Sukses

Cemas dan Nyeri Dada

27 Feb 2019, 13:40 WIB
Wanita, 24 tahun.

Dok saya mau nanya dok kemaren saya sempet di rawat dan diaknosa asma...dan infeksi paru paru tapi sudah kontrol ke poli dan udah di ronsen dan tes dahak ....ronsenya hasilnya bagus dan tes dahak TB...negatif dan dr menyarankan bahwa saya sudah sembuh.....tapi dan berobat jalan....tapi 2 hari ini dada saya berasa sakit ilang timbul dan keringat di tangan terus saya minum alprazolam obat anti depresan.....tapi sakit di dada saya sembuh dan pikiran saya menjadi tenang.....yang saya mau tanyakan apakah sakit dada saya itu karena cemas atau karena apa dok....mohon jawabanya

Terima kasih atas pertanyaan anda,

Saya mengerti kekhawatiran anda, khususnya kerena gejala ini pasti sangat mengganggu. Dalam dunia kedokteran dikenal istilah gangguan cemas. Membaca keluhan anda sepertinya anda masuk ke dalam kategori ini.

Rasa cemas berlebihan dapat mengganggu konsentrasi, kualitas hidup dan terutama mengganggu sistem imunitas tubuh sehingga mudah sakit. Perbedaan dengan penyakit sesungguhnya adalah pada gangguan cemas berlebihan, dari semua keluhan yang muncul, jika dilakukan pemeriksaan fisik maka tidak ditemukan kelainan apapun. Rasa cemas berlebihan dapat menyebabkan gangguan kesehatan emosional dan psikologis yang pada akhirnya dapat mempengaruhi secera keseluruhan derajat kesehatan seseorang secara fisik. Rasa cemas berlebihan tidak secara langsung disebabkan karena penyakit tertentu.

Gangguan cemas  dapat memberikan gejala berupa sesak napas, nyeri dada, jantung berdebar, keringat berlebih, dsb. Atau keluhan-keluhan lain yang bervariasi, dan terutama rasa cemas dan takut berlebihan terhadap sesuatu

Gangguan cemas dapat diatasi dengan menenangkan diri, mengatur pernafasan dan mencari aktivitas yang menenangkan. Namun, jika tidak dapat diatasi sendiri dan mengganggu kualitas dan kenyamanan hidup, maka perlu bantuan obat-obatan.

Bila anda ingin mendapat pengobatan, anda dapat konsultasi ke dokter specialis psikiatri (kejiwaan).

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar