Sukses

Sakit bagian penis dan kencing darah
26 Nov 2018, 12:17 WIB
Pria, 24 tahun.

Dok malam in saya mengalami sakit pada bagian penis dan kencing darah tolong jelaskan

dr. Adeline Jaclyn

Dijawab Oleh:

dr. Adeline Jaclyn

Terima kasih telah bertanya melalui fitur Tanya Dokter di KlikDokter. 

 

Kami memahami kekhawatiran Anda.   

Sudah berapa lama keluhan tersebut dirasakan? Sebelumnya apakah ada riwayat trauma atau luka pada penis anda?apakah rasa nyeri tersebut menetap atau hilang timbul? kapan tepatnya nyeri tersebut dirasakan,saat ereksi atau tidak? Apakah ada keluhan lain seperti nyeri saat BAK,panas dan gatal pada penis dan lain sebagainya?

Nyeri pada penis dapat disebabkan karena infeksi, trauma, dan penyakit lainnya. Untuk nyeri pada penis saat buang air kecil dapat disebabkan oleh infeksi saluran kemih.

Dari keterangan yang Anda berikan, nampaknya keluhan yang Anda rasakan mengarah ke Infeksi saluran kencing (ISK), ISK dapat menyebabkan keluhan sering BAK (buang air kecil), nyeri, sedikit-sedikit, rasa tidak lampias (rasa ada sisa setelah kencing), bisa disertai dengan perubahan warna kencing menjadi keruh atau kemerahan. Infeksi saluran kencing dapat pula disertai dengan penyakit batu saluran kencing. Faktor risiko terjadi infeksi saluran kencing adalah minum sedikit, higienitas yang buruk, sering menahan BAIK, dan hubungan seksual yang tidak sehat. Secara umum, penyakit ini tidak menular.

ISK umumnya disebabkan oleh bakteri dan terbagi menjadi dua macam;

  • ISK atas: gejala berupa demam, menggigil, nyeri perut, nyeri pinggang, terkadang terasa ingin muntah. Radang / infeksi terdapat pada ginjal.
  • ISK bawah: gejala berupa sakit di perut bagian bawah (di atas tulang kemaluan), kencing sakit terutama pada akhir kencing, anyang-anyangan atau kencing tidak tuntas dan rasa masih ingin kencing lagi, walaupun bila dicoba untuk berkemih tidak ada air kemih yang keluar, sering berkemih, dan demam jika sudah berlanjut. Radang terdapat pada kandung kemih atau saluran kemih.

Namun, infeksi saluran kemih juga dapat timbul tanpa gejala dan baru terdeteksi dari hasil urinalisis. Hasil ini pun tergantung cara penampungan sampel urin. Untuk memastikan adanya infeksi saluran kemih, dapat dilakukan pemeriksaan kultur urin.

Tindakan yang dapat dilakukan pertama kali adalah meningkatkan asupan cairan (air putih) minimal 1,5-2L/hari dan tidak menahan BAK. Peningkatan asupan cairan dalam hal ini ditujukan untuk membilas kuman ataupun cikal bakal batu yang mungkin terdapat pada saluran kemih. Jangan pernah menahan kencing, segeralah ke toilet jika Anda merasakan sensasi untuk BAK.

Apabila setelah melakukan saran di atas Anda masih memiliki keluhan nyeri ketika BAK tersebut, maka kami sarankan untuk berkonsultasi langsung ke dokter untuk evaluasi lebih lanjut, beberapa kondisi mebutuhkan antibiotik untuk mengatasi infeksi saluran kemih.

Demikianlah jawaban yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat. 

 

Salam sehat.

0 Komentar

Belum ada komentar