Sukses

Penyebab Haid Jarang-jarang dan Tidak Teratur

15 Dec 2018, 17:44 WIB
Wanita, 19 tahun.

Dok..saya wanita..saya mau tanya dok..saya belum menikah umur 19 tahun dulu waktu saya masih kelas 2 sma..saya haid lebih dari 2 minggu..saya biarin aja dok selama 5 bulan gitu trs..stlah itu saya gak haid lagi dok slma 7 bulan dok..trs saya pergi ke dokter di kasih obat..haid dok lancar selama 3 bulan. .tapi skrang udah gak haid lagi dok..udah 8 bulan dok.. Tlong dok gimana dong..sya bingng sendiri😭😭😭

Terimakasih telah bertanya melalui fitur Tanya Dokter.

Kami memahami kondisi Anda.

Siklus menstruasi normal berlangsung selama 21-35 hari, dengan lama keluarnya darah haid berlangsung selama 2-8 hari. Tidak semua wanita mengalami siklus menstruasi yang teratur setiap bulannya. Kelainan pada siklus menstruasi dapat berupa polimenorea, oligomenorea ataupun amenorea.

Oligomenorea merupakan suatu keadaan dimana siklus menstruasi memanjang lebih dari 35 hari, sedangkan jumlah perdarahan tetap sama. Wanita yang mengalami oligomenorea akan mengalami menstruasi yang lebih jarang daripada biasanya. Namun, jika berhentinya siklus menstruasi ini berlangsung selama lebih dari 3 bulan, maka kondisi tersebut dikenal sebagai amenorea (tidak haid) sekunder. Selengkapnya di sini: Penyebab Tidak Haid Berbulan-bulan.

Oligomenorea sering terjadi pada 3-5 tahun pertama setelah haid pertama ataupun beberapa tahun menjelang terjadinya menopause. 

Disamping itu, oligomenorea dapat juga terjadi pada:

  • Gangguan indung telur, misal : Sindrome Polikistik Ovarium (PCOS)
  • Stress dan depresi
  • Sakit kronik
  • Pasien dengan gangguan makan (seperti anorexia nervosa, bulimia)
  • Penurunan berat badan berlebihan
  • Olahraga berlebihan, misal atlit
  • Adanya tumor yang melepaskan estrogen
  • Adanya kelainan pada struktur rahim atau serviks yang menghambat pengeluaran darah menstruasi
  • Penggunaan obat-obatan tertentu
  • dsb

Umumnya oligomenorea tidak menyebabkan masalah, namun pada beberapa kasus oligomenorea dapat menyebabkan gangguan kesuburan. Pada kasus Anda, hal ini sering terjadi, oleh karena itu sebaiknya Anda memeriksakan diri ke dokter kebidanan dan kandungan, yang konsultan fertilitas (SpOG-KFER).

Selain pemberian terapi, perlu juga dievaluasi menyeluruh melalui USG dan pemeriksaan lain (hormonal misalnya) untuk menentukan penyebab haid Anda yang jarang dan tidak teratur.

Baca juga: 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (FA)

    0 Komentar

    Belum ada komentar