Sukses

Penanganan Batu Ginjal

06 Jan 2019, 14:55 WIB
Wanita, 31 tahun.

Dok kenapa badan terasa demam setelah batu ginjal keluar, terimah kasih..

Terima kasih telah bertanya tentang penyebab demam pada penderita batu ginjal menggunakan layanan Tanya Dokter Klikdokter

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Untuk menjawab pertanya yang Anda ajukan, terdapat beberapa pertanyaan yang hendak kami tanyakan. Apakah ada keluhan nyeri buang air kecil saat ini? Apakah terdapat keluhan lain seperti nyeri pinggang? Apakah terdapat keluhan seperti batuk, sesak atau gejala lain yang belum Anda sampaikan? 

Penyebab demam pada kasus Anda cukup bervariasi, bisa karena adanya infeksi pada saluran kencing, dehidrasi atau kekurangan cairan atau ada infeksi pada bagian lain yang tidak berhubungan dengan organ saluran kemih. Izinkan, kami akan sedikit menjelaskan mengenai Batu ginjal.

Batu saluran kemih merupakan massa keras yang terbentuk dari pengendapan kristal yang ada di urin. Batu ini paling sering terbentuk didalam ginjal atau ureter (saluran kemih yang menghubungkan antara ginjal dengan kandung kemih). Namun dapat juga terbentuk dalam kandung kemih ataupun uretra (saluran yang menghubungkan antara kandung kemih dan alat kelamin). Berikut akan lebih dibicarakan tentang batu ginjal.

Batu ginjal dapat berukuran dari sekecil pasir hingga sebesar buah anggur. Kebanyakan dari batu ginjal yang terbentuk keluar bersama dengan urin tanpa menimbulkan keluhan. Jika batu ginjal berukuran besar (lebih dari 2-3 mm), barulah dapat menimbulkan keluhan karena tersumbatnya saluran kemih.

Pada batu yang masih berukuran kecil dapat tidak memberikan gejala. Bahkan terkadang batu keluar sendiri saat buang air kecil yang sering terlihat sebagai kencing berpasir. Namun, pada batu yang berukuran lebih besar, maka dapat memberikan keluhan seperti dibawah ini :

Nyeri kolikNyeri yang disebabkan karena usaha untuk mengeluarkan batu, namun tersangkut di saluran kemih. Nyeri ini dirasakan sangat hebat dan hilang timbul.

Hematuria (ada darah di urin)Nyeri saat berkemih, terutama saat batu bergerakBuang air kecil sedikit, yang disebabkan tersumbatnya saluran kemih oleh batuMual dan muntahSekitar 90 % dari batu ginjal yang berukuran 4 mm dapat keluar dengan sendirinya melalui urin. Namun, kebanyakan batu berukuran lebih dari 6 mm memerlukan intervensi. Pada beberapa kasus, batu yang berukuran kecil yang tidak menimbulkan gejala, dapat diobservasi selama 30 hari untuk melihat apakah dapat keluar dengan sendirinya sebelum diputuskan untuk dilakukan intervensi bedah. Tindakan bedah yang cepat, perlu dilakukan pada pasien yang hanya mempunyai satu ginjal, nyeri yang sangat hebat, atau adanya ginjal yang terinfeksi yang pada akhirnya dapat menyebabkan kematian.

Penghilang rasa sakit

Obat penghilang rasa sakit yang paling cocok untuk nyeri karena batu ginjal adalah golongan narkotika seperti morfin, demerol, atau dilaudid. Namun standar saat ini untuk menghilangkan nyeri akut karena batu ginjal adalah penyuntikan ketorolak melalui pembuluh darah.

Intervensi bedah

Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy (ESWL), tehnik ini menggunakan getaran gelombang untuk memecahkan batu dari luar sehingga batu menjadi serpihan kecil yang pada akhirnya dapat keluar dengan sendirinya.Percutaneus nephrolithotomy atau pembedahan terbuka dapat dilakukan pada batu ginjal yang besar atau yang mengalami komplikasi atau untuk batu yang tidak berhasil dikeluarkan dengan cara ESWL.Sebagai tindakan pencegahan, yang dapat Anda lakukan:

Minum banyak air putih sehingga produksi urin dapat me jadi 2-2,5 liter per hariDiet rendah protein, nitrogen, dan garamHindari vitamin C berlebih, terutama yang berasal dari suplemenHindari mengonsumsi kalsium secara berlebihanKonsumsi obat seperti thiazides, potasium sitrat, magnesium sitrat, dan allopurinol tergantung dari jenis batunyaPengobatan yang tidak tepat dan tidak segera terhadap kasus batu ginjal hanya akan menghambat pengeluaran batu tersebut dari dalam dalam tubuh Anda dan menimbulkan sumbatan lebih lanjut terhadap aliran urin di saluran kemih. Lebih lanjut, batu tersebut dapat terinfeksi dan menimbulkan komplikasi yang lebih berbahaya bahkan hingga penurunan fungsi ginjal. Untuk itu, kami sarankan Anda berkonsultasi dan mendiskusikan kondisi kesehatan Anda dengan dokter spesialis urologi Anda. Dengan demikian dapat diketahui kondisi kesehatan Anda secara menyeluruh, besarnya batu dan pilihan terapi yang paling tepat untuk kondisi Anda. Kami tidak menganjurkan suatu pengobatan alternatif dengan ramuan tertentu yang belum memiliki bukti klinis melalui suatu penelitian yang diakui untuk mengatasi keluhan Anda.

 

Demikian informasi yang dapat disampaikan. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar