Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Seputar Teratozoospermia
10 Feb 2019, 17:55 WIB
Wanita, 23 tahun.

Selamat sore dok,,saya kemarin kan habis periksa analisa sperma suami saya,,dan hasilnya itu untuk morfologi,untuk normal 2%,>=4,,abnormal 98%,,dan hasil kesimpulan spermatologi adl Teratozoospermia,,untuk hasil seperti itu apa saya bisa mempunyai peluang untuk hamil?ūüėĘ

Terima kasih telah bertanya seputar Seputar Teratozoospermia menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter.com

Kami mengerti kekhawatiran Anda. Izinkan kami menjelaskan terlebih dahulu mengenai teratozoospermia.

Teratozoospermia dalam dunia medis digunakan untuk menandakan adanya gangguan infertilitas atau kesuburan akibat dari abnormallitas bentuk sperma. Bila terlalu banyak bentuk sperma yang abnormal maka terjadilah kondisi gangguan kesuburan. Bentuk sperma yang abnormal tidak dapat membuahi sel telur karena fungsinya yang tidak sempurna.

Kondisi gangguan kesuburan pada pria lebih banyak faktor penyebabnya dibandingkan dengan wanita. Permasalahannya adalah terapi medis untuk teratozoospermia sebagian besar tidak berhasil dengan baik karena terlalu banyak faktor eksternal. Belum ada sampai saat ini terapi yang cukup efektif guna memperbaiki bentuk sperma atau meningkatkan jumlah sperma dengan morfologi normal.

Gangguan pada jumlah sperma dan kualitas sperma dapat terjadi akibat:

-Kelelahan

-Tidur yang kurang

-Kegemukan

-Kebiasaan merokok dan minum minuman keras

-Faktor psikologi : stress berkepanjangan, panik, depresi

-Faktor lingkungan (radiasi atau bekerja di lingkungan yang tinggi cemarannya, seperti kawasan industri)

-Suhu di sekitar testis yang terlalu panas, misalnya pada orang yang bekerja terus-menerus di dekat panas seperti supir atau juru masak, atau memakai celana yang terlalu ketat juga bisa mengganggu kesehatan testis

-Ketidakseimbangan hormon testosteron

-Varicocele (pembesaran pembuluh darah vena di buah zakar)Infeksi saluran reproduksi

-Kelainan kromosom

Bagi mereka dengan kondisi teratozoospermia terutama yang parah, maka pada umumnya pasangan dianjurkan untuk melalukan ICSI (Intra Cytoplasmic Sperm Injection)atau bayi tabung dimana metode ini akan mempertemukan 1 sel telur dan 1sel sperma untuk menjadi embrio. Embrio yang sudah terbentuk dapat dimasukkan ke dalam rahim sehingga terjadilah kehamilan. Program ini disebut juga dengan nama program bayi tabung.

Metode ini sudah terbukti cukup efektif untuk terapi infertilisasi karena gangguan dari spermatozoa. Kami sarankan agar Anda mengunjungi dokter spesialis Andrologi untuk penanganan lebih lanjut.

Demikian informasi seputar Seputar Teratozoospermia yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,                   

0 Komentar

Belum ada komentar