Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Miss V Perih Dan Infeksi Kelenjar Bartholin

26 Dec 2018, 05:06 WIB
Wanita, 20 tahun.

Dok mau tanya , barubaru ini ngalamin miss v perih saat pipis trus ada bintil seperti jerawat tapi warnanya sama dengan warna kulit. Kirakira itu kenapa ya dok? Cara penyembuhannya gimana?

Terima kasih telah bertanya seputar miss v perih dan infeksi kelenjar bartholin menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter.com

Keluhan Anda adalah vagina terasa perih saat pipis. Kapan saja keluhan ini dirasakan? Keluhan seperti ini biasanya termasuk dalam keluhan anyang-anyangan. Bagaimana dengan frekuensi buang air kecil Anda? Sejak kapan Anda mengalami keluhan ini?

Jka disebabkan karena iritasi ataupun infeksi dan jika Anda belum lama mengalami keluhan ini, Anda dapat mengatasinya dengan meningkatkan jumlah asupan air putih dan juga menjaga kebersihan vagina.

Kelenjar Bartholin merupakan 2 organ kecil di bawah kulit kelamin wanita. Kedua kelenjar ini terletak pada kedua sisi lipatan kulit kelamin (labia) yang mengelilingi vagina dan uretra. Umumnya, Anda tidak dapat meraba atau melihat kedua kelenjar ini.

Kelenjar Bartholin berfungsi memproduksi cairan yang melembapkan kelamin luar (vulva). Cairan ini keluar melalui 2 saluran yang terdapat di dekat mulut vagina. 

Apabila saluran kelenjar Bartholin tersumbat, cairan akan menumpuk di dalam kelenjar. Kondisi ini disebut dengan kista kelenjar Bartholin. Ukuran kista ini bervariasi dari sebesar kacang hijau hingga sebesar kelereng dan biasanya membesar secara perlahan. Bila saluran atau kelenjar Bartholin terinfeksi, kondisi ini disebut dengan abses kelenjar Bartholin.

Kista kelenjar Bartholin umumnya kecil dan tidak nyeri, seringkali menghilang tanpa terapi apapun. Namun, bila Anda merasakan gejala tertentu dan bila kista terinfeksi, diperlukan terapi.

Saluran kelenjar Bartholin dapat tersumbat bila ada infeksi, lendir yang kental atau pembengkakan, sehingga terjadi kista. Kista ini bisa membesar mendekati waktu haid atau setelah berhubungan seksual.

Bila kista Bartholin berukuran kecil, umumnya tidak bergejala. Namun, kista yang makin besar atau yang terinfeksi (abses) memiliki gejala.

Bila kista terinfeksi, kista tersebut dapat pecah dan akan menyembuh dengan sendirinya dalam 3-4 hari. Namun, bila kista sangat nyeri, sebaiknya dilakukan pembersihan oleh dokter. Antibiotik juga diperlukan untuk mengobati infeksi bukan dengan obat herbal.

Kista bartholin tidak memengaruhi kehamilan, namun saran kami, sebaiknya temui dokter kandungan atau dokter kulit kelamin agar dievaluasi penyebabnya dan mendapatkan pengobatan yang tepat. Kondisi ini tidak berbahaya namun tidak nyaman bagi penderitanya.

Demikian informasi seputar miss v perih dan infeksi kelenjar bartholin yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

#resikv #gunakanresikv

0 Komentar

Belum ada komentar