Sukses

Pengobatan Migrain
05 Mar 2019, 11:05 WIB
Wanita, 18 tahun.

saya sudah bertahun2 sakit kepala dok, sakitnya migrain, pernah 2x sy ke dokter umum tp cuma dikasih paracetamol krn mereka kira sy sakit kepala biasa. cuma sy bingung tiap saya beraktifitas agak banyak saya langsung sakit kepala. misal, saya pergi ke kampus belajar dan jalan2. plgnya lgsg migrain. itu terjadi setiap waktu. karena tidak tahan, saya sll minum paracetamol. tapi ya gt, ngilangin nyerinya cuma sementara aja. kira2 knp ya saya? dan kalo mau cek ke dokter, harus dokter spesialis apa? mohon dijawab ya dok, makasih byk.

Terima kasih sudah bertanya mengenai migrain melalui fitur Tanya Dokter

Sakit kepala sebelah biasa disebut sebagai migrain, dapat terjadi pada sebelah dahi, seringkali dapat mencapai daerah mata, pipi, dan dapat disertai dengan keluhan mual, muntah, pandangan kabur, tidak nafsu makan, mual, muntah, perubahan mood, dsb yang akan mengganggu kualitas kerja penderitanya. Dasar penyebab migrain adalah adanya pelebaran/pembengkakan pembuluh darah otak yang akan menimbulkan nyeri akibat penekanan ke jaringan sekitarnya.

Migrain memang dapat dicetuskan oleh berbagai faktor seperti makanan, alkohol, stres, dan faktor hormonal. Penelitian yang dilakukan oleh Mukamal dkk menunjukkan bahwa keluhan migrain juga dapat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan seperti temperatur udara, kelembaban, dan tekanan barometrik.

Keluhan migrain yang Anda alami dapat diatasi dengan mengonsumsi obat golongan antiradang bukan steroid (OAINS/NSAID) seperti asam mefenamat, ibuprofen, atau natrium diklofenak yang dikombinasikan dengan parasetamol dan kafein. Sebetulnya obat obat yang Anda konsumsi memiliki kandungan yang sama, kecuali yang berwarna hijau yang sebaiknya tidak digunakan karena ditujukan untuk penderita flu. Bila migrain tidak tertahankan maka disarankan menggunakan obat yang lebih kuat seperti ergotamin atau sumatriptan. Obat ini harus didapatkan dengan resep dokter. Maka dari itu, sebaiknya periksakanlah diri Anda pada dokter.

Tidur dan terapi relaksasi juga seringkali merupakan obat mujarab untuk menghilangkan migrain ini. Namun sebaik-baiknya pengobatan, yang terbaik adalah mencegah keluhan tersebut agar tidak timbul kembali. Oleh sebab itu, mulailah menghindari faktor-faktor pencetus migrain seperti merokok (aktif ataupun pasif), konsumsi bahan makanan yang mengandung MSG, alkohol, keju, kacang-kacangan, dan (pada kasus Anda) faktor stres emosional. Selain itu, cobalah untuk mulai berolahraga secara teratur dan penuhi kebutuhan cairan Anda dengan mengonsumsi banyak air.

Demikian informasi mengenai migrain kami sampaikan. Semoga bermanfaat

0 Komentar

Belum ada komentar