Sukses

Durasi Haid Lama
13 Feb 2019, 11:08 WIB
Pria, 24 tahun.

Dok, istri saya lebih dari 15 hari masa haidnya terus ketika sedang cape keluar darahnya banyak, lalu ketika sedng berhubungan di paginya tuh sering keluar darah dan juga sakit. Apa ada masalah dengan rahim atau yg lainnya?

Terima kasih telah bertanya menggunakan Fitur Tanya Dokter.

Siklus menstruasi normalnya berkisar antara 21-35 hari dan berlangsung selama 3-7 hari.  Menorrhagia adalah kondisi dimana darah haid berlebihan. Berapa lamakah siklus haid istri Anda sebelumnya? Bahaya haid berkepanjangan adalah dapat membuat Anda menjadi kekurangan darah (anemia).

Adapun siklus menstruasi tidak teratur umumnya terjadi akibat gangguan keseimbangan hormonal, yang dapat disebabkan oleh beberapa keadaan, antara lain:

1. Pada 3-5 tahun pertama setelah haid pertama

2. Pasien dengan gangguan makan (seperti anorexia nervosa, bulimia)

3. Pasien dengan indeks massa tubuh (IMT) > 30

4. Malnutrisi (kurang gizi)

5. Stres psikologis

6. Atlet, atau aktivitas fisik berat

7. Kekurangan vitamin K

8. Penggunaan obat-obatan tertentu

9. Kelainan pembekuan darah

10. Gangguan hormon tiroid

Selain gangguan keseimbangan hormon, dapat saja terdapat gangguan organ kandungan istri Anda, seperti kista ovarium atau mioma.

Perdarahan setelah berhubungan seksual atau Post Coital Bleeding dapat terjadi karena beberapa alasan. Perdarahan pasca berhubungan seksual juga dapat terjadi karena adanya erosi di vagina dikarenakan baru pertama kali berhubungan atau berhubungan seksual  belum terlalu sering sehingga vagina masih sempit, akibatnya penetrasi (penis masuk ke vagina), terutama bila wanita masih belum penuh terangsang dapat menyebabkan gesekan yang mengakibatkan luka atau lecet. 

Apabila perdarahan yang timbul hanya sedikit dan tidak berlanjut, Anda tidak perlu merasa khawatir karena mungkin perdarahan tersebut timbul akibat robekan pada vagina (misal karena kekeringan, kondom, gesekan kuat, kuku jari, dsb).

Namun terdapat kemungkinan lain dari post coital bleeding. Kondisi ini sebaiknya juga ditanggapi dengan serius. Beberapa penyebabnya adalah :

1.Peradangan pada serviks (leher rahim) dimana hubungan seksual dapat menyebabkan perdarahan. Kondisi ini disebut dengan erosi serviks, umum terjadi pada wanita muda, wanita hamil, dan mereka yang memakai kontrasepsi pil

2.Polip serviks atau polip rahim. Umumnya polip ini jinak.

3.Infeksi oleh klamidia, gonorea, trikomonas, dan jamur (Infeksi Menular Seksual)

4.Vaginitis atropi yang umum terjadi karena kekurangan hormon estrogen, terutama pada wanita post menopause. Kurangnya lendir pada vagina menyebabkan hubungan seksual menjadi nyeri dan dapat terjadi perdarahan

5.Kanker leher rahim Displasia serviks. Perubahan pre-kanker padakanker leher rahim. Risiko meningkat dengan riwayat infeksi seksual sebelumnya, berhubungan seksual sebelum usia 18 tahun, melahirkan anak sebelum usia 16 tahun

6.Mioma rahim yaitu tumor jinak yang berasal dari dinding otot rahim

Kami menyarankan istri Anda berobat ke dokter spesialis kandungan dan kebidanan agar dapat dilakukan evaluasi lebih lanjut mengenai kondisinya. 

Demikianlah jawaban yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat.

Salam sehat

0 Komentar

Belum ada komentar