Sukses

Mengatasi BAB Keras
06 Des 2018, 21:06 WIB
Pria, 25 tahun.

Ass.. selamat malam dok.. sy menderita penyakit fisura ani yg disebabkan oleh feses yg keras.. dari kecil hingga sekarang sy rutin BAB setiap hari bahkan 2x dalam sehari dgn kondisi feses yg stiap hari konsisten encer, namun pada saat awal sy di serang dgn fisura ani tiba2 feses sy sangat keras dan besar sehingga sy kesulitan mngeluarkannya, 3hari berturut feses sy keras sehingga sy mulai merasakan sakit krn ad luka di bagian anus.. jadi yg mau sy tnyakan apakah sy sdh di kategorikan mnderita sembelit dok krn stiap BAB rasax mentok di ujung anus tdk bisa keluar sehingga memaksakan sy untuk mengejan cukup kuat sedangkan Ketika sy mengejan sptinya luka fisura ani sy spertix kembali terbuka.. ap yg harus sy lakukan dok, untuk skg in saya meminum vegeta herbal rasa anggur krn stiap sy minum vegeta BAB sy sll encer dan tdk perlu untuk mngejan saat BaB.. sy meminum Vegeta 1x sehari selama 2hari berturut2 kemudian sy berhenti meminumnya selama 3hari, setelah it sy minum lg 2hari berturut2.. apakah aman dok konsumsi vegeta dgn cara selang seling spti itu? Trims 😇

dr. Alvin Nursalim

Dijawab Oleh:

dr. Alvin Nursalim

Terima kasih telah menggunakan layanan TanyaDokter Klikdokter tentang Mengatasi BAB Keras.

BAB keras disebut juga dengan konstipasi. Konstipasi adalah keadaan jarangnya frekuensi buang air besar (BAB), atau penurunan frekuensi gerakan usus, BAB keras dan sulit. Jika BAB keras dipaksakan dengan cara mengedan maka dapat terjadi iritasi pada daerah sekitar lubang dubur sehingga dapat timbul perdarahan. Selain iritasi, tekanan yang diberikan saat mengedan dapat menimbulkan peningkatan tekanan pada pembuluh darah di dalam anus, dimana jika tekanan tersebut terlalu keras maka dapat melukai dinding pembuluh darah dan kemudian menimbulkan perdarahan. Kejadian tersebut seringkali dikenal dengan wasir atau hemorrhoid. Perdarahan pada wasir jika tidak terlalu banyak dapat berhenti sendiri, namun jika luka daerah tersebut terlalu luas maka perdarahan dapat sulit berhenti. Hal yang Anda perlu lakukan saat ini adalah mencegah terjadinya konstipasi.

Untuk mengatasi konstipasi, dapat dilakukan beberapa hal:

Makan makanan yang tinggi kadar seratnya. Makanan yang mengandung banyak serat, akan membantu tubuh membentuk tinja yang lebih lunak. Jenis makanan tersebut, diantaranya adalah kacang-kacangan, buah-buahan, dan sayuran. Hindari atau kurangi makanan yang tidak atau hanya sedikit mengandung serta, seperti keju, daging, dan makanan yang mengalami pemrosesan (misalnya diasap). Sebaiknya jumlah konsumsi makanan tinggi serat ini dilakukan secara bertahap, awalnya hanya sedikit, lalu ditingkatkn sedikit-sedikit. Hal ini perlu dilakukan karena jka saluran cerna belum terbiasa dengan serat yang dimakan, justru akan menimbulkan keluhan kembungBerolahraga secara teratur. Aktivitas fisik akan membantu menstimulasi aktivitas usus.Asupan cairan yang cukup. Minum air atau cairan lain dalam jumlah cukup akan membantu melunakkan tinjaJangan menunda dilakukannya BAB.Menggunakan obat yang bersifat laksatif. Obat-obat ini hanya digunakan sebagai cara terakhir, jika cara-cara di atas tidak berhasil. Jika langkah-langkah di atas sudah dilakukan namun tidak ada perbaikan, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter untuk ditelusuri lebih lanjut penyebab konstipasinya. Teh daun jati mengandung sennosida yang bersifat memiliki sifat sebagai laksatif alami. Namun bila diminum berlebihan dapat timbul efek samping seperti diare, nyeri/kram perut, atau mual. Karena itu sebaiknya tidak dimunum secara berlebihan.

Demikian informasi tentang Mengatasi BAB Keraskami sampaikan. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar