Sukses

Belum Haid Setelah Kuret
16 Jan 2019, 06:15 WIB
Wanita, 22 tahun.

Gini dok, kan tgl 11 Desember saya keguguran, lalu dilakukan tindakan kuret. Pendarahan paska kuret hanya berlangsung kurang dari 2 minggu dengan sedikit gumpalan yg keluar. Lalu tgl 11 Januari kemarin saya kembali chek USG. Hasil USG kata dokternya sudah normal rahimnya, saya ga paham juga baca hasil USG. Pertanyaannya, kenapa sudah hampir 5 minggu paska kuret saya belum dapat haid? Saya belum pernah hubungan badan lagi paska kuret sampai saat ini. Apakah saya masih hamil? Atau ada yg salah dengan rahim saya? Bagaimana caranya biar saya haid kembali? Saya cuma disuruh dokternya nunggu haid aja sama dikasih vitamin penyubur rahim dan obat keputihan. Masalahnya saya gamau hubungan badan dulu sampai haid saya benar2 kembali. Terimakasih dok.

Terima kasih telah bertanya seputar Belum Haid Setelah Kuret menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter.com

Kami turut prihatin atas kejadian yang menimpa Ibu dan memahami kekhawatiran Ibu.

 

Kami mengerti kekhawatiran Anda. Kuret sering kali dialami oleh ibu hamil yang mengalami keguguran namun perlu anda tahu bahwa kuret sangat berdampak pada kesehatan. Salah satu dampak yang harus dapat dijaga pasca kuret adalah kesuburan ibu hamil tersebut. Dalam istilah kedokteran, kuret dikenal dengan istilah dilatasi atau kuretasi dimana terjadinya tindakan pembedahan berupa pembersihan di dalam dinding rahim, sedangkan bagian yang dikuret yaitu lapisan yang menebal dikarenakan pembuahan ovum yang menjadi bantalan untuk janin atau dikenal dengan endometrium.

Pasca kuret seringkali berdampak pada kesehatan wanita, meskipun dampaknya berbeda-beda. Pada beberapa wanita sering kali mengalami gangguan siklus datang bulan. Pada prinsipnya setelah tindakan kuret, normalnya tubuh akan mengalami produksi hormon esterogen dan juga progesteron yang dapat membuat wanita mengalami siklus datang bulan seperti biasanya. Meskipun demikian kesuburan akan mengalami pemulihan minimal sekitar dua minggu setelah dikuret. Adapula yang tidak mengalami datang bulan pasca terjadinya kuret. Siklus datang bulan setelah kuret dapat terjadi perubahan menjadi tidak teratur bahkan tidak sama sekali mengalami datang bulan. Pada beberapa kondisi pasien terkadang dokter akan memberikan hormon (setelah dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu) untuk memicu terjadinya datang bulan pasca kuret atau melakukan serangkaian test yang berhubungan dengan pemeriksaan hormon untuk mengetahui hubungan hormon dengan kesuburan pada pasien tersebut.

Apabila pasien yang telah melakukan kuret dan mengalami masalah dengan datang bulan sering kali berpengaruh pada kesuburan, hal ini dikarenakan adanya siklus normal dalam pembentukan sel telur yang ideal antara 21 sampai 35 hari. Apabila siklus mentruasi normal maka dapat dengan mudah menentukan masa subur untuk kembali merencanakan kehamilan. Berbanding terbalik dengan pasien pasca kuret yang siklus datang bulan tidak teratur bahkan tidak sama sekali. Meskipun dianggap aman melakukan kuret akan tetapi dalam melakukan prosesnya harus sesuai dengan prosedur dan indikasi yang seharusnya. Sehingga mengurangi kondisi yang buruk, seperti gangguan siklus datang bulan yang berlanjut akan menyebabkan terjadinya asherman’s syndrome dimana terbentuknya perlengketan atau adhesi intrauterine yang umumnya disebabkan oleh luka yang akan berkembang pasca operasi rahim. Pada pasien yang menderita gangguan ini seringkali mengalami pengurangan siklus haid, terjadinya peningkatan rahim dan kejang perut, bahkan mengalami tidak adanya datang bulan sebelum waktunya (amenorrhea) bahkan yang lebih parah akan mengalami kemandulan atau masalah kesuburan (infertilitas).

Pada umumnya rahim yang normal setelah melakukan operasi kuret berkisar antara 3-4 minggu, sedangkan untuk mengetahui kondisi rahim yang normal maka dapat diperhatikan dalam siklus datang bulan dan juga pendarahan yang semakin lama semakin sedikit dari pertama kalinya atau dapat juga memastikan menggunakan pemeriksaan menggunakan alat USG. Anda jangan terburu-buru menyimpulkan bahwa tidak datang haid akan menyebabkan gangguan hormon, anda dapat menggunakan test pack ketika tidak mengalami datang bulan setelah dua bulan pasca kuret. Salah satu kemungkinan yang terjadi adalah terjadinya kehamilan. Selain itu bagi anda yang ingin melancarkan haid untuk menunjang kesuburan sebaiknya memperbaiki asupan gizi dan juga menghindari stres. Dengan pikiran yang tenang dan juga menghindari stres maka akan membuat kondisi tubuh menjadi seimbang dan memicu hormon pengatur siklus mentruasi normal kembali. Oleh karena itu kondisi kesehatan pasien yang telah melakukan kuret akan berbeda beda, tidak semuanya akan berimbas pada gangguan kesuburan. Gangguan kesuburan dapat ditandai dengan adanya menstruasi yang tidak teratur.

Umumnya setelah satu minggu dari kuretase, darah sudah tidak ada lagi. Jika tidak terjadi komplikasi, umumnya kesuburan akan kembali normal. Jika sudah mendapat haid lagi berarti fungsi organ reproduksi sudah kembali normal dan sudah boleh berhubungan seksual dan dapat hamil lagi.

Untuk memulai program hamil, Anda dapa berkonsultasi dengan dokter spesialis kandungan dan kebidanan serta melakukan berbagai pemeriksaan baik dari pihak Anda maupun suami Anda. Pemeriksaan USG untuk Anda, serta analisa sperma untuk suami Anda merupakan pemeriksaan standar yang biasanya akan dilakukan. 

Demikian informasi seputar  Belum Haid Setelah Kuret yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,  

0 Komentar

Belum ada komentar