Sukses

Mengatasi Hipertensi
19 Nov 2018, 10:15 WIB
Pria, 18 tahun.

dok saya mau tanya , saya penderita hipertensi di usia muda , saya sudah diet dash tetapi hanya menurunkan sedikit , saya termasuk orang yang mudah stress , bagaimana solusinya dok

dr. Atika

Dijawab Oleh:

dr. Atika

Terima kasih telah bertanya tentang mengobati hipertensi melalui fitur Tanya Dokter.

Darah tinggi atau dalam bahasa kedokteran disebut dengan hipertensi adalah kondisi terjadinya peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari ≥ 140 mmHg dan atau diastolik ≥ 90 mmHg. Untuk mendiagnosa hipertensi dibutuhkan 2 kali pemeriksaan tekanan darah di hari yang berbeda, dan dalam satu hari pemeriksaan pun dibutuhkan 2 kali pemeriksaan. Dimana diantara pemeriksaan bapak sebaiknya istirahat 15 menit. Apabila memang setelah 2 kali pemeriksaan tekanan darah tetap tinggi maka bisa disebut sebagai kondisi hipertensi.

Kondisi hipertensi sering tanpa gejala. Jika terdapat gejala, keluhan hipertensi antara lain: sakit/nyeri kepala, gelisah, jantung berdebar-debar, pusing, leher kaku, penglihatan kabur, dan rasa sakit di dada. Keluhan tidak spesifik antara lain tidak nyaman kepala, mudah lelah dan impotensi.

Faktor risiko dibedakan dalam 2 kelompok, yaitu kelompok yang dapat dimodifikasi dan yang tidak dapat dimodifikasi. Hal yang tidak dapat dimodifikasi adalah umur, jenis kelamin, riwayat hipertensi dan penyakit kardiovaskular dalam keluarga. Hal yang dapat dimodifikasi, yaitu:

Riwayat pola makan (konsumsi garam berlebihan).

Konsumsi alkohol berlebihan.

Aktivitas fisik kurang.

Kebiasaan merokok.

Obesitas.

Dislipidemia.

Diabetus Melitus.

Psikososial dan stres.

Nah, diantara faktor-faktor di atas mana yang kira-kira belum Anda kontrol? Bila masih ada faktor yang belum Anda perbaiki, maka hal itu bisa menyebabkan hipertensi. Kontrollah faktor tersebut agar tekanan darah sedikit berkurang, selain dengan menggunakan obat. Selain itu, peningkatan tekanan darah dapat dikontrol dengan perubahan gaya hidup.

Modifikasi gaya hidup:

Gizi seimbang dan pembatasan gula, garam. Diet kaya buah, sayuran, produk rendah lemak denganjumlah lemak total dan lemak jenuh yang rendah (Dietary Approaches To Stop Hypertension).

Mempertahankan berat badan dan lingkar pinggang ideal.

Gaya hidup aktif/olah raga teratur

Stop merokok

Membatasi konsumsi alkohol (bagi yang minum).

Obat-obatan inisial. Jika Hipertensi tidak dapat diatasi dengan modifikasi gaya hidup diatas, maka perlu diberikan obat-obat golongan anti-hipertensi. Perolehlah obat dari dokter, dan jangan berhenti konsumsi obat hipertensi kecuali atas arahan dokter.

Demikian informasi yang dapat Kami sampaikan terkait mengobati hipertansi. Semoga informasi ini bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar