Sukses

Mengobati Panu
26 Nov 2018, 06:17 WIB
Pria, 30 tahun.

Siang dok, mau tanya dok, soal penyakit panu dok, awalnya memang krna kesibukan sering pulang kerja dikantor swasta menjelang malam yg mengakibatkan sy agak jarang mandi pas pulang kerja, krna sy rasa mandi agak telat disamping jg agak dingin karena pake motor, artinya dalam sehari waktu itu sy mandi pas pagi berangkat kerja saja, hampir 2 minggu dan itupun tdk setiap hari kadang mandi jg 2 kali sehari. nah, apakah jarang nya mandi 2 kali sehari ini memang teramat berpengaruh terhadap kulit saya sehingga panu ini cepat sekali berkembang di kulit? adakah obat panu yg cepat reaksi pengobatan nya? sempat sy pakai obat tradisional campuran parutan laos + minyak tanah tp saya rasa tidak maksimal menggunakan obat tersebut, disamping bau minyak tanah ketika oles pas hendak tidur. mohon penjelasan dan solusinya dok. terimakasih.

Terimakasih telah bertanya melalui fitur Tanya Dokter.

Panu atau ptiriasis versikolor adalah infeksi ringan yang disebabkan oleh jamur Malassezia furfur. Penyakit ini ditandai dengan bercak putih sampai coklat yang bersisik dan umumnya mengenai punggung, dada, leher, lengan hingga ketiak, sela paha, tungkai atas, leher, muka dan kulit kepala. Bercak putih atau kecoklatan itu kadang-kadang gatal bila berkeringat, bisa pula tanpa keluhan gatal sama sekali. Pada orang kulit berwarna, kelainan yang terjadi tampak sebagai bercak hipopigmentasi (warna kulit lebih terang dibanding kulit sekitarnya), tetapi pada orang yang berkulit pucat maka kelainan bisa berwarna kecoklatan ataupun kemerahan. Di atas kelainan kulit tersebut terdapat skuama (sisik halus).

Pengobatan harus dilakukan secara menyeluruh, tekun dan konsisten. Kebanyakan pengobatan akan menghilangkan sisik halus dalam beberapa hari, namun perubahan pigmen kulit akan lebih lambat kembalinya. Agar infeksi benar-benar tuntas, pengobatan harus dilanjutkan hingga beberapa minggu. Obat-obat anti jamur yang umum digunakan ialah selenium sulfida 2% dalam shampo, derivate imidasol seperti ketokonasol, isokonasol, toksilat dalam bentuk krim atau larutan dengan konsentrasi 1-2%. Sabun yang mengandung sulfur atau belerang bisa membantu mengurangi keluhan Anda, karena kandungan mineral yang tinggi pada belerang dapat sebagai anti jamur. Selain penggunaan obat-obatan ini, jika Anda mudah berkeringat, segera ganti pakaian yang basah agar tidak semakin lembab dan memperbanyak jamur di kulit. Sementara diobat, pakaian Anda harus dicuci terpisah dengan anggota keluarga yang lain sebab bisa menularkan. Handuk yang dipakai pun tidak boleh dipakai bersama-sama dengan anggota keluarga lainnya.

Saran kami, sebaiknya kondisi yang Anda alami diperiksakan terlebih dulu dengan dokter kulit agar mendapatkan diagnosis penyakit yang pasti. Dengan begitu, pengobatannya pun menjadi lebih terarah dan spesifik. Mengenai makanan tidak ada yang perlu dihindari atau dipantang. Makanlah seperti biasa dengan gizi yang seimbang agar kesehatan kulit juga terjaga.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (FA)

    0 Komentar

    Belum ada komentar