Sukses

BB Bayi Kurang

16 Dec 2018, 10:28 WIB
Wanita, 23 tahun.

Dok anak saya baru 5 bulan dari umur sebulan dikasih sufor bebelac karna asi saya ga kEluar tapi kata bidan berat badannya kurang untuk usia 5 bulan yaitu 5,6kg apakah sufor berpengaruh untuk bb bayi karna anak saya full sufor Terimakasih dok

Terima kasih telah bertanya melalui fitur Tanya Dokter.

Apakah Anda sudah rutin melakukan pengecekan bayi ke Puskesmas atau pusat kesehatan lainnya? Apakah sudah dilakukan pengukuran berat badan dan tinggi badan dan dibandingkan dengan pengukuran yang ada di pusat kesehatan tersebut?

Berat badan bayi kurang dari bayi lain di usianya dapat dikategorikan sebagai gizi kurang atau bahkan gizi buruk. Apakah bayi Anda disebut sebagai dengan gizi kurang atau gizi buruk? Maka penting untuk Anda melakukan pengecekan rutin untuk bayi Anda. Mengkategorikan bayi yang kurang berat badannya memang diperlukan dibandingkan dengan grafik acuan di pusat kesehatan. Tapi tenang saja. Berikut adalah tanda dan gejala yang lebih mudah untuk Anda perhatikan:

Gizi kurang

Pada umumnya, anak yang kurang gizi memiliki gejala khusus, yaitu kurus dan berat badannya lebih rendah untuk anak seusianya. Terlepas dari masalah genetik, anak yang kurang gizi juga biasanya lebih pendek daripada anak seusianya.

Gejala-gejala ini memang kadang sulit dinilai dan sering dianggap remeh. Jika Anda menemukan hal demikian pada anak, sebaiknya bawa ke dokter agar segera mendapat terapi yang tepat.

Gizi buruk

Anak yang gizi buruk lebih mudah dikenali karena sudah memiliki perubahan fisik pada tubuhnya. Gizi buruk terbagi menjadi dua, yaitu marasmus dan kwasiorkor.

Marasmus:

Pada gizi buruk tipe ini, anak terlihat sangat kurus, tulang iga menonjol. Wajahnya pun terlihat seperti orang tua, memiliki perut cekung, serta paha dan bokong tepos.

Kulit terlihat turun seperti celana kedodoran (baggy pants). Pada tipe marasmus, tubuh anak terlihat seperti tinggal tulang dan kulit saja.

Kwasiorkor:

Berbeda dengan marasmus, anak dengan gizi buruk tipe kwasiorkor terlihat lebih gemuk. Terdapat pembengkakan pada wajah dan kaki, serta memiliki perut buncit.

Anak yang kwasiorkor juga memiliki perubahan pada area kepala. Rambut menjadi jarang karena sering rontok dan kemerahan.

Bila bayi benar dikategorikan sebagai kurang gizi, maka perlu dipikirkan penyebab lain selain tidak mau makan. Bayi dengan gizi kurang membutuhkan perhatian khusus, baik dari segi nutrisi maupun di luar nutrisi. Berikut penjelasan lengkapnya:

Asupan nutrisi

Salah satu penyebab utama status gizi kurang adalah asupan nutrisi yang kurang. Karena itu, asupan nutrisi yang baik sangat penting dalam menangani bayi dengan gizi kurang.

Jumlah kalori yang diberikan harus sesuai dengan target berat badan yang diharapkan –ini tentunya diselaraskan dengan usia bayi. Kebutuhan kalori yang wajib dipenuhi terdiri dari karbohidrat dan lemak. Jumlah protein juga harus diperhatikan agar cukup untuk memenuhi kebutuhan bayi untuk bertumbuh.

Untuk mengetahui jumlah takaran makanan yang dibutuhkan bayi, Anda dapat meminta bantuan kepada dokter spesialis bayi atau gizi. Selain makronutrien yang tadi telah disebutkan, kebutuhan mikronutrien juga harus dipenuhi, yaitu vitamin dan mineral seperti zink, besi, kalium, magnesium, dan sebagainya.

Perhatikan perkembangan bayi

Tanda awal bayi yang mengalami kekurangan gizi adalah berat badan yang kurang. Namun, jika kondisi kekurangan gizi terus terjadi maka tinggi badan juga akan terhambat, dan kemudian perkembangan otak juga akan terganggu.

Karena itu, status perkembangan setiap bayi yang underweight harus diperiksa agar deteksi dini terhadap keterlambatan perkembangan dapat dilakukan. Jangan lupa juga untuk selalu memberikan stimulasi perkembangan pada bayi.

Lindungi dari infeksi

Bayi yang kekurangan gizi sering kali tidak dapat membentuk kekebalan tubuh yang baik. Oleh sebab itu, penting bagi orangtua untuk senantiasa melindungi bayi dari sumber penularan penyakit agar bayi tidak sakit.

Pantau kemajuannya

Jangan lupa untuk melakukan pemantauan pada hasil upaya untuk memperbaiki gizi kurang pada bayi. Bila dalam 2-4 minggu tidak ada kemajuan, segera konsultasikan kembali pada dokter.

Tidak perlu cemas berlarut-larut akan berat badan bayi Anda yang kurang. Hal ini dapat teratasi asalkan Anda memperhatikan asupan nutrisi dan memantau kemajuannya secara rutin.Semoga tumbuh kembang bayi Anda bisa berjalan dengan optimal.

Demikian informasi yang dapat kami berikan mengenai bayi berat badan kurang. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar