Sukses

Penyebab Berat Badan Tidak Naik Selama Hamil
25 Nov 2018, 17:23 WIB
Wanita, 19 tahun.

Tulis Pertanyaan...saya hamil udah 4 bulan tapi kok berat badan saya masih 45 ya dok gak naik naik berat badan nya

Terima kasih telah bertanya seputar Penyebab Berat Badan Tidak Naik Selama Hamil menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter.com

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Perlu diketahui bahwa pada 3 bulan pertama, kenaikan berat badan akan berkisar 1 - 2,5 kg. Nafsu makan akibat mual dan muntah akan kembali pada trimester kedua dan selanjutnya kenaikan berat badan akan berkisar 0,5 kg/minggu.

Ibu pada saat ini sebaiknya memilih makanan yang bergizi seperti sayuran, gandum, dan ikan. Nutrisi yang baik sangat berpengaruh di dalam perkembangan otak dan tubuh janin. Seharusnya memang kenaikan berat badan ibu hamil menurut aturan adalah 2 kg dalam 1 bulan. Mungkin yang menyebabkan kenaikan berat badan tidak terlalu banyak adalah karena nafsu makan ibu yang berkurang.

Tingkatkanlah lagi makan makanan yang bergizi, karena harap ibu ingat bahwa saat ini ibu makan bukan hanya untuk ibu sendiri namun juga untuk bayi yang ibu kandung.

 

Berikut adalah unsur nutrisi yang harus perhatikan :

Asam folat , zat vitamin yang dapat ditemukan pada sayuran berdaun hijau, sereal, buah-buahan seperti jeruk, anggur, dan buahan sitrus lainnya. Dosis yang dianjurkan adalah 400 mikrogram perhariZinc, berfungsi untuk membantu mempertahankan fungsi tubuh normal seperti penyembuhan luka, mineralisasi tulang, pertumbuhan jaringan, dan fungsi tiroid. Terdapat pada daging, makanan laut, kacang-kacangan, dan produk susuKalsium, membantu pertumbuhan tulang dan gigi janin. Mudah ditemukan pada produk susuZat besi, untuk membantu pembentukan sel darah merah. Banyak terkandung dalam daging, ikan, telur, produk whole-grain, dan sayur mayorVitamin C, sebagai antioksidan dan mecegah ibu hamil agar tidak terserang flu di masa kehamilanBeberapa jenis makanan yang sebaiknya dihindari saat hamil antara lain :

1. Makanan mentah atau setengah matang

Mengkonsumsi sushi, sashimi, daging mentah, sosis, daging cincang, kerang mentah, telur berisiko terkena toksoplasmosis. Toksoplasmosis merupakan infeksi yang disebabkan oleh parasit yang dapat ditemukan pada daging, tanah, tinja kucing, dan air yang tidak bersih. Toksplasmosis saat hamil dapat menyebabkan keguguran dan kelainan pada janin (hidrosefalus, kebutaan, tuli). Sedangkan telur mentah atau setengah matang dapat menyebabkan keracunan bakteri Salmonella Enteriditis,gejalanya berupa diare dan muntah. Mayones, mousse,tiramisu, es krim, dan beberapa jenis saus salad juga dibuat dari telur mentah.

2. Keju lunak

Keju lunak dibuat dari keju yang tidak dipasteurisasi dan dapat menyebabkan infeksi bakteri Listeria yang berbahaya bagi ibu dan janin.

Contoh keju lunak adalah:

parmesan,feta,blue cheese,panela danmozzarella.Hindari jenis keju tersebut sekali pun pada kemasan tertulis sudah dipasteurisasi.

3. Makanan laut yang mengandung merkuri

Makanan laut merupakan sumber protein dan omega-3 yang sangat baik, namun ada beberapa yang berpotensi bahaya karena mengandung merkuri. Ikan yang berukuran besar biasanya memiliki kandungan merkuri lebih banyak. Food and Drug Association menyarankan untuk tidak mengkonsumsi ikan hiu, makarel, ikan todak, tuna, marlin,tilefish, dan swordfish. Namun bukan berarti ibu hamil membatasi makan ikan yang terpenting adalah memilih jenis ikan.

4. Buah dan Sayuran yang Tidak Dicuci

Cucilah semua buah dan sayur yang akan dikonsumsi untuk mengeliminasi bakteri dan parasit berbahaya (listeria dan toksoplasma). Terutama untuk jenis kecambah (seperti tauge), kacang-kacangan dan lobak sebaiknya dimasak hingga matang. Kurangilah segala risiko yang ada dengan memastikan memasak matang makanan yang ada.

5. Kafein & Alkohol

Kopi, teh, soft drink, minuman berenergi dapat meningkatkan risiko keguguran dan berat badan bayi rendah. Penelitian ini masih kontroversi, namun konsumsi kafein sebaiknya dibatasi tidak melebihi 200 mg/hari. Selain itu, konsumsi makanan yang mengandung kafein seperti yang terdapat pada kopi, teh dan coklat juga dapat merangsang peningkatan produksi asam lambung yang dapat memicu timbulnya gejala maag. Konsumsi alkohol saat hamil dapat menyebabkan cacat kongenital, kelainan jantung, dan retardasi mental pada janin. Tidak ada dosis alkohol yang terbukti aman dikonsumsi saat hamil. Cara terbaik adalah tidak mengkonsumsinya sama sekali.

6. Teh herbal

Keamanan dan manfaat teh herbal masih belum jelas dan belum ada studi yang meneliti. Maka dari itu, konsumsi teh herbal atau pun suplemen herbal sebaiknya dihindari saat hamil.

Kami sarankan untuk tidak mengkonsumsi obat tanpa petunjuk Dokter, dan tetaplah beraktivitas olahraga kendati durasi dan jenis gerakan harus diperhatikan. Kami menyarankan Anda untuk berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan serta dokter gizi agar dapat dilakukan pemeriksaan lengkap dan tata laksana yang optimal.

Ibu dapat menggunakan fitur Kalender Kehamilan yang terdapat di halaman depan kami dan juga ibu dapat menggunakan informasi yang terdapat di Rubrik kebidanan dan Kandungan untuk mengetahui informasi mengenai kehamilan.

Demikian informasi seputar Penyebab Berat Badan Tidak Naik Selama Hamil yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar