Sukses

Anak 10 Bulan Belum Bisa Merangkak

11 Feb 2019, 21:28 WIB
Pria, 21 tahun.

Selamat malam dok, saya mau nanya Anak saya usianya sudah mau 10 bulan tapi giginya baru tumbuh 1 dan dia juga belum bisa merangkak itu kenapa ya dok

Terima kasih telah menggunakan fitur Tanya Dokter untuk menanyakan mengenai Anak 10 Bulan Belum Bisa Merangkak.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan.

 

Pada usia 8-10 bulan, anak anda seharusnya sudah  dapat melakukan berbagai hal berikut:

  • Duduk (sikap tripod-sendiri)
  • Belajar berdiri, kedua kakinya menyangga sebagian berat badan
  • Merangkak meraih mainan atau mendekati seseorang
  • Memindahkan benda dari satu tangan ke tangan lainnya
  • Memungut 2 benda, masing-masing tangan memegang 1 benda bersamaan.
  • Memungut benda sebesar kacang dengan cara meraup
  • Bersuara tanpa arti, mamama, bababa, dadada, tatata
  • Mencari mainan / benda yang dijatuhkan
  • Bermain tepuk tangan / cilukba
  • Bergembira dengan melempar benda
  • Makan kue sendiri.

Anda mengatakan bahwa saat ini anak anda belum bisa merangkak dan duduk sendiri. Bagaimana dengan aspek perkembangan lain?

Anda dapat mengejar perkembangan gerak kasar anak anda dengan melakukan berbagai metoda stimulasi perkembangan anak. Stimulasi gerak kasar yang diberikan pada usia 8-10 bulan adalah:

1. Merangkak

Letakkan sebuah mainan di luar jangkauan bayi, usahakan agar ia mau merangkak ke arah mainan dengan menggunakan kedua tangan dan lututnya.

2. Menarik ke posisi berdiri

Dudukkan bayi di tempat tidur, kemudian tarik bayi ke posisi berdiri. Selanjutnya, lakukan hal tersebut di atas meja, kursi atau tempat lainnya.

3. Berjalan berpegangan

Ketika bayi telah mampu berdiri, letakkan mainan yang disukainya di depan bayi dan jangan terlalu jauh. Buat agar bayi mau berjalan berpegangan pads ranjangnya atau perabot rumah tangga untuk mencapai mainan tersebut.

4. Berjalan dengan bantuan

Pegang kedua tangan bayi dan bust agar ia mau melangkah.

Mulailah menerapkan berbagai stimulasi di atas untuk merangsang  gerak kasar anak anda. Dalam prosesnya anda dapat dibantu oleh suami, ibu, pengasuh dan semua orang lain yang sering berinteraksi dengan anak anda. Selain itu anda juga dapat berkonsultasi dengan dokter spealis anak jika memang anak anda belum dapat mengejar keterlambatan perkembangannya tersebut.

Memang kecepatan pertumbuhan gigi antara anak yang satu dengan anak lainnya belum tentu sama. Ada yang tumbuh lebih cepat tapi ada juga yang lebih lama. Hal tersebut adalah variasi normal dan tidak perlu dikhawatirkan.

Meski demikian, memang ada faktor-faktor yang mempengaruhi kecepatan pertumbuhan gigi anak. Proses pembentukan gigi sudah dimulai saat anak masih dalam kandungan ibu, kira-kira saat janin berusia 4 bulan. Kemungkinan gigi susu tumbuh lebih lambat dari yang semestinya lebih besar pada anak yang lahir prematur atau berat badan bayi lahir kurang, karena proses pertumbuhan dan perkembangannya secara umum belum sempurna termasuk juga giginya.

Adapun yang harus diperhatikan adalah Ciri-ciri anak tumbuh gigi, yaitu :

-Gusi pada tempat gigi tersebut tumbuh terdapat sedikit luka, kemerahan dan keras.

-Salah satu pipi tampak kemerahan.

-Terjadi peningkatan jumlah air liur.

-Sering menggigit dan mengunyah benda-benda.

-Menjadi lebih rewel dari biasanya.

Keadaan anak Anda masih dalam batas normal. Namun apabila sampai usia 18 bulan anak Anda belum tumbuh gigi, harus dibawa ke dokter gigi untuk dilakukan pemeriksaan langsung dan rontgen panoramic. Kemudian untuk membantu merangsang anak tumbuh gigi, bisa dilakukan hal berikut :

1. Perhatikan Aturan Pemberian Makan pada Bayi

Perhatikan aturan pemberian makanan pada bayi. Baik dari segi kandungan gizi maupun tahapan pemberian makanan dari cair ke padat. Tujuannya, agar kebutuhan nutrisi anak dapat terpenuhi. Sebab, selain berguna untuk tumbuh kembang, juga merangsang pertumbuhan gigi dari dalam.

Pertumbuhan gigi susu juga bisa dirangsang dengan pemberian vitamin sesuai anjuran dokter. Ada zat yang dapat memperkuat gigi bayi, menjaga dan mencegah kerusakan gigi, yaitu zat fluor. Zat ini bisa diberikan pada ibu hamil sampai bayi lahir hingga berusia 10 tahun.

2. Beri Mainan Gigit

Biasanya, ketika akan erupsi (muncul atau tumbuh) gigi, si bayi lebih banyak mengeluarkan air liur dan maunya menggigit-gigit sesuatu akibat rasa gatal pada gigi. Dengan menggigit, juga dapat mempercepat keluarnya gigi. Berikan biskuit khusus yang agak keras atau mainan gigit dari bahan plastik yang aman buat bayi.

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan mengenai Anak 10 Bulan Belum Bisa Merangkak. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar