Sukses

Tukak lambung dan konstipasi
02 Mar 2019, 10:39 WIB
Wanita, 26 tahun.

Dok maaf mau menanyakan ttg keluhan yg saya alami Knp perut saya terasa keras kembung kram dan nyeri Flatus dan bab kurang lancar Setiap makan rasa nya nyeri di bagian perut Pernah periksa ke dokter kandungan dikatakan ada kista ovarium sebelah kiri 3,5 cm dan kandung kemih saya msh stgh penuh pdhl baru saja kencing Saya dikasih dokter Spog asta plus tp stlh bbrp hari konsumsi bab saya keras smpai bab anus saya sakit flatus tdk bisa smpai akhirnya nyeri dan kram di bag perut perut saya tmpk besar dan keras Kenapa ya dok apkh yg saya alami dan apkh ada terapinya

Terima kasih telah bertanya seputar tukak lambung dan konstipasi menggunakan fitur Tanya Dokter.

Mengenai obat yang diberikan oleh Sp.OG anda hanyalah suplemen peningkat daya tahan tubuh. Bagaimana dengan kista ovarium anda, apakah saat ini diobservasi saja?

Untuk keluhan perut, mengenai rasa nyeri setelah makan dapat berupa luka pada lambung yang disebut ulkus peptikum atau tukak lambung.

Tukak lambung atau usus atau dalam dunia kedokteran disebut dengan ulkus peptikum. Ulkus peptikum adalah perlukaan terbuka pada lapisan lambung atau usus dua belas jari (duodenum). Terdapat beberapa faktor yang dapat menyebabkan ulkus peptikum, diantaranya adalah merokok, stres, faktor genetik, dan dapat disebabkan oleh bakteri (misalnya Helicobacter pylori) atau obat-obatan yang menyebabkan melemahnya lapisan lendir pelindung lambung dan duodenum sehingga asam lambung bisa menembus lapisan di bawahnya.

Pemakaian NSAIDs (non-steroid anti inflammatory drugs, obat anti peradangan non-steroid) dosis menengah bisa menyebabkan kelainan saluran pencernaan dan perdarahan. Alkohol dan merokok dapat memicu terbentuknya ulkus. Selain itu, kopi, teh, soda dan makanan yang mengandung kafein dapat merangsang pelepasan asam lambung dan memicu terbentuknya ulkus.

Pengobatan ulkus peptikum terdiri atas penghambat H2 (misalnya ranitidin, famotidin dan cimetidin). Pada ulkus peptikum yang disebabkan oleh Helicobacter pylori, akan diberikan terapi antibiotik. Masa penyembuhan biasanya memerlukan waktu selama 8 minggu, tetapi nyeri biasanya akan menghilang setelah beberapa hari. Meskipun gejalanya telah mereda, obat harus diminum sampai habis agar infeksi benar-benar reda.

Berikut terdapat tips untuk mencegah tukak lambung:

  • Perhatikan pola makan. Hendaknya makan dalam porsi yang cukup dan teratur.
  • Hindari makanan yang bersifat iritatif terhadap lambung seperti makanan yang pedas, asam, berminyak, atau berlemak.
  • Hindarkan mengonsumsi alkohol. Alkohol dapat menyebabkan penipisan dinding lambung sehingga dapat menimbulkan peradangan dan perdarahan lambung.
  • Hindari merokok. Merokok dapat menimbulkan gangguan pada kerja lapisan pelindung lambung dan juga meningkatkan produksi asam lambung.
  • Olahraga teratur. Olahraga yang dipilih adalah yang bersifat aerobic. Aerobik dapat meningkatkan kecepatan pernapasan dan jantung, menstimulasi aktifitas otot usus sehingga membantu mengeluarkan limbah makanan dari usus lebih cepat.
  • Ganti obat penghilang rasa nyeri. Hindarkan penggunaan obat yang tergolong anti inflamasi non steroid karena dapat memperparah peradangan yang ada.

 

Mengenai BAB kurang lancar, bagaimana dengan konsumsi air putih, serta buah dan sayuran anda? Apakah dalam diet anda sudah cukup serat?

Keluhan sulit buang air besar (sembelit) dalam dunia kedokteran disebut juga dengan konstipasi. Disebut dengan konstipasi apabila buang air besar kurang dari 3 kali dalam seminggu dan disertai dengan konsistensi kotoran/tahi/feses yang keras. Kotoran yang keras saat buang air besar dapat menimbulkan sensasi nyeri pada anus. Buang air besar yang tidak tuntas dapat  pula memberikan rasa tidak nyaman pada daerah sekitar anus. BAB tidak lancar memang dapat menjadi sumber kekhawatiran tersendiri karena menyebabkan rasa tidak nyaman dan gelisah.

Bila < dari 3 kali dalam seminggu maka Anda mengalami konstipasi atau sembelit. Faktor risiko konstipasi mencakup minum yang kurang (orang normal minum 2-3 liter/hari), kurang makan sayur-sayuran dan buah-buahan, dan aktivitas fisik yang kurang (sedentary life). Bagaimana dengan pola konsumsi makanan Anda?

Kami menyarankan untuk mengkonsumsi banyak sayur dan buah-buahan, banyak minum, dan berolahraga. Disarankan untuk memakan 1 porsi sayur-sayuran setiap kali makan, dan memakan 2 porsi buah-buahan setiap harinya. Bila dengan perubahan pola hidup ini keluhan belum berkurang juga, maka perlu memeriksakan diri ke dokter dan diberi obat untuk membantu buang air besar.

 

Kami menyarankan Anda untuk melakukan konsultasi langsung dengan dokter spesialis penyakit dalam untuk penanganan lebih lanjut pada keluhan Anda.

Demikian yang dapat kami sampaikan mengenai tukak lambung dan konstipasi. Semoga bermanfaat. Salam

0 Komentar

Belum ada komentar