Sukses

Hasil Rontgen
16 Jan 2019, 12:31 WIB
Pria, 48 tahun.

Dok mau tanya hasil scan unstable lumboscfal dengan scoliosis lumbales dan spondylolistesis VL3 ke anterior terhadap vl 4 grade L. Spondy lumbales

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Skoliosis adalah tulang belakang yang membengkok ke samping. Skoliosis dapat terjadi di sepanjang tulang belakang, di bagian leher (cervical), punggung (torakal), atau pinggang (lumbal). Skoliosis toraka merupakan jenis yang paling banyak ditemukan. Skoliosis sebagian besar mulai disadari pada usia remaja dan terkadang disertai keluhan seperti nyeri punggung atau pegal yang tidak kunjung hilang ataupun tidak memiliki keluhan sama sekali.

Skoliosis sering menimbukan keluhan nyeri terutama bila duduk atau berdiri terlalu lama, hal ini disebabkan oleh ketidakseimbangan struktur dan kerja otot, persendian kaku, atau terjepitnya syaraf.

Derajat skoliosis dapat diketahui dengan pemeriksaan fisik dan X-Ray berbagai posisi sesuai rekomendasi Dokter. Pilihan terapi akan sangat tergantung derajat skoliosis yang terjadi. Apabila cukup ringan (kurang dari 25 derajat), maka observasi saja cukup. Fisioterapi dan perbaikan postur tubuh juga dapat membantu mencegah skoliosis bertambah buruk.

Pada keadaan normal tulang belakang tersusun bertumbuk satu sama lainnya dalam satu garis lurus. Pada istilah spondylolisthesis, salah satu ruas tulang belakang bergeser dari tempatnya sehingga mencederai jaringan dan saraf di sekitarnya. Hal ini menimbulkan rasa nyeri dan tidak nyaman pada daerah leher, punggung atas, punggung bawah, tergantung lokasi tulang yang terkena.

Gejala yang dirasakan adalah nyeri di daerah punggung bawah, pinggul dan bokong. Nyeri dirasakan memburuk jika pada posisi berdiri atau menekukkan tubuh ke belakang dan lebih terasa tidak nyaman apabila memposisikan tubuh condong ke depan. Rasa tegang dan kejang otot juga merupakan gejala yang sering dikeluhkan penderita spondylolisthesis. Dalam kondisi tertentu, dimana terdapat keterlibatan saraf maka penderita akan merasakan kesemutan, rasa kebas, dan kelemahan otot. Pada beberapa kasus juga terdapat keluhan buang air besar dan buang air kecil.

Untuk penjelasan lengkap mengenai penyakit yang anda derita, sebaiknya anda diskusikan dengan dokter yang menangani anda, karena membutuhkan data tambahan seperti anamnesis dan pemeriksaan fisis terhadap anda. Begitu juga dengan pengobatannya.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar