Sukses

Jerawat di Hidung

17 Dec 2018, 12:50 WIB
Pria, 20 tahun.

Halo dok, saya ingin bertanya, sudah dua hari ini saya baru menyadari kalau saya mempunyai jerawat di dalam hidung. Dan jerawat tersebut tidak sengaja terpencet oleh saya, sehingga jerawat itu pecah dan mengeluarkan darah seperti jerawat pada umumnya. yang menjadi pertanyaan saya, apakah ketika kita memiliki jerawat di dalam hidung dan pada akhirnya jerawat itu pecah, itu berbahaya dok? apakah bisa sampai menyebabkan kematian? Terima Kasih Dok

dr. Atika

Dijawab Oleh:

dr. Atika

Terima kasih karena Anda telah menggunakan fasilitas e-konsultasi dari KlikDokter.com

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan, namun pada dasarnya penanganan jerawat pada hidung dan jerawat pada anggota tubuh lainnya adalah sama. Jerawat pun tidak berbahaya dan tidak dapat menyebabkan kematian.

Pertama izinkan kami menjelaskan tentang pencegahan jerawat. Penyebab pasti jerawat memang belum diketahui, namun ada berbagai faktor yang diketahui berkaitan dengan penyakit ini: 

Stress

Faktor hormonal. Salah satu faktor penting yang menyebabkan timbulnya jerawat adalah meningkatnya produksi hormon testosteron, yang dimiliki oleh tubuh pria maupun wanita. Hormon testosteron yang terdapat dalam tubuh pria maupun wanita memicu timbulnya jerawat dengan merangsang kelenjar minyak (sebaceous gland) untuk memproduksi minyak kulit (sebum) secara berlebihan.

Kelenjar minyak yang terlalu aktif

Keturunan dari orangtua

Bakteri di pori-pori kulit

Pengobatan jerawat juga perlu memperhatikan faktor-faktor di atas. Jerawat dapat timbul kembali jika faktor-faktor di atas tidak dapat dikontrol dengan baik. 

Kondisi kulit berminyak merupakan jenis kulit yang sangat berisiko untuk mengalami jerawat. Selain pengobatannya memang membutuhkan kesabaran, juga memerlukan pengendalian dari pola makan, kebiasaan membersihkan wajah, pengendalian stress dan sebagainya.

Pengobatan jerawat didasarkan dengan cara mengurangi produksi minyak, melawan infeksi bakteri, mempercepat pergantian sel kulit dan mengurangi peradangan. Sebagian besar obat-obatan jerawat belum memberikan hasil dalam 4-6 minggu pertama. Pengobatan yang diberikan dapat termasuk pengobatan luar dan juga obat-obatan minum.

Memang pengobatannya membutuhkan jangka waktu lama dan kesabaran. Kami sarankan agar tidak memakai obat tanpa pengawasan dokter, karena penanganan kulit berjerawat memang membutuhkan waktu yang lama sehingga perlu pemantauan dan kesabaran. 

Selain dari obat-obatan luar dan obat-obatan minum, Anda juga perlu memperhatikan diet dan  kebersihan wajah

Namun, sebaiknya sebelum memilih dan melakukan prosedur tersebut, kulit Anda akan dianalisa terlebih dahulu seperti jenis jerawat, jenis kulit, dan adanya reaksi alergi. Setelah itu, baru dipilihkan jenis cairan kimia dan konsentrasi/ kekuatan yang sesuai untuk kondisi kulit Anda.

Kami sarankan Anda mengunjungi dokter spesialis kulit dan kelamin untuk analisa faktor-faktor yang menyebabkan jerawat pada wajah Anda.

Demikianlah jawaban yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat. Salam sehat.

0 Komentar

Belum ada komentar