Sukses

Seputar Dahak ada Darah

15 Dec 2018, 12:27 WIB
Pria, 29 tahun.

Selamat siang Dokter. 3 tahun lalu saya adalah penderita TB paru. Setelah pengobatan berjalan 1 tahun, saya di nyatakan oleh Dokter sudah sembuh dari penyakit TB. Baru-baru ini saya sering berolahraga badminton rutin setiap minggu. Suatu hari tenggorokan saya terasa gatal dan amis, setelah saya batuk dan keluarkan dahak ternyata dahak saya isinya darah. 3 minggu yang lalu saya sudah konsultasi lagi ke Dokter paru, setelah di cek rontgen, ternyata saya bersih dari TB. Tapi hari saya hanya berlari sebentar untuk menghidari ujan, tenggorokan saya langsung terasa gatal dan batuk hebat. Setelah di keluarkan dahaknya ternyata darah lagi yang keluar. Kalau boleh tau kenapa yah Dok? Terima kasih.

Terima kasih telah bertanya seputar dahak berdarah menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter.

Jika batuk disertai darah disebut sebagai hemoptisis. Apakah jumlah darah yang keluar cukup banyak, berbentuk strip/ bercak darah saja atau seperti cairan darah yang keluar dalam jumlah banyak? Ada banyak penyebab hemoptisis (masalah jantung, trauma saluran napas, infeksi, penyakit paru-paru, dll). Di seluruh dunia, TBC adalah penyebab paling umum dari hemoptisis.

Jika jumlah darah sedikit dianggap hemoptisis ringan. Sekitar 70% dari hemoptisis ringan memiliki penyebab jinak dan dapat menghilang dengan sendirinya tanpa efek serius atau permanen. Hemoptisis juga dapat disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah kecil yang disebabkan oleh batuk terlalu keras dan/atau infeksi bronkitis, dengan kata lain 'luka di saluran pernapasan'.

Pada orang dengan riwayat merokok, hemoptisis bisa menjadi tanda dari penyakit serius, termasuk kanker. Sebagian besar penyebab umum hemoptisis pada perokok adalah bronkitis, kanker paru-paru, dan pneumonia. Kanker paru-paru harus dicuriga pada perokok dengan usia ≥ 40 tahun. Bronkitis juga dapat memiliki gejala batuk berdahak disertai darah terutama pada pagi hari. Bronkitis kronis adalah salah satu bentuk penyakit paru obstruktif kronik ( PPOK ).

Kami tidak dapat mendiagnosis suatu penyakit hanya dengan informasi yang sangat terbatas dan tanpa melakukan pemeriksaan fisik. Maka dari itu, bila jumlah darah yang keluar begitu banyak dan berulang terus menerus, kami sarankan agar Anda memeriksakan diri ke dokter secara langsung untuk evaluasi dan terapi lebih lanjut.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

    0 Komentar

    Belum ada komentar