Sukses

Menangani Katarak

17 Dec 2018, 12:52 WIB
Pria, 37 tahun.

Slmat malam dok.. Saya mengalami mata saya merah seperti iritasi gitu..sudah 1minggu lebih..tapi di bola mata saya itu ada seperti katarak gitu.. dan semakin hari penglihatan saya semakin berkurang..dan sekedar info,,ibu saya ada juga riwayat katarak..dan sekarang dia sudah tak bisa melihat lagi.. bagaimana solusi dan cara pengobatannya dok.. Mohon infonya dok.. Sebelumnya saya ucapkan terimakasih.

dr. Atika

Dijawab Oleh:

dr. Atika

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter

Katarak adalah setiap keadaan kekeruhan pada lensa yang dapat terjadi akibat penambahan cairan di lensa, pemecahan protein lensa, atau kedua-duanya.Katarak merupakan penyebab kebutaan utama yang dapat diobati di dunia pada saat ini. Sebagian besar katarak timbul pada usia tua sebagai akibat pajanan terus menerus terhadap pengaruh lingkungan dan pengaruh lainnya seperti merokok, radiasi ultraviolet, dan peningkatan kadar gula darah. Katarak ini disebut sebagai katarak senilis (katarak terkait usia). Sejumlah kecil berhubungan dengan penyakit mata (glaukoma, ablasi, retinitis pigmentosa, trauma, uveitis, miopia tinggi, pengobatan tetes mata steroid, tumor intraokular) atau penyakit sistemik spesifik (diabetes, galaktosemia, hipokalsemia, steroid atau klorpromazin sistemik, rubela kongenital, distrofi miotonik, dermatitis atopik, sindrom Down, katarak turunan, radiasi sinar X).

Pasien dengan katarak mengeluh penglihatan seperti berasap dan tajam penglihatan/visus menurun. Secara umum, penurunan tajam penglihatan berhubungan langsung dengan kepadatan katarak.

Gejala dan TandaGejala utama yang dijumpai adalah penglihatan berkabut dan penglihatan yang semakin kabur. Pada gejala awal dapat terjadi penglihatan jauh kabur sedangkan penglihatan dekat sedikit membaik dibandingkan sebelumnya (second sight). Bila kualitas lensa memburuk atau terjadi kelelahan maka second sight ini akan menghilang. Gejala lain yang dijumpai pada katarak senilis adalah penigkatan rasa silau (glare). Pada lensa mata penderita katarak akan tampak bayangan putih. Selain itu dapat pula terjadi pandangan ganda, rabun senja dan terkadang membutuhkan cahaya yang lebih terang untuk membaca.

Satu-satunya terapi untuk pasien katarak adalah bedah katarak dimana lensa diangkat dari mata (ekstraksi lensa) dengan prosedur intrakapsular atau ekstrakapsular :

Ekstraksi intrakapsular (ICCE). Tehnik ini jarang dilakukan lagi sekarang.

Ekstraksi ekstrakapsular (ECCE). Pada tehnik ini, bagian depan kapsul dipotong dan diangkat, lensa dibuang dari mata, sehingga menyisakan kapsul bagian belakang. Lensa intraokuler buatan dapat dimasukkan ke dalam kapsul tersebut.  Kejadian komplikasi setelah operasi lebih kecil kalau kapsul bagian belakang utuh.

Fakofragmentasi dan fakoemulsifikasi. Merupakan teknik ekstrakapsular yang menggunakan getaran-getaran ultrasonik untuk mengangkat lensa melalui irisan yang kecil (2-5 mm), sehingga mempermudah penyembuhan luka pasca-operasi. Teknik ini kurang efektif pada katarak yang padat.Apabila diperlukan pembedahan maka pengangkatan lensa akan memperbaiki ketajaman penglihatan pada >90% kasus. Sisanya mungkin telah mengalami kerusakan retina atau mengalami penyulit pasca bedah serius misalnya glaukoma, ablasio retina, atau infeksi yang mengambat pemulihan daya pandang. Adanya lensa intraokular dan lensa kontak kornea menyebabkan penyesuaian penglihatan setelah operasi katarak menjadi lebih mudah dibandingkan sewaktu hanya tersedia kacamata katarak yang tebal.

Adapun kami menyarankan agar Anda tidak langsung khawatir menderita katarak, karena sebaiknya dipastikan dulu oleh dokter. Sebagiknya Anda memeriksakan diri terlebih dahulu untuk mengetahui apa penyebab keluhan Anda, dan dokter akan memberikan obat.

Demikian informasi yang dapat kami berikan, semoga bermanfaat.

Salam

0 Komentar

Belum ada komentar