Sukses

Pengobatan Glaukoma
12 Feb 2019, 21:45 WIB
Pria, 43 tahun.

Suami saya mengalami kebutaan karena gloukoma. kadang2 mata suami saya terasa sakit sekali dan mata menjadi merah. apakah tetes mata cendo carpin dan timolol yang digunakan untuk meredakan sakit atau Glouplus/Gloupen Cendomonodose. terimakasih. karena mau dibawa ke dokter suami sudah susah jalannya. terimakasih

Terima kasih telah bertanya tentang Pengobatan Glaukoma melalui fitur Tanya Dokter

Mohon maaf atas keterlambatan kami menjawab pertanyaan Anda. Glaukoma adalah suatu keadaan yang dimana terjadi peningkatan tekanan dalam bola mata yang dapat merusak saraf optik. Penyebab dari meningkatnya tekanan bola mata adalah karena ketidakseimbangan antara produksi dan pembuangan cairan dalam bola mata, sehingga berdampak pada kerusakan syaraf yang terdapat di retina.

Genetik atau riwayat keturunan dalam keluarga merupakan latar belakang terjadinya glaukoma. Berdasarkan faktor penyebabnya, glaukoma terbagi menjadi 2:

  • Glaukoma primer : Sudut Tertutup & Sudut Terbuka
  • Glaukoma sekunder : Dipicu oleh penyakit lain yang harus diterapi untuk mengembalikan tekanan bola mata ke ambang nilai normal.

Glaukoma sudut terbuka (glaukoma kronis) merupakan glaukoma tersering, mengenai sekitar 1 dari 200 seluruh populasi yang berusia lebih dari 40 tahun dan jumlahnya semakin meningkat sesuai dengan usia. Faktor keturunan juga berperan dalam perkembangan glaukoma sudut terbuka. Secara umum risiko terjadinya glaukoma pada saudara kandung sekitar 10% sedangkan pada keturunan sebanyak 4%.

Awalnya glaukoma tidak menimbulkan gejala. Penglihatan masih baik tanpa rasa nyeri. Bagaimanapun, seiring perkembangan penyakitnya, daya penglihatan penderita glaukoma menurun perlahan. Objek pada bagian tengah masih dapat terlihat jelas, namun tidak dengan sisi sekitarnya. Penderita glaukoma merasa seperti melihat dari sebuah lubang kunci atau terowongan.

Glaukoma dapat diterapi sehingga tidak terjadi perburukan. Obat -obatan dapat digunakan untuk mencegah peningkatan tekanan intraokular dan mencegah perburukan kondisi glaukoma. Disamping itu, kontrol secara teratur ke dokter juga perlu dilakukan untuk menilai keefektifan pengobatan tersebut dan mengatasi efek samping yang mungkin terjadi akibat penggunaan obat-obatan tersebut.Apabila pengobatan konvensional tidak berhasil maka dapat beralih ke pengobatan dengan sinar laser atau operasi (pembuatan saluran pembuangan cairan mata atau mematikan produsen cairan mata). Tindakan operasi antara lain iridektomi perifer, iridotomi, operasi filtrasi, trabekulektomi, dan trabekuloplasti.

Kami sarankan Anda berkonsultasi dengan dokter spesialis mata untuk pemeriksaan dan tatalaksana segera untuk mencegah perburukan kondisi mata Anda. Hal ini disebabkan karena peningkatan tekanan bola mata untuk waktu yang lama dapat menyebabkan kerusakan pada saraf mata dan penyempitan lapang pandang sehingga terjadilah glaukoma. Jika kerusakan tersebut terus terjadi, maka terjadilah kebutaan.

Demikian penjelasan yang dapat kami sampaikan seputar Pengobatan Glaukoma. Semoga bermanfaat.

1 Komentar