Sukses

Kulit Tersiram Minyak Panas

06 Mar 2019, 21:18 WIB
Pria, 17 tahun.

Dok, mau tanya. Kemaren kamis saya kesiram minyak panas di area pundak belakang kiri, tangan kiri (tidak sampai siku), dan sedikit di pinggang kiri belakang. Pas pertama terkena teman-teman saya langsung menyuruh saya membilas dengan air mengalir cukup lama. Setelah itu saya langsung dilarikan ke puskesmas, disana saya diberi obat dan bioplacenton. Sampai sekarang (senin) obat sudah habis, tetapi belum sembuh dan muncul gelembung berisi air, kemaren sudah ada 1 yang pecah sendiri dan masih ada 1 yang belum pecah, dan sekarang malah timbul lagi gelembung air kecil. Apa yang sebaiknya saya lakukan, Dok?

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Apakah Anda sudah berobat ke dokter sebelumnya? Untuk menentukan tindakan pengobatan perlu dinilai dahulu derajat luka, bagian mana yang terkena? apakah terdapat nanah, lepuh, luka terbuka? bagaimana dengan kondisi kulit di sekitarnya, dan sebagainya.

Terjadinya luka bakar dalam rumah tangga cukup sering terjadi. Bisa disebabkan karena tersiram air panas saat membuat teh, tidak sengaja menyentuh wajan yang panas saat memasak, atau bahkan terciprat minyak panas saat menggoreng.

Luka bakar yang terjadi dapat dibedakan menjadi 4 tingkatan, antara lain:

  • Tingkat awal hanya berupa kemerahan pada kulit, disebut luka bakar derajat 1.
  • Bila kulit yang terkena lebih dalam lagi, disebut luka bakar derajat 2, pada kulit tidak hanya kemerahan tetapi juga timbul bula atau yang biasa kita sebut dengan melepuh, yaitu lentingan di kulit yang terkena panas dan berisi cairan.
  • Bila kulit yang terkena lebih dalam lagi di sebut luka bakar derajat 3.
  • Bila lebih parah yaitu luka bakar derajat 4.

Pada kecelakaan di rumah tangga, yang paling sering terjadi yaitu luka bakar derajat 1 dan 2. Bila hal ini dialami oleh Anda, janganlah panik. Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan segera di rumah sesaat setelah kecelakaan tersebut sebelum dibawa ke klinik terdekat:

  • Bilaslah kulit yang terkena panas dengan air mengalir hingga tidak terasa nyeri lagi. Biasanya, pembilasan selama 15–30 menit dapat menghentikan nyerinya.
  • Air yang digunakan dapat menurunkan temperatur kulit dan menghentikan proses pembakaran yang terus terjadi di kulit sehingga dapat mencegah terjadinya kerusakan jaringan yang lebih parah.
  • Anda dapat meletakkan daerah yang terkena panas ke dalam ember berisi air. Namun jangan digunakan es atau air es karena dapat menyebabkan kerusakan jaringan.
  • Lepaskan perhiasan yang digunakan supaya bila kulit yang terkena panas tersebut membengkak atau melepuh, perhiasan tersebut tidak mengganggu pengobatan.
  • Setelah nyeri hilang, luka bakar yang terjadi harus dibersihkan.
  • Namun jangan menyentuh lentingan yang sudah pecah karena dapat timbul infeksi.
  • Untuk lentingan yang belum pecah, jangan dipecahkan.
  • Cuci tangan terlebih dahulu sebelum mencuci luka.Bersihkan dengan sabun dan air. Lalu keringkan perlahan.
  • Setelah itu dapat diberikan salep antibiotik pada kulit yang terluka.
  • Jangan meletakkan benda-benda asing seperti mentega atau odol pada kulit yang terluka karena dapat menyebabkan infeksi.
  • Apabila terdapat nyeri yang belum berkurang dapat diberikan asam mefenamat sebagai pengurang rasa nyeri. Menjaga kebersihan luka juga sangat penting untuk penyembuhan.

Untuk penanganan yang lebih lanjut dan optimal, tetaplah periksakan diri Anda ke dokter.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar