Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Penis Sulit Ereksi
14 Jan 2019, 12:29 WIB
Pria, 51 tahun.

Mohon soluysinya Dok.. Saya pernah mengoleskan teh celup 1 bks dikasi air panas kemudian disimpan sekitar 1 jam kemudian dioleskan ke Kemaluan dngan harapan bisa tahan lama saat berhubungan intim.. dan ternyata malah membuat penis saya tidak mau berdiri sampai sekarang.. Mohon Dok apa Solusinya... Makasih..

Terima kasih telah bertanya tentang Penis Sulit Ereksi melalui fitur Tanya Dokter

Jika yang Anda maksud sulit atau tidak dapat ereksi maka mungkin Anda mengalami disfungsi ereksi.

Gangguan ereksi dapat disebabkan banyak hal, diantaranya adalah :

  1. Kelainan pembuluh darah
  2. Kelainan persarafan
  3. Obat-obatan
  4. Kelainan pada penis
  5. Masalah psikis yang mempengaruhi gairah seksual.

Agar bisa tegak, penis memerlukan aliran darah yang cukup. Karena itu gangguan aliran darah dapat menyebabkan gangguan ereksi. Kerusakan saraf akibat diabetes melitus, alkohol, obat-obatan, juga dapat menjadi penyebab disfungsi ereksi.

Bahan kimiawi rokok juga mempengaruhi aliran darah, sehingga dapat juga berkontribusi pada gangguan ereksi ini. Sekitar 25% kasus impotensi disebabkan oleh obat-obatan yaitu jenis obat antihipertensi, anti depresi, anti psikosis, obat penenang, simetidin, dan litium.

Psikis seperti depresi, kecemasan, stres, perasaan bersalah, perasaan takut akan keintiman, dll juga menyumbang cukup besar penyebab dari gangguan ereksi. Bisa jadi juga ambang batas rangsang Anda meningkat sehubungan dengan frekuensi masturbasi.

Untuk melakukan pengobatan diharuslah terlebih dahulu dicari apa penyebabnya. Pada kasus disfungsi ereksi (DE) karena gangguan organis (gangguan fisik/anatomis), terapi yang dilakukan umumnya adalah pembedahan atau obat-obatan.Untuk DE yang disebabkan karena gangguan psikologis (yang terutama banyak terjadi), pada umumnya tidak diperlukan pembedahan. Untuk mengatasinya terutama haruslah dicari apa faktor pencetusnya (bukan hanya sering onani, pencetus lainnya meliputi stress, kelelahan, pasangan yang menuntuk, narkotika, dll).Setelah didapatkan faktor pencetus, barulah diperbaiki dan dibantu dengan alat atau obat. Tanpa mengetahui apa penyebabnya, kasus DE akan berulang lagi meskipun sudah sembuh (dengan bantuan alat ataupun obat).

Sebaiknya Anda berkonsultasi ke dokter spesialis urologi atau andrologi untuk melakukan pemeriksaan agar diketahui penyebab yang mendasarinya serta dapat dilakukan terapi yang sesuai.

Demikian penjelasan yang dapat kami sampaikan terkait Penis Sulit Ereksi. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar