Sukses

BAK Keluar Darah
26 Nov 2018, 11:59 WIB
Wanita, 17 tahun.

dok, saya mau tanya, baru2 ini saat setelah BAK keluar darah, awalnya saya kira saya menstruasi karena memang jadwalnya, tapi saya cek dr pagi smp sore tidak ada darah dalam pembalut. saat BAK pun tidak terasa nyeri, itu darah haid atau bukan ya dok? terima kasih

dr. Atika

Dijawab Oleh:

dr. Atika

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.

Kami mengerti rasa khawatir yang Anda rasakan. Buang air kecil mengandung darah dalam dunia kedokteran disebut dengan hematuria. Hematuria adalah setiap kondisi di mana urin mengandung darah atau sel-sel darah merah Keberadaan darah dalam urin biasanya akibat perdarahan di suatu tempat di sepanjang saluran kemih. Banyak hal yang dapat menyebabkan terjadinya kencing berdarah , namun biasanya kencing berdarah terjadi akibat adanya kelainan pada saluran kemih seperti adanya infeksi saluran kemih, batu saluran kemih, adanya luka pada saluran kemih, kelainan pada ginjal (glomerulonefritis), dll.

Hal yang paling sering menyebabkan hematuria adalah infeksi saluran kemih. Kami akan menjelaksan mengenai infeksi saluran kemih.  ISK umumnya disebabkan oleh bakteri dan terbagi menjadi dua macam;

ISK atas:  gejala berupa demam, menggigil, nyeri perut, nyeri pinggang, terkadang terasa ingin muntah. Radang / infeksi terdapat pada ginjal.

ISK bawah: gejala berupa sakit di perut bagian bawah (di atas tulang kemaluan), BAK sakit terutama pada akhir masa berkemih, anyang-anyangan atau BAK tidak tuntas dan rasa masih ingin berkemih lagi, walaupun bila dicoba untuk berkemih tidak ada air seni yang keluar, sering berkemih, dan demam jika sudah berlanjut. Radang terdapat pada kandung kemih atau saluran kemih.Berikut beberapa modifikasi gaya hidup yang dapat Anda terapkan sehari-hari untuk mencegah terjadinya ISK:

Tingkatkan asupan cairan (air putih) minimal 1,5-2L/hari

Jangan pernah menahan hasrat untuk berkemih, segeralah ke toilet jika merasakan sensasi untuk BAK

Segera BAK setiap selesai berhubungan seksual.

Peningkatan asupan cairan dalam hal ini ditujukan untuk membilas kuman ataupun cikal bakal batu yang mungkin terdapat pada saluran kemih. 

Tata laksana akan diberikan sesuai dengan dasar penyebab infeksi, apakah memang hanya kurang minum dan sering menahan BAK, ataukah ada penyebab lain seperti batu ginjal. Kami sarankan agar Anda konsultasi ke dokter karena dibutuhkan pemeriksaan fisik selain pemeriksaan laboratorium sebagai salah satu pemeriksaan penunjang.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar