Sukses

Pemeriksaan Laboratorium Darah
10 Des 2018, 17:02 WIB
Pria, 56 tahun.

Dokter yang terhormat... Saya dalam keadaan sehat. dan baru2 ini saya melakukan cek darah dengan hasil nya yang lain2 semua normal, kecuali ada beberapa jenis yang di luar batas normal, sebagai berikut : Eritrosi 7.34 normal: 4.2 - 5.6 MCV 60 normal: 81 - 101 MCH 19.2 normal: 27.0 - 35.0 MCHC 32.1 normal: 31.0 - 37.0 RDW 18.3 normal: 11.5-14.5 Catatan: Setiap kali periksa darah, saya selalu mendapatkan nilai MCV dan MCH di luar batas normal. Pertanyaan saya adalah: 1. Pernah ada dokter sebelumnya mengatakan saya menjadi carrier penyakit Thalasemia menurut hasil cek darah, karena sel darah merah saya lebih kecil dari normal. Apakah benar demikian menurut tim dokter dari KlikDokter? 2.Apa kriteria nya seseorang mengina Aenemia jika nilai MCV dan MCH di luar batas normal? 3.Vitamin atau Supplement apa yang perlu saya konsumsi agar bisa tetap sehat? Mohon lebih spesifik nama obat nya sehingga saya bisa beli di apotik. Terima kasih

Terima kasih telah menggunakan fitur Tanya Dokter untuk menanyakan mengenai Pemeriksaan Laboratorium Darah.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan.

 

Jika HB Anda termasuk normal, maka Anda tidak terkena anemia, ternyata yang bermasalah adalah pembentukan sel darah merah Anda. Ini dapat disebabkan oleh beberapa hal seperti keturunan, kurang nutrisi, dll. 

MCV, MCH, dan MCHC adalah pemeriksaan bentuk fisik sel darah merah. MCV (mean corpuscular volume) adalah ukuran / volume sel darah merah. MCH (mean corpuscular hemoglobin) adalah kadar hemoglobin dalam setiap sel darah merah. MCHC (mean corpuscular hemoglobin concentration) yaitu konsentrasi rata-rata hemoglobin dalam setiap sel darah merah. 

Anda mengalami MCV dan MCH kurang dari normal. Terdapat 3 kemungkinan dari MCV dan MCH yang kurang dari normal yaitu :

1. Anemia karena kekurangan zat besi. Merupakan bentuk anemia tersering. Penyebabnya adalah kurangnya asupan zat besi dari makanan dan terganggunya penyerapan zat besi misalnya pada orang dengan kebiasaan minum teh. Teh dapat mengurangi penyerapan zat besi sampai dengan 50%.

2. Anemia pada penyakit kronis, misalnya pada pasien dengan infeksi tuberkulosis paru yang memerlukan pengobatan lama hingga 6 bulan, infeksi selaput otak.

3. Thalassemia, yaitu penyakit keturunan / genetik di mana terjadi produksi hemoglobin yang tidak sempurna. Akibatnya sel darah merah dihancurkan lebih cepat dan menyebabkan anemia.

Sayang sekali informasi yang Anda sebutkan terbatas. Selain itu, untuk menentukan diagnosis diperlukan pemeriksaan secara menyeluruh termasuk anamnesis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang. Saran kami adalah untuk periksakan diri Anda ke dokter penyakit dalam untuk tatalaksana selanjutnya.

Kemudian, sebaiknya Anda konsumsi makanan yang bergizi seimbang (karbohidrat, lemak, protein, vitamin, dan mineral) dalam menu sehari-hari. Suplemen hanya digunakan pada beberapa keadaan misalnya untuk mereka yang memang kekurangan zat-zat tertentu, malabsorbsi (gangguan penyerapan nutrien), dan mencegah cacat bawaan pada kehamilan (dengan asam folat).

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan mengenai Pemeriksaan Laboratorium Darah. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar