Sukses

Disfungsi ereksi akibat banyak pikiran
11 Feb 2019, 21:32 WIB
Pria, 37 tahun.

Selamat siang dok, langsung saja saya mau tanya, saya udah menikah dengan anak 2 umur terkecil 1,5 th.. akhir akhir ini mr p saya loyo padahal beberapa waktu yang lalu normal normal saja. Saya jadi malu sama istri, memang akhir akhir ini saya banyak pekerjaan yang menuntut pikiran yang cukup dan ada kecemasan berlebih karena memikirkan suatu hal yang sebenarnya tidak terlalu penting. Untuk itu saya mohon saran kiranya adakah obat yang cocok untuk mengembalikan seperti sedia kala. Demikian terima kasih

Terima kasih telah bertanya seputar disfungsi ereksi akibat banyak pikiran menggunakan fitur Tanya Dokter.

 

Sejak kapan keluhan dirasakan? Jika yang Anda maksud sulit atau tidak dapat ereksi, maka mungkin Anda mengalami disfungsi ereksi. Gangguan ereksi dapat disebabkan oleh banyak hal, diantaranya adalah:

Kelainan pembuluh darah

Kelainan persarafan

Obat-obatan

Kelainan pada penis

dan Masalah psikis, yang mempengaruhi gairah seksual.

Agar bisa tegak, penis memerlukan aliran darah yang cukup. Karena itu gangguan aliran darah dapat menyebabkan gangguan ereksi. Kerusakan saraf akibat diabetes melitus, alkohol, obat-obatan, juga dapat menjadi penyebab disfungsi ereksi. Bahan kimiawi rokok juga mempengaruhi aliran darah, sehingga dapat juga berkontribusi pada gangguan ereksi ini. Sekitar 25% kasus impotensi disebabkan oleh obat-obatan yaitu jenis obat antihipertensi, anti depresi, anti psikosis, obat penenang, simetidin, dan litium.

Dari keluhan anda, sepertinya gejala sangat dipengaruhi oleh keadaan Psikis, seperti depresi, kecemasan, stres, perasaan bersalah, perasaan takut akan keintiman, dll yang menyumbang porsi cukup besar penyebab dari gangguan ereksi. Diperlukan evaluasi lengkap dengan tambahan pemeriksaan penunjang yang dibutuhkan sesuai kecurigaan penyebab. Nutrisi yang dapat membantu mengatasi gangguan ereksi Anda adalah zinc dan kalsium. Jangan minum sembarang obat kuat tanpa pengawasan dokter guna menghindari efek samping yang dapat merugikan kesehatan tubuh.

Untuk melakukan pengobatan diharuslah terlebih dahulu dicari apa penyebabnya. Pada kasus disfungsi ereksi (DE) karena gangguan organis (gangguan fisik/anatomis), terapi yang dilakukan umumnya adalah pembedahan atau obat-obatan.

Untuk DE yang disebabkan karena gangguan psikologis (yang terutama banyak terjadi), pada umumnya tidak diperlukan pembedahan. Untuk mengatasinya terutama haruslah dicari apa faktor pencetusnya (stress, kelelahan, pasangan yang menuntuk, narkotika, dll). Setelah didapatkan faktor pencetus, barulah diperbaiki dan dibantu dengan alat atau obat. Tanpa mengetahui apa penyebabnya, kasus DE akan berulang lagi meskipun sudah sembuh (dengan bantuan alat ataupun obat). Disfungsi ereksi karena faktor psikis memiliki angka kesembuhan yang baik apabila ditatalaksana secara adekuat. Oleh karena itu, sebaiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter spesialis urologi atau andrologi untuk melakukan pemeriksaan agar diketahui penyebab yang mendasarinya serta dapat dilakukan terapi yang sesuai.

 

Demikian yang dapat kami sampaikan mengenai disfungsi ereksi akibat banyak pikiran. Semoga bermanfaat. Salam

 

0 Komentar

Belum ada komentar