Sukses

Jerawat Pada Kemaluan Wanita

29 Mar 2019, 01:19 WIB
Wanita, 24 tahun.

slamat malam dok.. sya mau tanya saya akhir2 ini sering ada maslah di daerah kewanitaan.,. .sebelumnya pernah timbul jerawat d kulit rambut2.. lama2 hilang., .trus bulan selanjutnya ada lagi trus hilang., .bulan brikutnya udah gak d luar lagi jrawatnya pindah ke area dalam., pertama itu seperti jerawat biasa ada putih2nya gtu., setelah d pencet ilang., .tpi sebulan lagi pas saat mau haid tumbuh lagi d dalam tpi tidak seperti jrawat sebelumny.. .rasanya lebih sakit.. lama2 membesar gtu seperti dobel jerawat., trus klo kena air kencing itu perihnya masyaallah,. d cuciin jg perih., .kadang pecah2 sendiri kadang gak.. tpi kempes2 sendiri.. .kadang jg ada agak bau2 gtu dok.. kira2 maslahnya apa.ya dok..?? dan bahaya atau tidak., karna sekarang setiap bulan selalu tumbuh dan hbis haid hilang seperti itu

Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Terima kasih telah bertanya tentang jerawat di kemaluan melalui fitur Tanya Dokter. 

Kami memahami kekhawatiran Anda. Sebelumnya kami mebutuhkan beberapa informasi. Sejak kapan keluhan dirasakan oleh Anda? Jerawat seperti apa yang Anda maksud, apakah seperti jerawat di wajah atau benjolan? Berapa jumlah, ukuran, warna, letak, nyeri/tidak? Dimanakah letak pasti jerawat yang Anda maksud, apakah muncul di pangkal rambut-rambut kemaluan atau di bagian dalam vagina? Apakah ada keputihan, demam, dan pernah melakukan hubungan seksual?

Jika jerawat muncul di pangkal rambut kemaluan biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri yang disebut sebagai folikulitis. Hal ini biasanya disebabkan karena kurangnya kebersihan pada area vagina. Terapinya adalah dengan mencukur rambut vagina secara berkala, menjaga daerah vagina tetap kering dan bersih, gunakan pakaian dalam yang berbahan katun (menyerap keringat). Hindari menggaruk saat gatal karena dapat memperparah rasa gatal dan menimbulkan luka/iritasi.

Beberapa penyakit lainnya yang menimbulkan kelainan menyerupai jerawat di kemaluan:

1. Kondiloma akuminataKutil pada kelamin, yang dalam dunia kedokteran dikenal dengan istilah kondiloma akuminata, merupakan suatu penyakit menular seksual yang disebabkan oleh infeksi Human Papilloma Virus (HPV).

Virus ini dapat menyebabkan sebuah lesi saja, atau lesi yang besar menyerupai jengger ayam. Kutil dapat tertular melalui kontak langsung dengan kulit orang yang terinfeksi. Pada wanita, HPV meningkatkan risiko terjadinya kanker serviks atau kanker mulut rahim.

2. Sifilis

Sifilis, atau penyakit raja singa, merupakan salah satu penyakit yang dapat ditularkan melalui hubungan seksual. Penyebab penyakit Sifilis adalah bakteri Treponema pallidum. Infeksi ini dapat menyebabkan berbagai keluhan pada tubuh manusia. Dari sekedar muncul bercak kemerahan di kelamin, kemudian munculnya luka-luka kecil, demam, sakit kepala dan diikuti gejala infeksi umum lainnya.Salah satu keluhan yang dapat dialami pasien adalah adanya luka pada penis, berupa ulkus (luka kecil). Ulkus penis ini biasanya tidak nyeri. Pada tahap lebih lanjut, sifilis dapat menyebabkan keluhan pada bagian kulit yang lain.

3. Herpes Simpleks

Infeksi Herpes Simpleks Virus tipe 2 adalah infeksi virus yang umumnya dapat terlihat pada kemaluan seseorang, dan ditularkan melalui hubungan intim atau seksual. Namun bisa juga ditemukan pada bagian kulit lain. Gejala yang dapat muncul adalah adanya lesi kemerahan pada kulit, terutama tempat virus tersebut masuk. Pasien akan mengeluhkan adanya benjolan pada penis yang sakit atau adanya gelembung berisi cairan.

4. Moluskum Kontagiosum

Moluskum kontagiosum merupakan penyakit yang disbabkan oleh poxvirus. Penyakit ini menyebabkan gejala terbentuknya papul yang cukup banyak. Papul merupakan benjolan yang berbatas tegas dan sewarna dengan kulit. Salah satu ciri khas dari penyakit moluskum kontagiosum adalah adanya lekukan pada benjolan moluskum. Benjolan ini dapat mengeluarkan bahan seperti nasi jika ditekan.

Sulit bagi kami mendiagnosis penyakit dengan informasi yang sangat terbatas dan tanpa melakukan pemeriksaan fisik secara langsung. Sebaiknya Anda memeriksaan diri ke dokter spesialis kulit dan kelamin untuk diagnosis dan terapi lebih lanjut.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan terkait jerawat di kemaluan. Semoga bermanfaat. 

    0 Komentar

    Belum ada komentar