebabkan mata kedutan adalah kebiasaan begadang dan pola hidup tidak sehat, termasuk kurangnya asupan gizi sehari-hari. Mata Kedutan dan Penyakit Pada tingkat yang lebih jauh, mata kedutan bisa menjadi tanda dari penyakit.

Namun hal ini jarang terjadi, dan biasanya akan diikuti dengan gejala-gejala lainnya. Beberapa kondisi medis yang dapat ditandai dengan mata kedutan, di antaranya:

   • Bell’s palsy

   • Cervical dystonia

   • Dystonia

   • Multiple sclerosis

   • Sindrom tourette

   • Oromandibular dystonia

   • Facial dystonia

Selain kondisi di atas, mata kedutan juga bisa menjadi efek samping dari penggunaan obat-obatan tertentu, terutama obat epilepsi dan psikosis. Mata berkedut dapat menghilang dalam waktu yang relatif singkat.

Namun, jika Anda merasa sangat terganggu, Anda dapat mengatasinya dengan memejamkan kelopak mata, dan mengistirahatkan penglihatan sejenak. Kiat sederhana lain untuk mengatasi kedutan adalah dengan mengompres mata.

Setiap malam menjelang tidur, tempelkan kompres air hangat pada mata yang berkedut. Jika kedutan masih berlangsung, cobalah untuk ganti kompres air hangat dengan air dingin setiap 10 menit sekali.

Lakukan ini secara berulang, hingga kedutan reda.Agar mata kedutan tidak terjadi berulang, kurangi asupan kafein dan alkohol. Selain kopi dan teh, kurangi juga minuman berenergi dan obat penghilang nyeri. Di samping itu, pastikan juga Anda cukup tidur setiap hari. Itulah beberapa fakta di balik terjadinya mata kedutan.

Jika Anda mengalami kondisi ini berulang kali, atau kedutan yang terjadi hingga mengganggu penglihatan, jangan ragu untuk membawa diri ke dokter mata.

Demikian informasi yang dapat kami berikan seputar mata berkedut, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar