Sukses

Anemia dan cuci darah
21 Mar 2019, 02:11 WIB
Wanita, 27 tahun.

ibu saya awalnya menderita hipertensi dan sudah mengkonsumsi obat hipertensi dr dokter serta menjaga makanan yang dpt memacu hipertensinya meningkat, tapi akhir2 ini ibu saya dinyatakan rendah HB, dan badannya jd lemas sekali.. dokter menyarankan tranfusi darah, namun jika ada sesak maka terpaksa cuci darah.. gimana ya dok cara pengobatan yang tepat

dr. Adeline Jaclyn

Dijawab Oleh:

dr. Adeline Jaclyn

Terima kasih telah bertanya melalui fitur Tanya Dokter di KlikDokter. 

 

Kami memahami kekhawatiran Anda.   

Anemia atau dalam bahasa awam disebut dengan kurang darah adalah kondisi di mana kadar Hemoglobin (Hb) di dalam darah rendah. Hemoglobin diperlukan untuk menghantar oksigen ke seluruh tubuh. Kadar Hemoglobin seseorang dapat diketahui melalui pemeriksaan fisik dan pemeriksaan darah (laboratorium).

Derajat anemia dikategorikan sebagai berikut:

  • Anemia ringan yaitu kadar Hb antara 9,5-13 g/dL
  • Anemia sedang yaitu kadar Hb antara 8-9,5 g/dL
  • Anemia berat yaitu kadar Hb di bawah 8 g/dL

Anemia dapat terjadi bila tubuh tidak cukup memproduksi sel darah merah, bila terjadi perdarahan, dan bila tubuh menghancurkan sel darah merah. Penyebab anemia bermacam-macam, yaitu:

  • Kurang mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi, asam folat dan vitamin B12.
  • Mengalami penyakit kronis seperti kanker, HIV/AIDS, Tuberkulosis, autoimun, penyakit ginjal dan penyakit kronis lainnya.
  • Anemia aplastik, di mana tubuh tidak memproduksi sel darah merah dengan cukup.
  • Anemia akibat kelainan darah seperti leukemia dan myelofibrosis.
  • Anemia hemolitik, di mana penghancuran sel darah merah lebih cepat dari waktu produksi.
  • Anemia sel sabit yang merupakan penyakit bawaan.
  • Talasemia dan anemia akibat infeksi malaria.

Penanganan anemia tergantung penyebabnya. Karena itu, sebaiknya Anda memeriksakan diri terlebih dulu ke dokter agar dapat ditentukan penyebabnya.

Hemodialisa/cuci darah adalah salah satu terapi pengganti ginjal yang paling banyak dipilih oleh para penderita gagal ginjal. Pada prinsipnya terapi hemodialisa adalah untuk menggantikan kerja dari ginjal yaitu menyaring dan membuang sisa – sisa metabolisme dan kelebihan cairan, membantu menyeimbangkan unsur kimiawi dalam tubuh serta membantu menjaga tekanan darah. Bahasa awam hemodialisa adalah cuci darah. Gangguan ginjal atau gagal ginjal kronik tahap akhir atau tahap 5 (sudah dilakukan cuci darah), berarti kedua ginjal tidak mampu lagi berfungsi sempurna yang mengakibatkan tumpukan hasil sisa metabolisme di dalam tubuh yang dapat menjadi racun bagi tubuh. Untuk mengetahui derajat dari kerusakan ginjal diperlukan pedoman dari hasil lab yaitu melihat dari creatinin dan ureum baru kita dapat menghitung LFG (laju filtrasi glomerulus). Pada gagal ginjal yang tahap akhir memang obatnya hanya dengan cuci darah berserta diet yang tepat. Namun bisa juga dilakukan transplantasi ginjal. Untuk sembuh memang sulit oleh karena sudah terjadi kerusakaan ginjal yang berat.

Demikianlah jawaban yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat. 

 

Salam sehat.

94 Komentar

  • deny_prb

    Iusto quia delectus nisi qui et minima ipsa rerum. Nam non illo officiis ea aut. Ut sed deleniti velit et. Vel ut voluptatem deleniti quis aut doloremque.

  • deny_prb

    Odit soluta harum repellat ratione nesciunt omnis. Iste expedita illum vitae. Voluptas aspernatur non libero consectetur quam sapiente cumque. Quo est unde saepe saepe.

  • deny_prb

    Quos possimus ut suscipit labore. Et aut esse ea saepe. Ut dolore eaque consequatur repudiandae quos ut.