Sukses

Kanker Rektum
18 Nov 2018, 10:33 WIB
Wanita, 43 tahun.

Mat siang dok, mau nanya hasil PA ibu saya kesimpulannya andenokarsinoma diferensasi sedang rektum sampai anus.. itu dok kanker anus atau usus..tks

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Kami akan menjelaskan mengenai kanker rektum. Kanker Rektum adalah kondisi medis yang ditandai dengan pertumbuhan sel-sel keganasan (kanker) di dalam rektum. Rektum adalah bagian terakhir dari usus besar yang mengarah pada anus, dimana materi feses melaluinya untuk keluar dari dalam tubuh. Rektum juga merupakan tempat penyimpanan feses sampai di ekskresikan.

Penyebab pasti dari kanker rektum belum diketahui dan sering terjadi pada orang-orang yang berusia lebih tua dari 65 tahun. Gejala kanker rektum, seperti perubahan pola pergerakan usus, darah dalam feses, kehilangan berat badan yang tidak diinginkan dan rasa lelah yang terus menerus dan seringkali didiagnosis ketika sudah mencapai stadium lanjut. Akan tetapi, dengan penapisan dan pemeriksaan secara teratur, memungkinkan untuk mendeteksi kondisi ini secara dini, yang sangat tinggi angka kesembuhannya pada stadium dini dengan operasi pengangkatan bagian yang terkena sebelum sel-sel kanker menyebar ke bagian lain di dalam tubuh. Penanganan, seperti kemoterapi dan terapi radiasi, juga sering digunakan untuk kanker rektum stadium lanjut untuk memperlambat perburukan kanker.

Terapi pada kanker rektum antara lain :

1. Pembedahan

Pembedahan adalah satu satunya cara yang telah secara luas diterima sebagai penanganan kuratif untuk kanker kolorektal. Pembedahan kuratif harus mengeksisi dengan batas yang luas dan maksimal regional lymphadenektomi sementara mempertahankan fungsi dari kolon sebisanya. 

2. Terapi Radiasi

Terapi radiasi merupakan penanganan kanker dengan menggunakan x-ray berenergi tinggi untuk membunuh sel kanker. Terdapat dua cara pemberian terapi radiasi, yaitu dengan eksternal radiasi dan internal radiasi. Pemilihan cara radiasi diberikan tergantung pada tipe dan stadium dari kanker.

3. Adjuvant Kemoterapi

Kanker kolon telah banyak resisten pada hampir sebagian besar agen kemoterapi. Bagaimanapun juga kemoterapi yang diikuti dengan ekstirpasi dari tumor secara teoritis seharusnya dapat menambah efektifitas dari agen kemoterapi. Kemoterapi sangat efektif digunakan ketika kehadiran tumor sangat sedikit dan fraksi dari sel maligna yang berada pada fase pertumbuhan banyak. 

Kami menyarankan Anda untuk melakukan konsultasi lebih lanjut dengan dokter spesialis bedah onkologi untuk mengetahui penanganan lebih lanjut terbaik untuk kondisi adik Anda.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar