Sukses

Imunisasi Sebelum Menikah
18 Dec 2018, 10:13 WIB
Wanita, 23 tahun.

Dok saya mau tanya saya kan sebelumnya udah pernah nikah. Terus skrang mau nikah lagi tp pas nikah yg pertama gak di imunisasi sebelum nikah.. apa yg sekarang hrus d imunisasi dulu atau gak usah.?

Terima kasih telah bertanya tentang Imunisasi Sebelum Menikah melalui fitur Tanya Dokter

Vaksin TT (Tetanus Toksoid) dianjurkan pada wanita terutama untuk mencegah terjadinya tetanus neonatorum (tetanus pada bayi) dan sebaiknya diberikan pada wanita yang tidak melengkapi 3 kali imunisasi dasar atau 10 tahun booster. Pemberian vaksin ini tidak bergantung dengan kondisi keperawanan. Jika seorang wanita memiliki rencana untuk memiliki anak maka sebaiknya mendapatkan vaksin ini sebelum menikah atau pada saat kehamilan.

Selain itu, banyak yang harus dipersiapkan di dalam pernikahan, di dalam segi kesehatan yang dapat dilakukan adalah memeriksakan kesehatan masing-masing individu dengan pemeriksaan pra nikah. Hal ini tidak wajib dilakukan namun dianjurkan bagi pasangan yang akan menikah.

Pemeriksaan pra nikah meliputi beberapa hal, diantaranya pemeriksaan darah rutin (HB, trombosit, analisa hemoglobin, leukosit), golongan darah dan Rhesus, kencing rutin (urinalisa), hepatitis terutama hepatitis B & C, dan gula darah. Jika seorang perempuan (Reshus negatif) menikah dengan laki-laki (Rhesus positif), bayi pertamanya memiliki kemungkinan untuk ber-Rhesus negatif atau positif. Jika bayi mempunyai Rhesus negatif, tidak ada masalah. Tetapi, jika ia ber-Rhesus positif, masalah mungkin timbul pada kehamilan berikutnya. Bila ternyata kehamilan yang kedua merupakan janin yang ber-Rhesus positif, kehamilan ini berbahaya. Karena antibodi antirhesus dari ibu dapat memasuki sel darah merah janin.

Pemeriksaan pra nikah juga bisa menghindari adanya penularan penyakit yang ditularkan lewat hubungan seksual, seperti sifilis, gonorrhea, HIV, dan penyakit hepatitis.

Apabila wanita yang ingin segera memiliki anak, maka pemeriksaan dengan USG (Ultra Sonografi) bisa melihat apakah seorang perempuan menderita kista, mioma, atau tumor. Jika ada kelainan atau infeksi harus dibersihkan dulu karena bisa menganggu proses kehamilan. Selain itu, pap smear (jika seorang perempuan aktif secara seksual sebelum ini) dan status kekebalan terhadap penyakit (rubella, toksoplasma) perlu juga diperiksakan.

Untuk pria, ada satu lagi pemeriksaan kesehatan pra nikah yang bisa dilakukan, yaitu tes sperma atau sperma analisa (spermiogram). Namun pemeriksaan sperma ini bukan termasuk standar pemeriksaan rutin.

Kami sarankan Anda dan pasangan terlebih dahulu berkonsultasi ke dokter spesialis kebidanan dan ke dokter spesialis andrologi apabila ingin melakukan pemeriksaan pranikah. Penentuan jenis pemeriksaan pranikah dapat dilakukan setelah berkonsultasi terlebih dahulu dengan ahlinya.

Demikian penjelasan yang dapat kami sampaikan seputar Imunisasi Sebelum Menikah. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar