Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

Verifikasi UmurStop Disini

Gangguan Ereksi
15 Jan 2019, 12:53 WIB
Pria, 26 tahun.

hallo dok saya pengantin baru dok, biasanya kalo saya ML biasa2 saja tapi ahir2 ini knpa ereksi saya bermasalah dok? awal mulanya saya ML enak2 saja trus istri mntak ganti posisi waktu mau saya masuk,kan penis saya malah mengecil dok, itu knpa dok?

dr. Atika

Dijawab Oleh:

dr. Atika

Terima kasih karena Anda telah menggunakan fasilitas e-konsultasi dari KlikDokter.com

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Kami menyarankan agar Anda tidak langsung berpikir bahwa telah ada gangguan kesehatan yang terjadi. Orang yang baru saja menikah memang terkadang mengalami kesulitan dalam memulai maupun mempertahankan ereksinya. Itu merupakan hal yang wajar dialami oleh orang yang baru menikah. Mungkin perlu juga didalami faktor-faktor lain yang bisa menyebabkan penis kehilangan ereksinya, misalnya pasca orgasme (sudah mencapai puncak kepuasan seksual), kecemasan/ kekhawatiran, ketidaknyamanan psikologis, kelelahan, hingga suhu udara yang terlalu dingin. Hal itu akan menyebabkan sulit ereksi.

Bila kondisi tersebut berlangsung sangat lama dan tidak membaik, ada baiknya bila Anda mengunjungi dokter urologi untuk diperiksa secara langsung. 

Sekedar untuk pengetahuan Anda, berikut kami jelaskan seputar Disfungsi Ereksi.

Disfungsi ereksi (DE) merupakan salah satu jenis gangguan seksual pada pria. Secara definisi DE adalah kurangnya kemampuan dalam mempertahankan proses ereksi untuk melakukan aktivitas seksual dengan baik. Gangguan ereksi dapat disebabkan banyak hal, diantaranya adalah :

Kelainan pembuluh darah

Kelainan persarafan

Obat-obatan

Kelainan pada penis

Masalah psikis yang mempengaruhi gairah seksual.

Agar bisa tegak, penis memerlukan aliran darah yang cukup. Karena itu gangguan aliran darah dapat menyebabkan gangguan ereksi.

Kerusakan saraf akibat diabetes melitus, alkohol, obat-obatan, juga dapat menjadi penyebab disfungsi ereksi.

Bahan kimiawi rokok juga mempengaruhi aliran darah, sehingga dapat juga berkontribusi pada gangguan ereksi ini.

Sekitar 25% kasus impotensi disebabkan oleh obat-obatan yaitu jenis obat antihipertensi, anti depresi, anti psikosis, obat penenang, simetidin, dan litium. 

Psikis seperti depresi, kecemasan, stres, perasaan bersalah, perasaan takut akan keintiman, dll juga menyumbang cukup besar penyebab dari gangguan ereksi. Diperlukan evaluasi lengkap dengan tambahan pemeriksaan penunjang yang dibutuhkan sesuai kecurigaan penyebab. Nutrisi yang dapat membantu mengatasi gangguan ereksi Anda adalah zinc dan kalsium. Jangan minum sembarang obat kuat tanpa pengawasan dokter guna menghindari efek samping yang dapat merugikan kesehatan tubuh.

Untuk melakukan pengobatan diharuslah terlebih dahulu dicari apa penyebabnya. Pada kasus disfungsi ereksi (DE) karena gangguan organis (gangguan fisik/anatomis), terapi yang dilakukan umumnya adalah pembedahan atau obat-obatan.

Untuk DE yang disebabkan karena gangguan psikologis (yang terutama banyak terjadi), pada umumnya tidak diperlukan pembedahan. Untuk mengatasinya terutama haruslah dicari apa faktor pencetusnya (stress, kelelahan, pasangan yang menuntuk, narkotika, dll). Setelah didapatkan faktor pencetus, barulah diperbaiki dan dibantu dengan alat atau obat. Tanpa mengetahui apa penyebabnya, kasus DE akan berulang lagi meskipun sudah sembuh (dengan bantuan alat ataupun obat). Disfungsi ereksi karena faktor psikis memiliki angka kesembuhan yang baik apabila ditatalaksana secara adekuat. 

Demikian informasi yang dapat kami berikan,

 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar