Sukses

Beruntusan
10 Jan 2019, 15:09 WIB
Wanita, 20 tahun.

Slmt malam dok, mau tanya awalnya saya ada jerawat kecil2 dijidat, saya sudah memakai berbagai macam obat dan facial wash khusus jerawat namun udah 1 bulan tidak ada perubahan, pernah pakai obat apotik yg kandungannya benzoil peroxide kulit hanya terbakar dan mengelupas namun beruntusan tidak kunjung sembuh. Mohon solusinya dok, terimakasih

dr. Adeline Jaclyn

Dijawab Oleh:

dr. Adeline Jaclyn

Terima kasih telah bertanya melalui fitur Tanya Dokter di KlikDokter. 

 

Kami memahami kekhawatiran Anda.   

Penyebab pasti bruntusan yang disebabkan oleh jerawat memang belum diketahui, namun ada berbagai faktor yang diketahui berkaitan dengan penyakit ini:

  • Stress
  • Faktor hormonal. Salah satu faktor penting yang menyebabkan timbulnya komedo dan jerawat adalah meningkatnya produksi hormon testosteron, yang dimiliki oleh tubuh pria maupun wanita. Hormon testosteron yang terdapat dalam tubuh pria maupun wanita memicu timbulnya jerawat dengan merangsang kelenjar minyak (sebaceous gland) untuk memproduksi minyak kulit (sebum) secara berlebihan.
  • Kelenjar minyak yang terlalu aktif
  • Keturunan dari orangtua
  • Bakteri di pori-pori kulit

Pengobatan jerawat juga perlu memperhatikan faktor-faktor di atas. Jerawat dapat timbul kembali jika faktor-faktor di atas tidak dapat dikontrol dengan baik. Selain pengobatannya memang membutuhkan kesabaran, juga memerlukan pengendalian dari pola makan, kebiasaan membersihkan wajah, pengendalian stress dan sebagainya.

Pengaruh makanan terhadap jerawat ini memang masih banyak diperdebatkan dan seringkali ditemukan hasilnya individual, namun, jika setelah dicoba dalam jangka waktu tertentu memberikan hasil yang terbaik, maka sebaiknya diet rendah lemak, rendah karbohidrat dan konsumsi produk susu yang terkontrol harus dipertahankan.

Konsumsi makanan rendah karbohidrat dapat mempengaruhi kontrol hormonal pada jerawat sehingga jerawat dapat membaik. Kadar gula dalam darah yang terkontrol dapat memperbaiki kondisi berjerawat. Selain itu, produk susu dan juga makanan berlemak sebaiknya juga dihindari. Makanan-makanan ini dapat menyebabkan terjadinya peningkatan minyak dalam kelenjar sebasea kulit sehingga memicu terjadinya jerawat.

Kulit berminyak bisa dimiliki oleh semua perempuan dari usia muda hingga lanjut. Aktivitas kelenjar minyak (sebum) yang berlebihan adalah penyebab utamanya. Tak heran kulit berminyak mudah dikenali dengan terlihatnya permukaan kulit yang cenderung mengilap. Mengubah pola asupan nutrisi sehari-hari dapat mengatasi masalah kulit berminyak.

Hindari Makanan Berlemak

Makanan berlemak dan makanan yang digoreng sebaiknya tidak dikonsumsi terlalu banyak karena dapat meningkatkan produksi minyak di kulit. Konsumsilah makanan segar yang rendah lemak trans dan lemak jenuh. Pilih yoghurt tanpa lemak ketimbang yoghurt manis yang ditambahi susu. Olahan ikan atau unggas tanpa kulit (yang tidak digoreng) juga baik untuk disantap ketimbang ayam goreng.

Hindari Makanan Pedas

Pernahkah Anda merasa bahwa setelah mengonsumsi makanan pedas, kulit wajah jadi cenderung mengilap? Hal ini disebabkan karena makanan pedas mampu meningkatkan produksi minyak pada wajah (selain keringat). Oleh sebab itu, hindari makanan yang diolah terlalu pedas atau terlalu berbumbu.

Makanan Lainnya Pencegah Kulit Berminyak

Jeruk

Jeruk memiliki serat tinggi dan air yang membuatnya dapat dicerna dengan mudah. Selain itu, kandungan vitamin C-nya menjadi antioksidan yang mampu meningkatkan daya tahan sistem tubuh. Konsumsilag jeruk atau jus jeruk tanpa gula untuk memaksimalkan kesehatan kulit.

Air putih

Minum air cukup dapat menghidrasi tubuh dan membuat kulit terlihat sehat. Ganti minum-minuman manis dan bersoda dengan air putih. Teh hijau tanpa gula yang kaya akan antioksidan juga dapat melindungi kulit dari kerusakan.

Selain makanan-makanan di atas, Anda juga bisa mengonsumsi suplemen agar kulit tetap lembap dan elastis. Pilihlah suplemen penunjang kulit yang mengandung astaxanthin, vitamin C & E karena dapat memperbaiki struktur kolagen pada kulit yang rusak serta menutrisi kulit.

Pengobatan jerawat didasarkan dengan cara mengurangi produksi minyak, melawan infeksi bakteri, mempercepat pergantian sel kulit dan mengurangi peradangan. Cucilah muka dengan sabun muka khusus untuk jerawat atau dengan sabun bayi setidaknya 2 kali sehari, terutama setelah beraktivitas atau berkeringat.

Bila keluhan sangat menganggu Anda, sebaiknya konsultasikan langsung ke dokter spesialis kulit dan kelamin.

Demikianlah jawaban yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat. 

 

Salam sehat.

0 Komentar

Belum ada komentar