Sukses

Penyebab Dada Terasa Panas

18 Dec 2018, 13:47 WIB
Wanita, 19 tahun.

Permisi dok. Saya depi umur 19 thun. Saya ingin bertanya mengapa akhir2 ini dada saya suka terasa panas dan sakit dan ketika gejala itu saya seperti ingin bersendawa tpi tidak bisa dok. Kalo sudah bersendawa terkadang kondisi menjadi lebh baik. Ketika dada saya skit dan pans punggung saya jga terasa sakit dok dan ketika bersandar seperti ada yg menganjal. Terimakasih sebelumnya dok

Terima kasih telah mengajukan pertanyaan mengenai dada terasa panas melalui fitur Tanya Dokter. 

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Dada panas memiliki beberapa penyebab, bisa dari otot, tulang, jantung, paru dan lambung. Untuk menentukannya diperlukan pemeriksaan fisik langsung. Seberapa sering kakek Anda mengalaminya? Adakah gejala lain seperti batuk, penurunan berat badan, nyeri ulu hati, mual, muntah, rasa asam di tenggorokan? Sudahkah kakek Anda memeriksakan diri ke dokter? Apakah disertai dengan gejala sesak nafas? 

Penyebab utama keluhan dada panas adalah peningkatan asam lambung memang dapat juga menimbulkan gejala dada terasa panas atau perasaan sesak dan sensasi nyeri dada, hal ini biasanya disebabkan oleh GERD atau Gastro-esophageal reflux disease (refluks asam lambung ke kerongkongan). Faktor-faktor risiko yang mengakibatkan GERD termasuk kehamilan, obesitas, diet lemak tinggi, obat-obatan tertentu, stres, konsumsi tembakau atau alkohol dan sebagainya. Apakah kakek Anda memiliki riwayat penyakit Maag? 

Gejala GERD adalah perut yang mulas, rasa asam atau pahit di bagian belakang mulut atau tenggorokan, masalah menelan, mual, nyeri dada dari GERD dapat meniru serangan jantung, kembung, begah/sesak, dan banyak lainnya.

Pengobatan GERD meliputi banyak hal. Yang utama dan terpenting adalah perubahan gaya hidup:

Obesitas dan kelebihan berat badan meningkatkan GERD. Penurunan berat badan dapat mengurangi gejala GERD

Berhenti merokok

Pasien yang dianjurkan untuk makan dalam porsi kecil namun lebih sering.

Makanan terakhir hari harus diambil minimal 4 jam sebelum tidur. Berbaring segera setelah makan dapat memperburuk gejala GERD.

Hindari makanan dan minuman yang memicu asam lambung seperti alkohol, kopi, cokelat, tomat, makanan berlemak atau pedas.

Hindari pakaian ketat terutama di sekitar perut.Meninggikan ujung kepala saat tidur sekitar 20 cm dengan menempatkan irisan atau blok di bawah bantal akan membantu untuk mengurangi gejala GERD.

Namun, tentu ini bukanlah diagnosis pasti, hanyalah sebuah kemungkinan, karena diagnosis pasti hanya dapat ditegakkan oleh seorang dokter yang melakukan pemeriksaan langsung. Jika ada keluhan yang memburuk dan memerlukan perawatan, kami menganjurkan kakek Anda untuk berkonsultasi lebih lanjut kepada dokter spesialis Penyakit Dalam, berhubung masih ada beberapa penyebab keluhan dari dada terasa panas. 

Demikian informasi yang dapat kami berikan mengenai dada terasa panas. Semoga bermanfaat.

Salam sehat, 

    0 Komentar

    Belum ada komentar